Untuk melihat gambar, silahkan pilih judul Puisi Pendek - Singkat dibawah.
Kirim Puisi Sekarang

500+ Puisi Pendek Bergambar (NEW 2020) - page 5

Semu

Selalu ada kenangan masa lalu
Terbelenggu dalam jiwa yang sendu
Hati merindu tanpa kenal waktu
Hanya berharap pada angan yang semu

Seperti angin yang berlalu
Setiap embusan yang menerpa
Tak kau hiraukan itu semua
Tinggalkan diriku yang termangu

Tak ada ucapan cinta
Tak ada senyuman hangat
Hanya ada hati yang beku
Terjebak akan tipu dayamu

1

Senja

Begitu ku nikmati hari ini

Meskipun lelah teredam dalam diri

Setelah memetik bulir-bulir padi

Dan menikmati satu dua teguk kopi

Kutapaki jejak yang jarang

Ku saksikan ilalang bergoyang

Leluasa mata memandang

Keaslian desa yang masih terjaga

Sikap warga yang terbuka

Keramah – tamahan masih membudaya

Tetamu pun disambut bak seorang raja

Kulihat cakrawala yang menjuntai

Bersama dengan jingganya langit hari ini

Sinar mentari mulai meredupi

Bak >>...

2

Tentang Rindu

Rindu..
Ratusan purnama telah kulalui tanpa mu
Namun tiada hari tanpa merindu
Lelah dan tertatih mencari pengobat
Karena rindu semakin sekarat

Rindu..
Dalam malam sepi
Dalam doa dan sujudku
Semoga Allah mengambil kembali
Rasa rindu yang tidak ku mau

Rindu..
Mungkin Alam sedang cemburu pada mu
Karena ribuan hari mengadu tentang rinduku padamu
Mungkin juga Allah yang >>...

1

Hanya Angan

Didalam sejuta angan,
Terbentang luas harapan
Terbesit penuh khayalan
Terembat sesat ratusan alasan

Hanya didalam angan,
Mengeluh menjadi menyenangkan
Mengenyam pilu menjadi ketenangan
Merengkuh tangisan dalam candaan

Ya,meski hanya sebatas angan semata nan sesaat
Namun,bisa membuat mereka bahagia untuk sejenak

0

Sahabat Sebebar

Menemui kamu dipersimpangan hidupku,
Adalah satu anugerah,
Nanti kita pergi tanpa kata,
Waktu itu masa bukan lagi milik kita.
Memori kelak makin kusam,
Aku akan dilupakan,
Hidup kita seterusnya pada perjalanan akhirat,
Siapa yang bakal menjadi sahabat sebenar pada jalan itu nanti,
Sahabat setia,
Antara ruh dan jasad sudah bercerai,
Cukuplah Allah bagiku.
Cukuplah Allah >>...

6

Lafadz-Nya di Biru nya Langit Pagi

Kokokan ayam jadi alarm pagiku
Mata mulai menatap dunia
Dan mulai menunaikan panggilan-Nya
Kubuka jendela dan kuikat tirainya
Nampaklah indahnya pagi ini
Setelah ku bersiap diri
Mulai ku melangkahkan kaki
Menatap langit hari ini
Hembusan angin pagi nan sejuk
Beserta embun- embun yang terbentuk
Bulan dan bintang berdekatan
Dilangit biru-Nya
Masya Allah…
Ku dapati lafadz >>...

0

Hingar Bingar

Di teriknya matahari siang
Deruan angin melintas kilat di telinga
Disinilah ku duduk seorang
Di kelas penuh keramaian
Sepoian angin masuk di celah -celah jendela
Menghembus jendela kaca
Macam-macam suara ku dengar
Sungguh beragam tingkah laku yang mereka lakukan
Ada yang tidur,bercerita,dan lain lagi…
Saat jam kosong beginilah jadinya
Bagaikan anak ayam kehilangan induknya
Masing-masing >>...

2

Anganku

Binar bola matamu menyilaukan mataku

Hangatnya tatapanmu menghantui malam panjangku

Anggun parasmu membekas di relung hatiku

Cantik hatimu tak kan ternoda hingga berakhirnya sang waktu

Tapi sayang……..

Senyum manismu membuyarkan lamunanku

menyadarkanku, kau hanya sebatas angan-anganku

6

Cinta

Siang dengan cahaya matahari
Malam dengan cahaya bulan
Semua itu hanya waktu singkat
Siang aku menatapmu
Malam aku merindukanmu
Tapi ada waktu yang tak terbatas
Untuk mencintaimu selamanya

6

Biarkan Tuhan yang Membalas

Aku pernah dengar
Jika kamu disakiti, maka balaslah dia dengan bunga
Kalau kebangetan, balas saja dia dengan melempar bunga sekaligus potnya
aku pun melakukannya pada dia yang menyakitiku
lho, tapi kenapa jadi seperti itu?
Dia yang kulempar kenapa jadi untung?
Ooh, ternyata dia menangkap pot bunga yang kulempar
Ooh, lalu dia menjual pot bungaku
Tuhan >>...

7

Rindu yang terpendam

Ini masih tentang rindu
Yang menjadi sebatas semu
Pilu, hampa, kian membendung
Yang menjadi sebatas angan tanpa temu

Ya! Ini tentang rindu
Yang selalu Menjadi candu
Ah.. rindu
Haruskah aku yang menyeru?

>>...

9

Kata hati

Bukan hanya sekedar kata
Tapi hati inilah yang bebicara
Kau hadir berikan ku cinta
Membuat hidupku kembali bermakna

Bukan hanya sekedar basa basi
Tapi bagiku kau benar-benar berarti
Tanpa mu duniaku terasa sepi
Tanpa mu hidup ku seakan tiada arti

Bukan hanya sekedar bujuk rayu
Tapi memang kaulah sumber bahagiaku
Kasih sayang mu membuatku luluh
Ketulusan mu >>...

10

Ibu,Aku Rindu

Kaulah mentari hidupku
Penyemangat di hening kalbu
Karenamulah aku mampu
Menjalani hidup yang penuh lika-liku
Terpaku diri ini menahan rindu
Bila kau tak ada disisiku
Mengapa kau pergi dahulu
Tanpa menunggu daku
Tak bisa ku balas semua jasamu
Yang sangat berharga bagiku
Senyummu, bagaikan madu
Mengingatnya ku menangis pilu
Aku sangat merindukanmu
Bidadari surgaku
Wahai >>...

6

Februari – Jannah 14

katanya
bulan Februari, bulan cinta, katanya
aku tidak percaya
hanya saja di bulan Februari terlahir
sosok penakluk kuda raja, pada puing puing kehancuran hati
sosok penyembuh luka, yang tergores oleh kekejian sang Duka
dan yang aku percaya, cinta yang dia beri tak hanya di bulan Februari

4

Ibuku Pahlawanku

Ibu engkau melahirkanku
dengan kasih sayang…

Ibu kau selalu ada
disampingku maupun
dimanapun..

ibu kau berjanji
akan menemaniku

Ibu kau telah
melahirkanku
dengan taruh nyawa

Terimakasih Ibu

9

CINTA PERTAMA

Malam Pertama

Hitam pekat selimuti jagat
Awan berarak membumi berderai lebat
Aku dan dirimu berpadu dalam rindu nan hebat
Saling dekap luapkan segala rasa menjerat

Dua insan telah dilanda cinta
Tengah terbakar api asmara nan membara
Seakan ia melupakan segalanya
Hanya gejolak menggelora dalam rongga dada

Gelak tawa mesra ‘tak berhenti mengisi sepi
Cumbu rayu kian beradu tepiskan >>...

9

Hujan Dan Namanya

Beribu tetesan menempel di kaca jendela yang sedari awal memang sudah berdebu
Pecah kan hening yang seolah bisu
Tetesnya buat bunyi yang seolah seperti irama yang menggebu
Gabungkan hujan dengan namanya yang sedari dulu ku rindu

Kemarin
Saat matahari hendak menelan cahayanya lamat lamat
Ku bilang jangan dulu
Karena masih ada seseorang yang masih merindu terangnya >>...

1

Jarak

Setiap langkah yang berpijak,
selalu berhitung akan waktu..
Setiap menit yang berdetik,,
selalu merindu akan dirimu..
Setiap aliran darah yang kurasa,,
selalu mengalirkan cinta untukmu..
Setiap hari yang ku lewati,,
selalu menatap akan wajahmu..
dan Setiap hembusan nafas ini,,
selalu menceritakan keindahan dalam dirimu..

Entah bagaimana caraku menebus rindu ini,,semua seakan berteriak memanggilmu untuk menyatu dalam >>...

9

Savana

Seperti hembus angin
seperti embun rerumputan
bagaikan savana …

menetap aku ingin
atau kutinggalkan
begitu saja…

0

Ibu, Sang Malaikatku

Keringat membasahi ragamu setiap hari
Kecupan kelelahan tak pernah luput menemani
Menghadirkan semangat tuk bangkit dari membumi
Meski badai siap menyergap, menjemput nyawa diri

Mentari selalu menemanimu
Melangkahkan kaki, mengukir senyumku
Walau telah sampai langkahmu diujung jurang curam itu, namun… Bukan berhenti
Tapi kau tetap terus berlari mengorbankan sukma, demi diriku ini

Waktu terus berlalu
Keadaan dunia >>...

7
Page 5 of 37:First < 2 3 4 5 6 7 8 > Last