Puisi Alam kumpulan sajak kiriman netizen, update tiap hari.
Anda bisa simak, bacain, voting, komen atau download sebagai gambar story/status. Lihat Daftar Puisi.

Kirim Puisi Sekarang
MENU

73 Puisi Alam Tentang Pegunungan Hutan dan Lautan ~ Laman 3 dari 4 (page 3)

Beli pulsa, cek kuota berjalan, lihat riwayat pembelian pulsa Telkomsel kini tinggal tanya Veronika asisten virtual kemudian ikuti cara akses melalui facebook, whatsapp, telegram, line kamu.

Iklim Jiwa

Dua musimku hanyalah sepi,
Hujan yang membasahi hati dan
Panas yang mengeringkan tangis

10

Segenang Petang

matahari melorot sepinggang bukit
dan hujan jingga yang tiada habisnya mengguyur
menggelar banjir di sepanjang aspal selurus rumahmu
asap rokokkku asyik berenang renang
sedang aku tenggelam muram
kulirik spion motor >>...

10

Pamit

Hey kemarilah sebentar aku ingin bermain denganmu berlarian memutari edelweis basah dipagi ini.
Temani aku setidaknya sebelum kabut itu datang dan menenggelamkanku lagi.

Aku ingin menghilang dengan atau tanpa >>...

9

Malam Kotor

Sisa lingkar obat nyamuk mewiridkan nubuat sepi nan dingin
Berlarik ke dusun tubuh tak terjangkau suara
Dijaga ujung pena tanpa nama
Asap melinting jejak hibrid dari suhu dan waktu
Dalam >>...

7

Luas dan Indah Alam

Kumenapak jejak tidak lah biasa
Bagai berada di surga sesungguhnya….
Andai perjalanan amat singkat
Akan aku jadikan sebagai pengingat….

Indah tak mampu kalian bendung
Karena mentari memaksa menyaksikan
Betapa luas dan >>...

0

SENJA

Angin berhembus dengan kencang
Menjadikan sejuknya hari
Dengan pemandangan nan indah
Ku berayukur dapat menikmatinya

Di senja ini ku berdoa
Di senja ini ku takjub
Di senja ini ku bersyukur
>...

10

Senja

Begitu ku nikmati hari ini

Meskipun lelah teredam dalam diri

Setelah memetik bulir-bulir padi

Dan menikmati satu dua teguk kopi

Kutapaki jejak yang jarang

Ku saksikan ilalang bergoyang

Leluasa mata memandang

Keaslian desa yang >>...

4

Lafadz-Nya di Biru nya Langit Pagi

Kokokan ayam jadi alarm pagiku
Mata mulai menatap dunia
Dan mulai menunaikan panggilan-Nya
Kubuka jendela dan kuikat tirainya
Nampaklah indahnya pagi ini
Setelah ku bersiap diri
Mulai ku melangkahkan kaki
>...

2

Savana

Seperti hembus angin
seperti embun rerumputan
bagaikan savana …

menetap aku ingin
atau kutinggalkan
begitu saja…

0

Mendung hitam

Apabila mendung sudah di atas kepala
jangan larang hujan turun kebumi

apabila angin bertiup dengan kencangnya
jangan larang daun daun kering berguguran

apabila senyummu selalu mekar di hatiku
jangan larang >>...

9

Senja

Senja…
Kutitip sepenggal asa ini yg ternoda
kutitip luka ini dilangit yg menjingga
Kunikmati derita ini hingga malam tak mampu menerjemahkan kesunyian
Biarkan semuanya abadi
hingga mayapada berhenti digelar

0

DAMAI DIRI

Dari atas puncak ini
Kutemukan damainya diri

Silih bergantinya senja dan fajar
Terpampang jelas di depan netra
Seisi sukma seakan terbius
Pada kirana keagungan Tuhan
Jiwa raga bahkan semuanya
Enggan beranjak >>...

7

Tetap menjadi tatapan

Menetap atau meratap,
Yang selalu ditatap tidak berjanji akan menetap,
Alang langit mulai gelap,
Bilaman awan ingin meratap

1

Bencana asap

Tiada asap tanpa api
Hutan kami telah dikebiri
Dengan cara yg tak manusiawi
Oleh orang-orang berdasi

Mereka musnakan dengan api
tanpa memikirkan hidup kami
Asap telah melanda ke seluruh negri
>...

0

Gerimis Tua

Kepada gerimis
Yang turun dengan sabar
Meski umurmu tua
Kau bahkan lebih tua
Dari bangunan yang kini rapuh

Kepada gerimis
Pernahkah kau mengeluh ?
Ribuan orang, atau hanya segelintir
Tak menginginkan >>...

10

Balada Cinta Dari Pulau

Kali ini aku nyatakan, aku jatuh cinta
“Ya, aku jatuh cinta…”
Saat jumpa pertama pada hari itu
Pesona mu membuat hati ini bertanya, apakah ini surga ?

Hamparan laut biru nan >>...

10

Menanti secercah cahaya

Termenung di bawah mega
Terdiam di atas puing
Berharap secercah cahaya dari ufuk sana
Menunggu bangkitnya sang fajar yang mulai nampak dari sudut dunia
Akankah semua terjadi
Atau hanya angan >>...

10

Menyaksikan Engkau, Senja

menyaksikan engkau, senja
lamat-lamat kusaksikan senja yang mulai bernari di tepian patah hari
tak ingin kulewatkan senja yang kan tampil menawan di hadapku
apalagi suntingan awan-awan putih, semakin buatku takjub
>...

0

Lima Senja di Tanah Nirwana

Senja pertama karam di Bumi Cendrawasih
Perlahan beranjak tinggalkan Raja Ampat nan terkasih
Senja kedua terbenam di Pulau Rempah juga Celebes
Menguntai indah bak madu melebur hiasi Bunaken
Senja ketiga >>...

10

pantai

ditepi pantai
kupejamkan mata
lelah tak tau harus berbuat apa

tergeletak dihamparan pasir
dihiasi dengan ribuan sampah yg tersebar
hanya bisa terdiam
dan hanya bisa merenung

cemara yg tertata rapi
kini barantakan >>...

8