Puisi Alam kumpulan sajak kiriman netizen, update tiap hari.
Anda bisa simak, bacain, voting, komen atau download sebagai gambar story/status. Lihat Daftar Puisi.

Kirim Puisi Sekarang
MENU

73 Puisi Alam Tentang Pegunungan Hutan dan Lautan ~ Laman 4 dari 4 (page 4)

Beli pulsa, cek kuota berjalan, lihat riwayat pembelian pulsa Telkomsel kini tinggal tanya Veronika asisten virtual kemudian ikuti cara akses melalui facebook, whatsapp, telegram, line kamu.

Kuduga lautmu tuhan

Semilir di hilir
Bertongkah arus keras mengalir
Derasnya sama dan kemas
Kerap dan malar selalu mengusir
Lalu bagaimana hendak kutulis
Seribu garit yang terguris
Sekadar calar
Perit di lengan dan >>...

0

BULAN DAN MATAHARI

siang ,
>...

6

Tangan Tak Bertanggung Jawab

Hancur segalanya
Akibat yang sederhana
Namun berat nan besar
Terlihat biasa namun menghancurkan
Udara yang segar
Kini tak terhirup kembali
Burung yang sering berkicau
Kini tak tampakkan keelokkannya lagi
Api >>...

6

Bukit

Ia duduk bersimpuh di atas bukit
Memandangi sekitar, dari luasnya savana
Ia rebahkan badannya, diatas rumput-rumput
Hingga tak terlihat oleh ilalang yang menjulang

Ia terpejam,
Oleh hembusan angin
Matahari yang bersinar >>...

10

Putri Purnama

Taukah kamu lamanya kumenunggu,
Suburnya mimpi ditanah haru,
Dengan terang cinta dipadang savana,
Cahaya temaram darimu putri purnama.

Adakah rasa jemu ku menanti,
Dari luar biasanya saling menyayangi.
Putri purnama telah >>...

0

Dari Bentangan Langit

Dari bentangan langit yang semu
Ia, kemarau itu, datang kepadamu
Tumbuh perlahan. Berhembus amat panjang
Menyapu lautan. Mengekal tanah berbongkahan
menyapu hutan !
Mengekal tanah berbongkahan !
datang kepadamu, Ia, >>...

10

Pada Suatu Hari Nanti

Pada suatu hari nanti,
Jasadku tak akan ada lagi,
Tapi dalam bait-bait sajak ini,
Kau tak akan kurelakan sendiri.

Pada suatu hari nanti,
Suaraku tak terdengar lagi,
Tapi di antara larik-larik >>...

10

Cinta Hukum

Walau jarak kita bagai matahari dan pluto saat aphelium
Amplitudo gelombang hatimu berinterfensi dengan hatiku
Seindah gerak harmonik sempurna tanpa gaya pemulih
Bagai kopel gaya dengan kecepatan angular
Yang tak >>...

0

Air Keras

Seperti air biasa,,
Namun mahal harganya,,
Hingga aku pun dibuatnya bertanya-tanya,,
Apa kelebihanya?? Apa enaknya??
Hingga yang lain pun mulai membeli,,
Mencari,, hingga dapat,,
Setelah dapat,,dan meminumnya,,
Menikmati,, seperti pecinta >>...

0

Akhir Cahaya

Seakan dunia sedang tertawa
tergelitik oleh tingkah manusia
sujud punya makna jumawa
zalim kian lazim dan biasa

Maka bumi berguncang manasuka
setelah adil berdiri, cahayanya mati terlindas dusta
Tepat saat >>...

0

Sebutir Debu

Aku hanya sebutir debu yang memburamkan kilau
tak pantas berada diatas suci
tak bisa menghindar
saat angin hembuskan aku untukmu, lalu terbang

Aq hanya kecewa bagai hampa mengharap udara,
atau debu >>...

3

Tangisan Malam

Dibawah salah satu sisi langit,
Aku terduduk diantara cahaya bulan dan lampu taman.
Berharap suatu keajaiban kan datang padaku,
Membawa serta alunan sendu dari hati.

Diantara pohon yang menari
Dan diantara >>...

10

Minggu pagi

Kapan kali terakhir kita merasakan mata yang memandangi sibuknya burung gereja,
hinggap diantara ruas pohon muda,
tarikan nafas lega sedalam dalamnya,
tak mendengar bunyi klakson dan getar motor menyala,
hanya >>...

1