Untuk melihat gambar, silahkan pilih judul Puisi Pendek - Singkat dibawah.

Kirim Puisi Sekarang
Menu

500+ Puisi Pendek Bergambar (NEW 2019) - page 4

Eanita

Eanita adalah wanita
Sudah paruh baya
Eanita ingin apa?
Ingin pergi jalan jalan

Aku ingin wanita
Yang suka ke salon
Rambutnnya panjang
Duduk di kuburan

Eanita kemana?
Eanita ke pasar
Beli cabai dan bombai
Untuk aku dimakan

Eanita wanita
Tak peduli apa
Perasaan dan sakit
Hati dan uang

Eanita benci hidup
Benci menangis
Benci berjuang
Eanita wanita, punya perasaan

~ 0 ~

Risau

Ketika sang angin membisiksan tentang itu
Aku tidaklah pernah mengerti apa yang dimaksudkan
Seakan menyentuh hingga menusuk kalbu
Yang membuat hati menjadi bisu
Entah apa yang sang angin ingin sampaikan
Harapan hanya berita kesenangan
Tanpa ada kedukaan dalam hati
Tapi nyatanya sang angin bermaksud lain
Rasa gelisah tertanam dihati seketika
Membuat tanya menjadi penat
Membuat >>...

~ 1.1 ~

Aku, Mereka, dan Bahagia

Siapakah mereka?
Mereka hanya insan biasa
Tak cantik, tak pula kaya
Namun mereka sangatlah langka

Nan jauh di cakrawala
Sang surya tersenyum melihat kita
Menari melingkari cahaya langka
Cahaya Bahagia

Canda, tawa, suka
Sedih, sendu, pilu
Kita lewati bersama
Sampai habis usia

~ 0 ~

Rasa Halu

Kita adalah sepasang sepatu yang tak pernah berpisah
Hingga kini ku menyadari bahwa salah satu sepatu tersebut akan menghilang tak tau arah
Aku sangat takut sekali jika itu akan terjadi pada diri kita
Atau mungkin saja aku hanya dihantui oleh rasa halu yang membara

Setiap malam aku selalu bermimpi bahwa salah satu sepatu tersebut tak lama >>...

~ 0 ~

Bodoh

Kalau aku mencintai
Aku mau berguru pada matahari
Yang mencintai pohon dan seluruh alam
Menghidupi
Menumbuhkan
Tanpa harap apapun
Tetap hangat
Menyelimuti,
Sampai kapan pun

~ 0 ~

Penyesalan

Bagai angin malam yg berhbus kencang…
Seakan menyapa diriku yg kesepian..
Dimana dirinya.. dia yg ku cinta..
Kumerindukannya walau kini tak bersama..
Maafkanlah aku.. ini salahku.. yg tak bisa menjaga dirimu…
Kuatkanlah hati.. karana suatu nanti.. kita.. mungkin kembali…
Jika ini memang jalnnya… Jarak.. diantra kita..
Ku rela asalakan engkau bahagia.. walau.. hati terluka…
Tuhan… >>...

~ 0 ~

Bumi

Rayuan angin seolah memberiku tanda
Deras hujan mengguyur dibumi tak henti Air mengalir seolah tak tentu arah dan tujuan.
Jalan setapak dipenuhi oleh dedaun yg bergugur
Banyak kejadian yang terjadi dibumi ini.
Kerusakan tiada batas,
Insan yg semakin hari semakin tidak tau arah hidup.
Sang waktu berjalan seolah marah Terlalu terburu buru ia berganti
Detik >>...

~ 5 ~

Harapanku

Berlari mengejar mimpi,
Tersungkur aku dilembah fitnah,
Hidup dalam kesatuan,
Mencari gua ingin bersembunyi,
Dimana pautan,
Allahummasolliala saiyidina Muhammad,
Aku angankan cahaya,
Aku percayai,
Aku melihat dan merasa,
Petunjuk yang diberi,
Aku mendoakan agar dilindungi hidayah dan rahmah,
Percaya tersenyum kadang menangis,
Sahabatku kalamullah,
Dari kecil dodoyan ini dimainkan dibibir bonda,
Hidup dalam kecintaan dan >>...

~ 1.3 ~

Dunia Itu Dirimu

Bantu aku dari diri sendiri,
Apa yang diingini dan apa yang dilakukan,
Fitrah kembalikan aku pada ketundukan jiwa,
Dunia makin ditakuti,
Dunia itu adalah diri sendiri,
Ya Allah bantu aku,
Aku hilang, aku lemas,
Yang didambakan jiwa sejernih embun,
Yang didambakan kemanisan iman,
Namun masanya masih belum berakhir pada kehidupan yang sementara,
Kadang aku malu >>...

~ 0 ~

Itu Aku

Merelakanmu pergi
Adalah keputusanku
Melupakanmu
Adalah pilihanku

Itu aku…
Yang memilikimu hanya sejenak
Lalu hilang..
Membiarkan pengganti yang berhak

~ 2 ~

Takkan Terganti

Semua yang kukira indah
Menjelma menjadi kelabu
Awal yang kukira mutlak seakan lepas
Menjadi kilauan masa lalu

Sesuatu yang kukira terjadi
Takkan pernah kembali
Sampai tersadar bahwa kamu
Takkan pernah terganti

~ 0 ~

Akhir yang Bimbang

Aku tidak pernah tau
Rasa yang berawal sempurna
Menjadi tidak sempurna
Karna adanya keraguan

Aku tidak pernah tau
Hubungan yang berawal nyata
Menjadi tidak nyata
karna adanya ketidakpercayaan

Aku tidak pernah tau
Pilihan yang berawal tetap
Menjadi tidak tetap
Karna adanya ketidakyakinan

~ 5 ~

Hati yang Menunggu

Kamu bagaikan bunga tidur disepanjang hari
Yang slalu menutup hatimu untuk diri ini
Untuk aku yang slalu menemani
Hingga saatku tersadar itu hanya mimpi

Aku tidak pernah tau
Apa isi hatimu
Hatimu yang slalu membeku
Kepada aku yang slalu menunggu

Sampai kapan aku harus menunggu
Menunggu hadirmu disini
Disini…. di hatiku
Tempat yang slalu menyebut namamu didalam >>...

~ 8 ~

Masa Yang Ditetapkan

Masa seolah-oleh telah berakhir,
Aku tahu akhirnya,
Aku duduk pada masa yang telah dilalui,
Melaluinya dengan merindui masa yang dah berlalu,
Untuk menghargainya berjumpa dengan orang yang paling aku sayang,
Akan merinduinya dipersimpangan masa saat jalan sendirian..

~ 5.7 ~

Rindu Bukan Milikmu Saja, Sissy

rindu bukan milikmu saja
pejamlah, lihat yang lesat dari mataku
mencerabut denyut hati tanpa permisi
menarik kata dari puisi
hampir-hampir kehilangan arti
dalam ketidakrelaan ketiadaanmu
membilang detik-detik hampa
mengukur waktu kian berdebu
masih dengan rindu yang sama
setiap yang kutemui merupa dirimu
impian utuh memanggil dari jauh
melambai tanpa angin labuh
tersangkut di ujung doa
>...

~ 4 ~

Menunggu Pulang

pulanglah sayang
hati yang mencintamu menunggumu
bagaimana harus kujelaskan rasanya terbelenggu rindu

jangan tersesat sayang
cinta akan membawamu pulang
tidaklah hatimu merasa sendirian
selalu ada rindu bersamamu

hari-hari tanpamu
separuh aku lepas
memburumu kian kemari
hingga negeri-negeri jauh
beri aku kabar indah dari bukit-bukit Luzern
atau burung-burung kota Milan yang menghampirimu
rindu kita akan terus bersanding
>...

~ 0 ~

Rasaku

Bergetar hati di relung yang paling sunyi,
Mengingat smua kejadian yang kita lewatkan.
Mungkin mulai detik ini,
Aku merasa aku sangat menyayangimu.

Semesta mendengar,
Angin mnjadi saksi,
Dan hatipun mengetahui hal itu,
Meski ku tak pernah tau
Kapan kau mengerti,
Tapi ku coba tuk berharap,
Walau terkadang sakit,
Terkadang hampa.

Dirimu yg tak pernah mengerti senja di >>...

~ 0 ~

Bingkisan untuk maharani

Tersapa kau yang ingin ku panggil senja
Cahaya jingga berseri merona
Hanya bisu tenangkan suasana

Kedap tak bersuara bibir tak kuasa berkata
Terpaku pada kilauan silaukan mata
Sejanak ku merasa mengapa??
Keluh lidah cipta nestapa
kala tatanan tak seirama

Merongrong tertahan ingin kumuntahkan
Kata cinta tak sempat ku sampaikan
Sebab masa tak beri kesempatan
Pada gema berpantulan >>...

~ 3 ~

Rasa dan Asa

Ada langkah terhenti kala jemari tangan tak bisa mendekap erat
Ada cinta masa lalu yg perlahan pergi tinggalkan kenangan
Sedih bukan hal yg harus di ungkapkan pada sosok yg pergi tinggalkan tonggak murung menerka jawaban tak bertuan
Ribuan guratan wajah tunjukan arti ketulusan di anggap sebuah permainan cinta tak bertuan

Adakah luka dalam yg dapat di >>...

~ 2 ~

Teresapi

Senyuman senja tampak hari ini
Indah pelangi warnai penuh arti
Siapa.? apa..?
Penuh tanya berusah bertanya
Jawaban semu hanya lukisan singkat tak bermakna

Samar bisikan datang lintasi rungu
Datang menusuk penuhi kalbu
Tersentak dan terpaku
Pada kilauan indah cahaya biru

Renyah tawa hiasi hari
Teresapi penuh arti
Tutur manis sejukan hati
Aksara bermain tanpa henti
Lentik jemari >>...

~ 2 ~
Page 4 of 28:< 1 2 3 4 5 6 7 > Last