Tak terasa aku sampai dijalan ini,
Jalan kebenaran yang membawaku kemari,
Tempat yang hanya menyuguhkan ngeri,
Menyebutnya saja membuat bulu kuduk berdiri.Ditiap arah jalan kulihat nama Karbala,
Diukir jelas diatas pedang-pedang khianat para durjana,
Namun tak banyak yang menyadarinya,
Karena kacamata manis penguasa Arabia.Persimpangan ditengah gurun ini sepi,
Bawalah sapu tangan bila kemari,
Karena desir pasirnya selalu membawa luka hati,
Hingga air matamu mengalir bersama darah suci.Tepat ditengah persimpangan ini,
Ada sepetak taman rumput, bunga dan mata air,
Rumput itu rumput kebenaran,
Yang akan terus tumbuh dihati tulus pencarinya,
Bunga itu bunga perjuangan,
Yang selalu mekar melawan penindasan
Mata air itu mata air surgawi,
Yang terus akan menjadi hilir hilir energi keberserahan pada Ilahi.Ditengah taman itu ada sebuah batu Syahid,
Bertuliskan “Disinilah Husain bin Ali wafat”.

P
Persimpangan Karbala
© PencilSpirit
Telusuri karya Puisi-puisi PencilSpirit
Puisi Tentang Persimpangan Karbala 5 Bait 22 Baris Oleh PencilSpirit
Versi Audio
Belum ada yang membacakan puisi ini, jadilah yang pertama.Yuk ikut baca puisi ini
Nyalakan mic dibawah untuk mulai membaca puisi ini.Allow access to your microphone
Click "Allow" in the permission dialog. It usually appears under the address bar in the upper left side of the window. We respect your privacy.
Microphone access error
It seems your microphone is disabled in the browser settings. Please go to your browser settings and enable access to your microphone.
0
Mulai sekarang
00:00
Reset recording
Are you sure you want to start a new recording? Your current recording will be deleted.
Oops, something went wrong
Error occurred during uploading your audio. Please click the Retry button to try again.
Terima kasih
Kiriman kamu akan kami moderasi terlebih dahulu, apabila memenuhi kriteria akan kami publikasikan dihalaman iniContoh Puisi 5 Bait
Contoh Puisi 22 Baris
Puisi diatas termasuk tema Puisi Islami, Puisi Pahlawan
Puisi lain kiriman PencilSpirit, PencilSpirit, Moch.Farid Cahya Hendrawan bisa anda telusuri, di beberapa tema diatas.