Untuk melihat gambar, silahkan pilih judul Puisi Pendek - Singkat dibawah.

Kirim Puisi Sekarang
Menu

500+ Puisi Pendek Bergambar (NEW 2019) - page 29

Menuju Energi Abadi

Aku yang menyerah,
Pasrah dikurung dimensi,
Akrab dengan jengah,
Keterbatasan sana sini.

Ini semua tentang energi,
Penyusun segala materi,
Segala yang hidup pasti mati,
Menuju wujud sejati.

Puisi diatas bila dalam puisi bahasa inggris artinya :

“Towards to the immortal energy”

I surrendered,
Abandonment confined dimensions,
Familiar with embarrassment,
Limitations everywhere.

It’s all about energy,
The component of all matter,
>...

~ 0 ~

Pemuda itu

Pemuda itu gontai didepn mimbar,
Seorang diri menghadap Al-Akbar,
Tenggelam dalam dua rakaat,
Berharap kasih pintu taubat.

Kudengar takbir lirihnya gemetar,
Karena hatinya telah bergetar,
Kantung matanya penuh oleh peluh,
Susah payahnya berdiri atas segala keluh.

Tuhan tundukkan lah kerasnya hati,
Khusnul khatimah diakhir nanti…

~ 0 ~

Kristal Cinta

Layaknya bola kristal kaca,
Yang indah kau bentuk dari cinta,
Kumohon jagalah sekuat tenaga,
Karena pecahnya selalu bersama bahagia,

Seumur hidup tak kan mampu kau susun,
Mengumpulkan serpihan yang terlanjur berhamburan.

~ 0 ~

Rasa

Lantas, biarlah sementara begini
Tepatnya kan kubiarkan seperti ini
Mungkin hati ini perlu waktu tuk menghapusnya

Karena sesungguhnya aku telah terbiasa oleh keberadaanmu
Dan sesungguhnya ada rindu yang mulai tertata
Karenamupun, kini aku benar-benar tak sanggup mengelabui rasa

~ 0 ~

Isyarat Yang Entah

Pada undakan anak tangga kelima
Seorang perindu duduk menatap awan senja
Ia tabah menunggu isyarat yang entah

Tapi kau salah puan…

Jika menganggapku setabah itu
Justru karena tak sanggup menahan rindu
Aku senantiasa mencurahkannya pada aksaraku
Dan sementara di keningnya
Waktu terus melukis kerut perlahan…

~ 0 ~

Bidadari Surga

Adalah kamu bunyi bait-baitku,
Kamulah warna syairku,
Ruh semua puisiku,
Piranti inspirasiku,

Kaulah kesadaran limpahan karunia Allah padaku,
Tiupan iman makin kencang menerpa kalbu,
Hadirmu sulut tekad dunia akhiratku,
Bidadari surgaku.

By. Pencilspirit

~ 1.1 ~

Menapak Jejak Sang Nabi

Malam ini tak sunyi,
Takbir menggiring gelapnya hati,
Kami yang ringkih memanggilMu ya ilahi,
Dekatlah dihati kami wahai yang mempunyai arsy,

Allahu Akbar,
Allahu Akbar,
Allahu Akbar,
Lhaaailahailallahu Allahu Akbar,
Allaaahu Akbar walillaaa ilham,

Merasakan airmata Ibrahim memegang belati,
Meresapi debar jantung Ismail serahkan diri,
UntukMu yaaaa Illahi Rabbi.

Esok hari penuh keberserahan diri,
Menapak kembali jejak Sang >>...

~ 0 ~

Minggu pagi

Kapan kali terakhir kita merasakan mata yang memandangi sibuknya burung gereja,
hinggap diantara ruas pohon muda,
tarikan nafas lega sedalam dalamnya,
tak mendengar bunyi klakson dan getar motor menyala,
hanya bunyi ayam jantan dan burung gereja,
masihkah kita sempat menikmati dingin dan malasnya minggu pagi,
Mungkin disaat inilah, kebaikan, kejujuran, rendah hati, keikhlasan, ke pasrahan, >>...

~ 5 ~

Jalan Hikmah

Seringkali “sendiri” memanggilku untuk kembali menelusuri rasa dalam hati.

Aku adalah bias penuh warna,
Dari serpihan kristal kaca.
Tak perduli bagaimana mencoba menyusunnya,
Tetap saja makin berhamburan tak terhingga.

~ 5 ~

Dalam diam

Bagaimana mungkin kuselesaikan lukisan indah tentang kemilau Senja,
Jika hingga kini kau masih mewarnai hati ini dengan sejuta tanya…

Hujan yang hendak berjatuhan saja selalu memberi kabar lewat mendungnya, bagaimana denganmu ‘rindu’,
Adakah kabar untukku dari isyaratnya…

~ 0 ~

Siksa terindah

Cinta kita memang diawali senang,
Dan akan berjaya diantara tangis dan tawa.

Jika rindu adalah sebuah penjara,
Mengapa aku masih saja sanggup tersiksa untuk mendekam di dalamnya…

~ 2.2 ~

Belenggu

Pernahkah kau tau,
Rasa yang berpendar hangat dalam hatiku saat merindukanmu…

Saat aku hanya dapat mengecup bayangmu,
Yang hanya bisa kucumbui dengan rakus,
Namun kerinduan tetap tak terhapus…

~ 0 ~

Jejak dalam udara

Dan lihatlah,
Sekumpulan burung-burung melintas dikotaku
Dilangit senja yang perlahan pekat ditelan malam
Beriringan mereka terbang pergi dan berlalu
Sedang aku,
Menyesap rindu dijejak-jejak yang semakin hilang

~ 0.5 ~

Sesalkah ini

Pengecut !!!
Ujarku dalam hati…
Karena aku berani mencintai tapi begitu takut akan kehilangan…

Dan sekarang musim makin susah untuk dieja,
Seperti rindu yang terkadang jenuh lantas diam” meraja…

Dan sepasang sepatu usang itu aku,
Yang tak lelah selalu mengejar bayangmu…

~ 0 ~

Apalah arti rindu

ya itulah bisaku,
Merapalkan doa,
Karena bagiku jarak adalah rindu,
Menanti adalah setia dan pada akhirnya pertemuan adalah bahagia…

Memang,
Aku takkan pernah tau apa yang tersembunyi di situ?
di sudut hatimu,
Adakah degup rindu yang bergemuruh,
Seperti gemuruh rindu yang gaduh di dinding hatiku,
Yang tak pernah jenuh…

~ 0 ~

Redam

Jika muara adalah pertemuan,
Maka aku rela melewati pipa-pipa toilet,
Untuk mencapai lautan bebas bersamamu.

Sering ku ucap “aku mencintaimu” bukan mksdku mengobral kata itu,
Melainkan hanya itu logika yg mampu kupikir menterjemahkan rasa ini padamu

Kupacu motor tuaku bukan karna terburu,
Melainkan ingin cepat menuju hatimu

~ 0 ~

Selamat Tinggal Clara

Cukup aku mencintaimu saja dalam diam,
Lalu mematikan seluruh harap dalam dada,
Lantas sebait tanya mengusik benakku,

Pernahkah aku terlintas di pikiranmu saat kau tak rindu aku?

kau lihat jendela yang basah itu,
Manakah yang lebih tabah,
‘Hujan Bulan Juni’ tuan Sapardi,
Ataukah Hujan Rinduku yang membasahi sajak-sajak saat menuliskan tentangmu,

~ 0 ~

Sepi

Tersebab,
Tak mungkin bisa bersama,
Maka aku selalu menuliskan syair hati,
Dimana kehidupan dunia bisa diatur sesuai mauku,
Lantas kau dan aku menjadi kita…

~ 0 ~

Marhaban ya Ramadhan

Bila malam terlalu kelam dan dingin,
Maka fajar adalah Ramadhan yang menjanjikan cahaya dan hangat.

Genggam saja dunia, namun istirahatlah sejenak,
Renungkan sejatinya manusia,
Ingat jalan kembali kelak.

~ 7.3 ~

Syair Puisiku

” Pernahkah kau mencariku dalam sunyi, seperti aku yang selalu menghawatirkanmu dalam diam, pernakahkah rindu… “

~ 0 ~
Page 29 of 30:First < 26 27 28 29 30 >