Puisi Pendek - Singkat kumpulan sajak kiriman netizen, update tiap hari.
Anda bisa simak, bacain, voting, komen atau download sebagai gambar story/status. Lihat Daftar Puisi.

Kirim Puisi Sekarang
MENU

Perihal Ingatan

©️ Muhamad Reza Aprilian

Rintik sendu hadirkan layu
Dalam ingatan yang juga semu
Seolah berharap adalah candu
Meski sekarang fakta telah berlalu
Selamat Pagi Untukmu
Semoga bertambah baik harimu
Dan semoga lamunanku tak jadi halu
Tenang saja, aku masih menunggu
Pekalongan, 5 April 2020.


https://www.puisipendek.net/perihal-ingatan
Nilai
9
1 Penilai
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars
(1 votes, average: 9,00 out of 10)
Loading...

Versi Audio

Belum ada yang membacakan puisi ini, jadilah yang pertama.

Yuk ikut baca puisi ini

Nyalakan mic dibawah untuk mulai membaca puisi ini.

Allow access to your microphone

Click "Allow" in the permission dialog. It usually appears under the address bar in the upper left side of the window. We respect your privacy.

Microphone access error

It seems your microphone is disabled in the browser settings. Please go to your browser settings and enable access to your microphone.

Mulai sekarang

00:00

Canvas not available.

Reset recording

Are you sure you want to start a new recording? Your current recording will be deleted.

Oops, something went wrong

Error occurred during uploading your audio. Please click the Retry button to try again.

Kirim Rekaman ?

Apabila telah sesuai, isi nama dan email. "Send" untuk kirim dan "Reset" untuk memulai yang baru.

Terima kasih

Kiriman kamu akan kami moderasi terlebih dahulu, apabila memenuhi kriteria akan kami publikasikan dihalaman ini

Tentang Penulis

posts
followers
following

Gambar Puisi Tentang Perihal Ingatan

Contoh Puisi 1 Bait Disini

Puisi sebelumnya berjudul TERKIKIS OLEH WAKTU kiriman Yosua F Sibuea.

TERKIKIS OLEH WAKTU

Dahulu aku ingin mengubah DUNIA,
Tujuan yg sebenarnya MULIA,
Bukan sekedar untuk berita-RIA,
namun entahlah…
Sekarang semuanya terlihat sia-SIA.

Jika memang tidak TERSEDIA,
Sekarang keiinginanku hanyalah membuat kelurgaku BAHAGIA,
Sebab hanya >>…

Puisi Cinta, Puisi Patah Hati, Puisi Rindu

Selanjutnya Puisi Cinta berjudul Cahaya Kalbu di Pagi Hari dari Mochammad Ronaldy Aji Saputra.

Cahaya Kalbu di Pagi Hari

Pagi hari
Aku sendiri
Munculah cahaya matahari
Aku merenungi

Merasakan angin sepoi-sepoi
Kurenungi alam ini
Menemukan obat hati
Agar selalu dekat dengan ilahi

Begitulah cahaya hati
Kegundahanku berakhir disini
Hatiku terobati
Seperti >>…

Terima kasih Mochammad Ronaldy Aji Saputra, Muhamad Reza Aprilian, Yosua F Sibuea atas kirimannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terkait Gambar Puisi Perihal Ingatan

Burung merpati
Burung merpati

Ibarat burung merpati
Cintaku terbang tinggi
Karena burung merpati mengerti
Sajauh apapun pergi
Pasti akan kembali

Hati
Hati

Tidak kusangka hujan di tengah hati
Habislah jemuran kain dan padi
Tidak ku sangka ia berputar hati
Tinggal aku seorang diri
Kain siapa terletak di pantai
Hati siapa dapat mendendam >>…

Tanpa Makna
Tanpa Makna

“Tanpa Makna”
Oleh: Wahyu Eka Nurisdiyanto

Masih melempar manis senyuman pada hujan bulan November
November yang sendu bertabur syahdu
Kesyahduan gemericik rindu mengekang hujan yang tak kunjung reda
Mereda sesekali, lalu >>…