Puisi Pendek - Singkat kumpulan sajak kiriman netizen, update tiap hari.
Anda bisa simak, bacain, voting, komen atau download sebagai gambar story/status.

Kirim Puisi Sekarang
MENU

500+ Puisi Pendek Bergambar (NEW 2020) - page 29

Dan Inilah Keindahan Itu

Hingga pada akhirnya aku harus puas pada kekalahan yang tak pernah aku inginkan. dulu ia yang sempat ku bahagiakan dengan segala kekuranganku telah menyeberang melalui ceruk paling dalam sebagai pengorbanannya kepada dada yang telah membuatnya rela mempertaruhkan segala hal yang dulu pernah ia janjikan kepada musim yang kerontang. apakah ini sebuah pertanda bahwa aku memang >>...

0

Beginilah Caraku Tabah

Aku lupa cara menuang rasa
pada secangkir kopi
yang kau pesan dengan isyarat perpisahan
pasti dan perlahan
beku di pelupuk anak kerinduan
kau cairkan menjadi hujan
yang tak terpetakan
dengan gaduh yang tak lebih riuh
dari diam yang kau tinggalkan
bersama waktu yang biru
atau temaram lampu yang kian redup
menjadi sepi yang ditepian sebelah >>...

0

Persinggahanku

dari awal aku ada
membawa segenggam padma bagimu
duhai dinda yang kelopaknya
memancarkan ingin setiap insan
memetiknya tapi kau tak pernah
rela memberikannya pada goda
yang kau seringkali sebut mereka luka.

maka belajarlah dari para sang pecinta
bagaimana caranya rindu yang ada
tak pernah menjadi fana
agar sesat jalanku
kepadamu yang sempurna.

0

Tawa yang Tanggal

Bebunyian kini kerontang
di tengah cuaca terik
tak ada lagi benua
yang tengahnya ada danau
bernama cinta.

setiap siluet lagu
memburu si pendiam
agar bersuara dengan apa saja
tentang yang tak bisa
di jangkau nalar.

dan saat kau membaca ini
maaf, aku sedang sibuk

0

Dada yang Menadah Rindu

jika kau disana dan sedang memikirkanku
serta berharap aku segera datang
menghapus sisa airmata kerinduan yang tak lekang
maka ejawantahkan telaga
yang dirimbuni pepohonan
atau riuh suara prenjak
dan selembar daun yang mengcipak pelan
bahwa aku menyusup
dalam tiap abjad dan sela jemarimu yang lentik
membawa sarang lebah yang dipenuhi madu
hingga tulisan yang kau >>...

0

Percakapan Malam

Hujan yang mengguyur sesaat,
Menyisakan genangan dalam keheningan
Duduk di depan serambi depan.
Katanya memecah kesunyian;

Tapi biarlah sunyi,
Biarlah kujaga malam ini.
Aku ingin sendiri,
Menuliskanmu seperti ini.
Mengusir rindu yang menghujani hati
Meski di luar hujan telah terhenti.

Sudahlah, hujan seperti takdir,
tak mungkin kembali ke langit lagi.
Dan aku terdiam

0

MERINDUKANMU

MERINDUKANMU

Berhari Ku lalui Tanpa Hadirmu Disisi
Akankah Kau Mengerti Arti Cintaku Ini
Bayangmu Yang Hanya Mampu
Membuat Rasa Rindu Ini Semakin Dalam

Aku Selalu Memikirkan Dirimu
Namun APakah Kamu Selalu Memikirkan Diriku ?

Kasih Kau Ada Di mana?
Apakah Kau Rindu Padaku?
Apakah Engkau telah Menduakanku

Maafkan Diri Ini Kasih
Ku Harus Pergi Tinggalkan Rasa Ini
Kau Telah >>...

0

Setitik Kebahagiaan

Ku dilahirkan dengan penuh perjuangan
Dibesarkan dengan kasih sayang
Dididik dengan cinta dan kelembutan

Karena itu…..

Sebelum semua pergi
Sebelum semua sirna
Sebelum semuanya berpulang

Aku ingin,
Memberikan
Setitik kebahagiaan

Kebahagian
Seperti yang pernah
Aku rasakan .

Terima Kasih Ibu .

0

Bukit

Ia duduk bersimpuh di atas bukit
Memandangi sekitar, dari luasnya savana
Ia rebahkan badannya, diatas rumput-rumput
Hingga tak terlihat oleh ilalang yang menjulang

Ia terpejam,
Oleh hembusan angin
Matahari yang bersinar muram
Dan siulan burung-burung di atas dahan
Ia benar-benar terpejam
Ketika alam telah menina bobokkan

0

Dermaga

Akulah dermaga,
Menepilah, meski sesaat tak mengapa
Letakanlah riuh risalah disampingku
Bersenandunglah jika itu baik buatmu

Merapatlah, lipatlah megah layarmu
Jatuhkan jangkarmu tepat di jantungku
Hingga rantai itu benar-benar menghujam
Dan tak sanggup kutolak perihnya

Jika telah usai, telah tenang batinmu
Berlayarlah, sejauh aku tidak lagi melihatmu
Tinggalkan, lupakan dermaga itu
Biar aku yang menjaganya
>...

0

Dalam Doa

Dalam doa malam;
Kau menjelma denyut-denyut jantungku
Yang dengan sabar bertahan
Terhadap rasa sakit yang entah batasnya

Yang setia mengukir rahasia-rahasia cinta
Yang tak putus-putusnya berima bagi hidupku
Aku mencintaimu, hingga tumbuh sebuah rindu
Itu sebabnya, aku tak pernah usai merapal doa untukmu

0

Plumeria

Aku yang terjaga tengah berilusi
Memandang indah plumeria putih
Meski hanya sekilas bayangmu tersenyum
Menyadarkan aku dalam sebuah imagi
Sesekali kutoreh jingga langit
melukiskan seseorang dalam ingatanku
lantas menyatakan tentangmu dalam sajakku
itulah puan, saat rindu menuju jantungku

Plumeria 2

bagaimana mungkin aku rahasiakan rindu
sedang ia selalu bergemuruh tak menyerah
bagaimana bisa aku berhenti menuliskanmu
jika >>...

0

Patah Hati

Laut menghempaskan gelombang
Setinggi gedung-gedung pencakar langit
Hatinya remuk redam
Cintanya pupus tak sesuai harapan

Bahkan ombaknya kencang
Bergulung dan menghempas daratan
Perahu-perahu yang berlayar di atas tubuhnya karam
Pun orang-orang yang berusaha melarikan diri tak luput dari kemarahan

Laut sedang patah hati sayang

0

Senja Aku Rindu

Dan hati ini kian saja terasa kelam
Yang pekatnya lebih hitam dari ukiran malam
Sepenggal ragu menggurat asa jika rindu itu tiba
Akankah kita indah seperti  jingga saat matahari menua

Gerimis menghantarkan langkahku berlalu
Aku mematung menatap persimpangan jalan berliku
Meski bibir mengatup rapat menahan gigil pilu
Tetapi kepala masih saja terus berteriak seru !
Senja, >>...

0

Dalam Dunia Mimpi

Dan pada akhirnya,
Takkan ada lagi sajak-sajak rindu,
Menyadari kenyataan;
jika selama ini ternyata hanya hidup dalam mimpi-mimpinya,
seseorang itu berlalu menutup masa lalu,
separuh tubuhnya kini terbalut debu-debu kenangan,
dan separuhnya lagi merangkul kenyataan.
Aku adalah pemimpi dan kau hanyalah bayangan

0

Tak Pernah Usai

Padamu selalu ada kerinduan
Yang menyisa pada sepenggal senja
Dan aku mulai gelisah
Tersebab tak ingin malam cepat menyapa

Padamu selalu ada khayalan
Di saat aku meraba bayangmu
Hingga aku kehilangan
Sebelum dapat memelukmu

Padamu selalu ada cerita
Ketika jemari saling bertaut
Dan hati saling menyanjung
Padamu tak pernah ada kata usai

0

Perahu Kertas

Dengan selembar kertas origami biru
Kutuliskan selarik namamu
Kujadikan sebuah perahu
Perahu biru kulayarkan menuju tempatmu
Yang kusengaja untuk menyentuh hatimu

Tetapi untuk menjelajah hatimu
Aku tak pernah mampu
Hatimu adalah lautan luas
Sedang aku hanyalah perahu kertas
Di samuderamu aku terhempas

0

Kutawar Cintamu Dengan Kata-Kata

Kau sadar, tiada jarak antara kita
hanya saja tak ada kata-kata yang merayap
diantara sela lenguh nafas kita yang bercumbu
membaur dan memekati udara
yang menyelubungi keinginan kita yang sungguh.

“Aku tak percaya mulut penyair,” katamu
sementara aku tak pernah benar-bernar
memahami cinta selain dengan berselubung kata-kata
dan aku masih mencari tetes embun
yang disimpan tiap >>...

0

Kelelahan

Tuhan, aku kelelahan
Selalu dipertanyakan
Kembali diragukan
Untuk yang kesekian

Aku benar-benar lelah
Melabuhkan harapan
Menjangkau impian
Lalu kapan disandarkan

Untuk apa terus bertahan
Diantara riuhnya doa-doa
Yang tampaknya hanya tersia
Sungguh, aku benar-benar lelah

0

Kamu dan Dunia (gabisa move on)

Bagaimana ku bisa melihat dunia
Saat mataku hanya tertuju padamu
Bagaimana dapat ku mengenal dunia
Saat ku hanya menunggu suratan tanganmu

Bagiku dunia selalu berbisik
Entah di tepi pantai, tengah hutan, langit
Selalu berbisik, hanya bagaimana
Bagaimana bisa ku dengar
Jika aku hanya mengerti bahasa yang ada di antara kita

Konyol memang, seribu mulut akan mengatakannya
Tapi >>...

0