Puisi Pendek - Singkat kumpulan sajak kiriman netizen, update tiap hari.
Anda bisa simak, bacain, voting, komen atau download sebagai gambar story/status. Lihat Daftar Puisi.

Kirim Puisi Sekarang
MENU

Penyakit Bangsa

©️ Zainab Baudin

Isu yang bukan isu,
Barangkali sudut pandangan sudah juling,
Dihijabkan pemikiran condong,
Malas fikir katanya,
Tapi perlu juga berfikir ke arah umpatan,
Berfikir menggunakan nafsu atau akal fikiran?
Pandanglah dengan menggunakan ilmu pengetahuan,
Membaca bukan hanya muka buku,
Jangan mempopularitikan kejahilan,
Mendengar atau melihat haruslah waras,
Kita dengar dahulu kata cendiakawan,
Agar timbang tara tak menjual agama, bangsa, dan negara,
Bukan hanya tanggungjawab pemimpin,
Tapi bangsa jangan leka,
Mempersalahkan sedang dosa bertimbun menyalahkan.
Akhirnya semua jaha nnam.


https://www.puisipendek.net/penyakit-bangsa
Nilai
5
1 Penilai
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars
(1 votes, average: 5,00 out of 10)
Loading...

Versi Audio

Belum ada yang membacakan puisi ini, jadilah yang pertama.

Yuk ikut baca puisi ini

Nyalakan mic dibawah untuk mulai membaca puisi ini.

Allow access to your microphone

Click "Allow" in the permission dialog. It usually appears under the address bar in the upper left side of the window. We respect your privacy.

Microphone access error

It seems your microphone is disabled in the browser settings. Please go to your browser settings and enable access to your microphone.

Mulai sekarang

00:00

Canvas not available.

Reset recording

Are you sure you want to start a new recording? Your current recording will be deleted.

Oops, something went wrong

Error occurred during uploading your audio. Please click the Retry button to try again.

Kirim Rekaman ?

Apabila telah sesuai, isi nama dan email. "Send" untuk kirim dan "Reset" untuk memulai yang baru.

Terima kasih

Kiriman kamu akan kami moderasi terlebih dahulu, apabila memenuhi kriteria akan kami publikasikan dihalaman ini
Gambar Puisi Tentang Penyakit Bangsa

Contoh Puisi 1 Bait Disini

Puisi sebelumnya berjudul Melepas Senja kiriman Dhanur.

Melepas Senja

Menilik sepohon tua dari balik bilik
Dedaunan berguguran
Menumpuk layaknya sampah yang membusuk
Dengan warna merah tua dari cahaya di penghujung senja
Yang hangat nya menusuk hingga tulang rusuk

Sulit rasanya >>…

Puisi Cinta

Selanjutnya Puisi Cinta berjudul Renungan Hati dari Arif Rochman Tri Atmojo.

Renungan Hati

Aku mungkin bisa untuk mengikhlaskan
Namun, aku takkan bisa melupakan.
Aku mungkin bisa menyampingkan sejenak
Namun, aku mungkin takkan bisa tidur nyenyak.
Kebahagiaan …
Satu kata yang dulu ku inginkan,
>…

Terima kasih Arif Rochman Tri Atmojo, Zainab Baudin, Dhanur atas kirimannya.

Puisi Bebas, Puisi Sarkas, Puisi Satire

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terkait Gambar Puisi Penyakit Bangsa

Hilang Arah
Hilang Arah

Resah..
Mematahkan asa
Memberatkan langkah
Membelenggu jiwa-jiwa yang gundah

Resah..
Alam basah
Membekukan hati yang membuncah
Merobek dimensi tak bertuah
Menggelitik musafir untuk tetap singgah

Ahh resah..
Rinduku meluap bak air bah
>…

mencintaimu
mencintaimu

Aku mencintaimu di atas bumi
Yang memelihara akar bagi pohon
Di mana sepasang burung berkicau
Di rantingnya saat senja beranjak susut
 Aku mencintaimu di bawah langit
Yang menanak mendung bagi >>…

Ungkapan Hati
Ungkapan Hati

Bila kau tanyakan letak rindu
Jawabannya jelas tak tentu
Dia tak mau tau
Mambelaimu tak kenal waktu
Kapan akan hadir disetiap temu

Jujurnya
Dia titipkan pesan
Menuju engkau,
Rengkuh paling ingin >>…