Puisi Pendek - Singkat kumpulan sajak kiriman netizen, update tiap hari.
Anda bisa simak, bacain, voting, komen atau download sebagai gambar story/status. Lihat Daftar Puisi.

Kirim Puisi Sekarang
MENU

Puisi Pendek Menyentuh Hati [Lengkap] Contoh Puisi Singkat ~ Laman 52 dari 54

Sebutir Debu

Aku hanya sebutir debu yang memburamkan kilau
tak pantas berada diatas suci
tak bisa menghindar
saat angin hembuskan aku untukmu, lalu terbang

Aq hanya kecewa bagai hampa mengharap udara,
atau debu >>...

3

Takkan Kembali

Entah kenapa malam terasa begitu sunyi,
apakah dunia merindukan kita?
Ataukah hanya ilusiku semata?
Akupun tak yakin dengan semua ini.

Hatimu yang bergulir dengan cepat membuatku sakit,
terlalu sakit untuk menahanmu.
>...

9

Tangisan Malam

Dibawah salah satu sisi langit,
Aku terduduk diantara cahaya bulan dan lampu taman.
Berharap suatu keajaiban kan datang padaku,
Membawa serta alunan sendu dari hati.

Diantara pohon yang menari
Dan diantara >>...

10

Lebih dari Hancur

Seperti pisau tajam yang menusuk hati
tak pernah bisa dilepas lagi
menusuk sampai nurani
tempat aku bingkai indah namamu

Aku hanyalah serpihan puing yang rapuh
ingin aku ceritakan kehancuran ini
tapi, >>...

10

Untuk Cinta yang Telah Berlalu

Biarkan cinta mengepakkan sayapnya pada aksara tak berujung
karena keyakinan, pertaruhan terjadi untuk sebuah pilihan

Oleh: Rizqi Khairunnisa, 23 desember 2013
Jakarta-Bandung

Puisi bahasa inggrirs artinya :

Let love flapping its wings in the >>...

0

Ada Kamu dan Kebebaskardusan

: Syailendra

Aku hidup di jaman kardus. Jaman sekarang, milik semua orang. Di jaman semua orang ini, para pemimpin terbuat dari plastik, figur panutan bertubuh karet, penegak keadilan adalah besi kokoh >>...

0

Aku dan hujan

Jalan itu menghitam,
basah oleh hujan.
Namun  aku, muram,
Kering oleh kerinduan.

Gerimis ini menghapus jejak apapun,
Namun kasihmu tak hilang dalam hitungan tahun.

Puisi bahasa inggris dari puisi diatas artinya :

“Me >>...

0

Menuju Energi Abadi

Aku yang menyerah,
Pasrah dikurung dimensi,
Akrab dengan jengah,
Keterbatasan sana sini.

Ini semua tentang energi,
Penyusun segala materi,
Segala yang hidup pasti mati,
Menuju wujud sejati.

Puisi diatas bila dalam puisi >>...

0

Pemuda itu

Pemuda itu gontai didepn mimbar,
Seorang diri menghadap Al-Akbar,
Tenggelam dalam dua rakaat,
Berharap kasih pintu taubat.

Kudengar takbir lirihnya gemetar,
Karena hatinya telah bergetar,
Kantung matanya penuh oleh peluh,
Susah >>...

0

Kristal Cinta

Layaknya bola kristal kaca,
Yang indah kau bentuk dari cinta,
Kumohon jagalah sekuat tenaga,
Karena pecahnya selalu bersama bahagia,

Seumur hidup tak kan mampu kau susun,
Mengumpulkan serpihan yang terlanjur berhamburan.

0

Rasa

Lantas, biarlah sementara begini
Tepatnya kan kubiarkan seperti ini
Mungkin hati ini perlu waktu tuk menghapusnya

Karena sesungguhnya aku telah terbiasa oleh keberadaanmu
Dan sesungguhnya ada rindu yang mulai tertata
Karenamupun, >>...

0

Isyarat Yang Entah

Pada undakan anak tangga kelima
Seorang perindu duduk menatap awan senja
Ia tabah menunggu isyarat yang entah

Tapi kau salah puan…

Jika menganggapku setabah itu
Justru karena tak sanggup menahan rindu
Aku >>...

0

Bidadari Surga

Adalah kamu bunyi bait-baitku,
Kamulah warna syairku,
Ruh semua puisiku,
Piranti inspirasiku,

Kaulah kesadaran limpahan karunia Allah padaku,
Tiupan iman makin kencang menerpa kalbu,
Hadirmu sulut tekad dunia akhiratku,
Bidadari surgaku.

By. >>...

0

Menapak Jejak Sang Nabi

Malam ini tak sunyi,
Takbir menggiring gelapnya hati,
Kami yang ringkih memanggilMu ya ilahi,
Dekatlah dihati kami wahai yang mempunyai arsy,

Allahu Akbar,
Allahu Akbar,
Allahu Akbar,
Lhaaailahailallahu Allahu Akbar,
Allaaahu >>...

0

Minggu pagi

Kapan kali terakhir kita merasakan mata yang memandangi sibuknya burung gereja,
hinggap diantara ruas pohon muda,
tarikan nafas lega sedalam dalamnya,
tak mendengar bunyi klakson dan getar motor menyala,
hanya >>...

1

Jalan Hikmah

Seringkali “sendiri” memanggilku untuk kembali menelusuri rasa dalam hati.

Aku adalah bias penuh warna,
Dari serpihan kristal kaca.
Tak perduli bagaimana mencoba menyusunnya,
Tetap saja makin berhamburan tak terhingga.

0

Dalam diam

Bagaimana mungkin kuselesaikan lukisan indah tentang kemilau Senja,
Jika hingga kini kau masih mewarnai hati ini dengan sejuta tanya…

Hujan yang hendak berjatuhan saja selalu memberi kabar lewat mendungnya, bagaimana denganmu >>...

0

Siksa terindah

Cinta kita memang diawali senang,
Dan akan berjaya diantara tangis dan tawa.

Jika rindu adalah sebuah penjara,
Mengapa aku masih saja sanggup tersiksa untuk mendekam di dalamnya…

0

Belenggu

Pernahkah kau tau,
Rasa yang berpendar hangat dalam hatiku saat merindukanmu…

Saat aku hanya dapat mengecup bayangmu,
Yang hanya bisa kucumbui dengan rakus,
Namun kerinduan tetap tak terhapus…

0

Jejak dalam udara

Dan lihatlah,
Sekumpulan burung-burung melintas dikotaku
Dilangit senja yang perlahan pekat ditelan malam
Beriringan mereka terbang pergi dan berlalu
Sedang aku,
Menyesap rindu dijejak-jejak yang semakin hilang

0