Untuk melihat gambar, silahkan pilih judul Puisi Pendek - Singkat dibawah.

Kirim Puisi Sekarang
Menu

500+ Puisi Pendek Bergambar (NEW 2019) - page 2

bahagia yang hilang

seperti jernih embun pagi
mengalir menderu membasahi pipi
mengalir membawa seribu kesesakan di hati
isakan tak tertahan memecahkan keheningan
ketika hati berteriak karna segundah rasa
meraung karna seribu luka
tubuh terpaku diam tak berdaya
terpuruk karna dunia yang kejam
menyiksa dengan seribu kesedihan
oh … dunia dimanakah kebahagian itu
dimanakah kau menyembunyikannya
atau tak tersedia >>...

~ 7.5 ~

Air Mata Kerinduan

Aku mengadu pada Sendu,
Aku bercerita Pada Pilu,
Tentang rindu yang telah Bertamu,
Tanpa mengetuk pintu dahulu.

Air mata rindu tak tertahankan,
Merajut asa tanpa harapan,
Air mata rindu tanpa pertemuann,
Mengingat engaku telah di pangkuan TUHAN.

~ 0 ~

Insan Perindu Maret

Denyut kalbu rindu ini
Semakin menghantui hari-hariku
Jemariku kian menggodaku
Untuk memainkan rindu di sela-sela diksi dan majas puisi

Kucerca tinta rindu ini di senja putih
Kertas-kertas putih berlumuran rinduku
Senja-senja putih terhanyut rindu akan Maret
Pelita-pelita Maret membius segala ruang hatiku

Jarak ini semakin menggila!
Menghanyutkan insan ini
Akan pelipur rindu tuk Maret tersayang
Entah kapan >>...

~ 0 ~

Antara Langit Dan Rindu

Langit sangat merindukan senja, seperti aku merindukanmu
Langit sedang menunggu fajar, seperti aku menunggu mu
Langit sangat terlihat indah saat ada pelangi, akupun begitu terlihat indah saat ada kamu
Saat ini langit sedang bersedih, seperti aku yang kau tinggalkan
Adakalanya langit terlihat indah, karena ada bintang yang menghiburnya
Namun semua itu akan berlalu, seperti kisah >>...

~ 0 ~

Gerimis Tua

Kepada gerimis
Yang turun dengan sabar
Meski umurmu tua
Kau bahkan lebih tua
Dari bangunan yang kini rapuh

Kepada gerimis
Pernahkah kau mengeluh ?
Ribuan orang, atau hanya segelintir
Tak menginginkan kau hadir
Menganggapmu penyusup ketenangan

Kepada gerimis
Ritmemu memang indah
Menimbulkan riuh sederhana
Selaras dengan gerakan daun
Yang kau jatuhi butir-butir air

Kau tau gerimis ?
Tanah >>...

~ 3 ~

Balada Cinta Dari Pulau

Kali ini aku nyatakan, aku jatuh cinta
“Ya, aku jatuh cinta…”
Saat jumpa pertama pada hari itu
Pesona mu membuat hati ini bertanya, apakah ini surga ?

Hamparan laut biru nan luas..
Terbentang sejauh biji mata memandang
Serta gemulai lambaian daun nyiur
Seakan sampaikan salam selamat datang

Tatkala aku bermanja dalam buaian mu
Perlahan ku hanyutkan segala >>...

~ 0 ~

Sampaikan pesan

Ku ambil secarik kertas tanpa noda.
Ku goreskan tinta hitam di atasnya…

Ku kembalikan ingatan ku kepada mu
dan memulai mengerahkan jemari tuk menuliskan pesan kerinduan…
Kerinduan terdalam di selah kesunyian malam…

Awan menghitamlah jatuhkan air hujan…
Deraslah , bantu ku tuk menyampaikan pesan ini…
Pesan untuk seorang yang belum kutemui,
sampaikan lah ada rindu dari seorang >>...

~ 2.3 ~

Bidadari tak kenal lelah

Kau wanita yang mulia
Kau wanita yang tangguh
Kau juga wanita wonder women kami….

Kau tau tak ada yang lebih berharga dari mu di dunia ini
Kau wanita yang sering disebut
Ibu…

Bu, tak pernah kau peduli apapun disekitar mu
Tak pernah kau hiraukan letih mu
Tak pernah kau hitung pengorbanan mu
Bu, kau sungguh wanita yang >>...

~ 3.8 ~

Malam Kelam

Magrib itu kau cumbu diriku dengan desir rindu
Gemerisik kota menghancurkan nyenyat yang kucipta diam-diam,
Kulantunkan ayat-ayat renjana pada bibir-bibir kubah,
Yang menggema pada dinding-dinding mushola,
Sebagian diriku risak,
Ada desir yang mengguncang hebat,
Lagi-lagi aku tercekat,
pada adzan yang menggaung di sudut-sudut kota,
atau pada tirai-tirai vishaka yang bergelantung di angkasa.
Sejujurnya, ingin kututup >>...

~ 5 ~

Jangan bangunkan aku

Ku ingin beristirahat
Karna tubuh ku sudah terlalu penat
Mata.. Ku pun sudah terlalu berat
Dan tak sanggup lagi untuk menatap
Satu kata pun sudah tak mampu ku ucap

Biarkanlah aku tertidur
Biarkanlah semua masalahku hancur
Jangan bangunkan aku
Disaat mimpi indah menemani tidurku
Disaat Mimpi indah mewarnai kehidupanku

Tak perlu risau
Tak usah kau slalu memantau
>...

~ 4.8 ~

Muara Hati

Lusa, Matahari masih dipematang
‘ku doa teruntukmu yang tak tergenggam
dirimu yang tengah nestapa
kuiringi semesta cinta
harapku tak berpadang luas
segenap bahagia tuk ‘mu, semoga…

~ 0 ~

Senja Indah

Saat matahari mulai terbenam
Aku melihatmu tersenyum di sampingku
Aku tak berkedip menatap matamu
Bagiku, matamu begitu sempurna

Hari itu
Aku merasakan denyut nadimu
Detakan keras jantungmu
Harum nafasmu
Juga hangat cintamu

Kini tentangmu kujadikan cerita sebelum tertidur
Ku jadikan bayang kerinduan sebelum terlelap
Dan Ku jadikan Pelabuhan di alam mimpi
Jiwa ini, Hati ini, Hidup ini >>...

~ 3.3 ~

Rindu Yang Tak Bertepi

Tentang rasa bagian rindu..
Yang disebut dengan rindu yang tak bertepi..
Bercengkrama dengan langit senja, masih berjibaku menatap asa..
Masih bermain dengan bait-bait sederhana ini..
Sungguh, dengan apa lagi aku menyapa rindu ini?..
Terdiam, merenungi tiap khayal di penjuru pintu-pintu ini..
Kuncinya masih kupegang erat, dengan harap yang tak ingin lepas..
Menanti tanpa batas dan >>...

~ 0 ~

My Yezkiel

When you cry when you smile
Even just for a while
when you sleep when you wake
Every move you make
We’ve been through all precious moments
Every hours, minutes, every seconds

You’re my star even so far
Shines within my heart
You’re my special, you’re my angel
You’re my everything
All the memories that you >>...

~ 5.1 ~

Bayang sepertiga hari

Aku gelisah..
Aku berlarian menuju entah kemana
Kuratan menjalar dari kuku kaki
Titik masih serupa bayang diri di sepertiga hari
Aku berlarian entah untuk apa
Embun pun kalah pagi dengan langkah jari
Tak bergeming tak beranjak
Suara gemuruh serak

~ 1.6 ~

Penikmat Rindu

Aku hanyalah si penikmat rindumu
Bagai angin yang membawanya padaku
Menyebar sebagai saraf dikepalaku
Yang memaki sanubari akan dirimu

Kepada awan yang senantiasa bersama langit
Kepada angin yang tertiup setiap saat
Lewat rasa dingin yang tercipta
Sampaikan rasa ini kepadanya

Mungkin langit terlalu bisu
Untuk mengabarkan segalanya tentangmu
Senyumu meracuni seluruh jiwaku
Hingga hatiku dan benakku selalu >>...

~ 5 ~

Rindu, pena dan secarik kertas

Ku ambil pena dan mulai mengayunkannya
menarilah ia di atas secarik kertas dengan polosnya
Menirukan gerak tangan, menulis huruf merangkai kata

Dalam redup sekilas kutangkap bayang wajahmu
Bayang wajah yang tak mungkin bisa kusentuh saat ini
Karena jarak yang menjadi pemisah antara aku dan dia

Dari jarak ini aku sadari datangnya rasa rindu
Rindu yang telah lama >>...

~ 1.3 ~

Yang Dirahasiakan Maret

pukul dua belas malam tadi
februari pulang dengan langkah gontai
memberikan tempatnya untuk maret
yang pandai merahasiakan perihnya sendiri

februari yang lapang dada
pernah berada dalam mimpimu
yang memejamkan cemas
merebahkan kekhawatiran
februari juga pernah menjadi bentuk peluk atau basah cium yang menghangatkan dan melumasi kering sendirimu
memberi gema di waktu-waktu sepi
menggenapi ganjilnya denyut-denyut nadi

dengarkan >>...

~ 10 ~

Sayang aku rindu

Sayang…
Kaulah seseorang yang kuinginkan
Tatapanmu….Senyumanmu…
Sayang…
Dengarkanlah aku disini..
Aku disini menantikanmu..
Menunggumu… Tuk cintamu..
Meski kita terpisahk jarak & waktu
Tapi rasa sayang & cintaku hanyalah untukmu..
Meski kau kini tak lagi di sisi..
Tapi kehadiranmu selalu ku nanti..
I LOVE YOU

~ 3.5 ~

Aku Terlalu Rindu

Pada saat nya datang,
Aku akan meningggalkan segalanya,
Mana mungkin untuk aku menolak takdir yang menjumputku,
Roh aku terlalu merindukan pemiliknya,
Hentikan segala kegilaan hidup ini,
Terima kasih untuk segala kesakitan,
Cinta Kau terlalu besar,
Aku bahagia dalam tangisan sakitnya dunia ini,
Buat aku sedar akan rahmatMu.

~ 5.1 ~
Page 2 of 30:< 1 2 3 4 5 > Last