Puisi

Untuk melihat gambar, silahkan pilih judul Puisi Pendek - Singkat dibawah.

Kirim Puisi Sekarang
Menu

500+ Puisi Pendek Bergambar (NEW 2019) - page 5

DI PENGINAPAN

Dadaku ruang kosong yang tenang
sebuah rumah segumpal hati yang hancur
dari nyala yang ingin lepas dari tubuh.

Kau bahan logam terbaik
yang memerisaiku
dari gempuran kesedihan.

Mata kau istal megah
tempat kuda-kuda paling tangguh singgah
dan di beri makan.

Jalan masih terjal
dan setapak berbatu.

Aku memainkan lagu sumbang
dari interpretasi bebas parasmu
yang >>...

~ 1.5 ~

Penantian yang sia-sia

Sekian lamanya aku menunggu…
Tak sedikit pun kau melihatku…
Siapa aku???
Mungkin bagaikan DAUN yg sudah gugur dan di sapuh oleh angin…
Atau…
Selembar kertas yg kau coret oleh kemarahanmu…
Dan penantian ku hanya sia-sia terhadapmu…
aku sadar…
Dengan kekurangan yg aku miliki, sampai-sampai kau campakkan aku seperti ini..
Aku sadar…

~ 5 ~

Rindu

Hari sudah berganti lagi
Mendungku masih seperti kemarin
Seperti saat kau tinggal aku sendiri
Tanpa kata pisah kasih
Kurindu langit cerah
Burung-burung terbang diantaranya
Lalu kita menyaksikan
Dibawah pohon cinta berakar kepolosan
Sayang hari-hari baru membawa kita
Dewasa dalam kenaifan dunia
Tak lagi kulihat ketulusan
Hanya alasan-alasan nafsu saja
Kau dan aku tak lagi kita
>...

~ 0 ~

Kamu Kamu Kamu

Harusnya tidak ada pertemuan.
Sepatutnya aku beri jarak.
Jika akhirnya kita hanya kata ilusi.

Getar suara itu membisik relung hati.
Aku sadar siapa kamu.
Tuhan, tahu betul mana yang unggul.

Semua diciptakan berpasang – pasangan itu memang benar.
Bisakah hidup satu tulang rusuk dalam dua hati ?
Tidak. Dia butuh keseimbangan.

Hal baiknya seperti itu.
Singkatnya, kamu tidak >>...

~ 5 ~

siapa aku sebenarnya?

kala itu semua berubah
disaat yg tak diinginkan masuk
dan disitu pula aku merasa
aku bukan siapa siapa kalian

membalikan sebuah waktu
10 tahun silam aku sudah tidak mengenal siapa ibu
6 tahun lalu aku baru kenal siapa yg menafkahiku
sehingga raga meraasa sedikit tak bertuan

dari semua itu ketika beranjak usia dewasa
mereka seperti hilang
aku >>...

~ 10 ~

Untuk Aisah

Sudah lah..
Jangan mengeluh, itu hanya untuk ras lemah.
Aisah ..
Kamu cantik, pasti akan ada yang lebih dari yang kamu suka.
Nikmati saja dulu kesendirian ini.
Agar kamu paham artinya suatu hubungan sah.

Jangan iri lagi, dia bukan orang baik.
Berhenti lagi memikirkan dirinya. Dia jahat.
Ada naluri dalam sajak mengatakan, Hati yang dekat itu >>...

~ 0 ~

kau tlah bersamanya

Apa bila esok pagi
Kau terbangun,,
Lihat lah kaca jendelamu..

Ia kan basah…

Itu bukan embun pagi
yang turun dari
ARZY sana..

Tapi…
Itu adalah air mataku
yang tlah tumpah
Karena kau…
Telah bersamanya…

~ 0 ~

menerkam asa

Aku rela…
Jika harus memandangimu walau tak sedikitpun tersudut senyum di bibirmu.
Aku sanggup..
Jika harus berkali-kali di tampar oleh kata-kata mu yang tak pernah mau menerimaku..
Aku terima..
Jika kau terus-menerus menyuruh ku untuk pergi tinggalkan mu dan jangan pernah kembali.. katamu!

~ 1 ~

Biar Tuhan saja yang tahu

Engkau memang bukanlah mentari, tapi kau mampu menghangatkan hari…
Laksana bulan purnama di malam hari, engkau mampu menerangi masa lalu kelam…
Engkau bagaikan hujan yang mampu membasahi ketandusan hati…
Bagai debur ombak jantung ini ketika berada di dekatmu…
Andai saja engkau tahu, hati ini ingin memiliki…
Namun bibir ini terasa kaku untuk menyampaikan kata…
Biar >>...

~ 1 ~

Kerinduan

Aku titipkan rinduku kepada angin yang berhembus
Yang berlahan menyelusuri malam yang syahdu
Dan ku berharap kau merasakan rinduku

~ 0 ~

Aku Dan Purnama

Ku pandangi langit,tanpa bintang
Hanya purnama yang terang
Sendiri diatap bumi
Purnama pandangi bumi,hampa penuh sunyi
Hanya aku diam sepi
Sendiri didasar bumi
Aku menatap purnama
Purnama menatap aku
Aku,
Purnama,
Terdiam

~ 1 ~

Sebuah Bayang

Aku adalah sebuah bayang
Mencari sang pemilik bayang
Sembunyi ia dalam bayang
Siapakah sang pemilik bayang?
Aku terdiam,terpaku
Haruskah aku berlari tanpa arah?
Lelahlah jikalau aku tak berhenti
Haruskah aku mengikuti sungai?
Itu bukanlah aku
Adakah lilin untuk melihat cermin?

~ 0 ~

Kebenaran cinta

Putih kulitmu
Wangi harum itu
Membuat semua orang terpanah dan membisu
Rambut panjang dan lurus
Tidak menghalangi wajah cantik mu
Jika benar warna kulit tidak bisa mempersatukan kita
Apakah cinta bisa menghapus itu

~ 0 ~

puisi hati

mencintamu….
itu keinginanku……
memilikimu…..
itu tujuanku……
bersamamu…
itu anugerah,
yang terindah dalam
hidupku.

~ 0 ~

R U M I T

Masa itu, aku suka sekali melihat kamu.
Hari itu, aku kagum pada paras dirimu.
Setelah itu, Rindu pula yang hadir rasa ingin selalu menguasai menjadi egois.
Kamu ilusi, yang aku ciptakan antara kenyamanan dan harapan.

Sempat tersirat, kamu akan jadi milikku.
Ingin ku genggam tapi sangat rumit.
Banyak orang yang menginginkan dirimu, dibandingkan denganku hanya mimpi >>...

~ 1.7 ~

Sunyi

Di seperempat ruangan yang kelam
Aku melirik sunyi di sudut dinding yang membisu
Ia menatapku tajam
Seolah waktu telah memperbudak bola matanya.
Jendela yang setengah menganga
Memamerkan rintik hujan yang mati suri
Aku enggan peduli.
Sudah biasa di rayu malam pada sepi beradik sunyi
Ramai mati kaku diinjak sepi
Suka mati kaku diinjak duka
Aku >>...

~ 2 ~

Ujian

Aku berbuat baik..
Tapi mereka menghakimi..
Aku sadar ini adalah ketentuan Tuhan..
Yang sedang mengajarkanku keikhlasan..
Ya Allah..
Jika ini memang ujian darimu
Kuatkanlah aku
Jangan biarkan imanku jauh..
Hanya karena setitik pedih darimu

~ 0 ~

Pak

Pak..
Walaupun kata-katamu kasar
Ku tau kau berhati besar
Pak..
Aku janji padamu
Peluh keringatmu
Akan ku balas dengan semangatku
Air matamu
Akan kubayar dengan prestasiku
Tak berani ku janjikan gunung padamu
Tapi ku pastikan, ku takkan buatmu malu

~ 0 ~

Nada Tunggu

Aku benci dengan nada tunggu di hp ku..
Membiarkanku dalam ketidakpastian..
Merebakkan kepedihan tanpa kepedulian..
Bidadariku..
Jawablah panggilanku..
Jangan menggantungku untuk mendengar suaramu..
Ku rindu dengar kau sebut namaku..
Ku nestapa tak mendengar tawamu..

~ 0 ~

Aku denganmu tanda tanya

Suatu saat aku dan hujan menceritakan kisah sama
Ia tentang dirinya dan seseorang katanya.
Tentang daun dan hujan yang dijadikannya berpasangan
Bahwasanya semua diduna demikian.
Aku denganmu tanda Tanya
Apakah seperti kata hujan pada para pengagumnya ??
Mengaku aku ini para pencipta yang berpasangan.
Semua jadikan aku bahagia.
Aku denganmu tanda Tanya.

Madiun,2017

~ 0 ~
Page 5 of 28:First < 2 3 4 5 6 7 8 > Last