Puisi Pendek - Singkat kumpulan sajak kiriman netizen, update tiap hari.
Anda bisa simak, bacain, voting, komen atau download sebagai gambar story/status.

Kirim Puisi Sekarang
MENU

500+ Puisi Pendek Bergambar (NEW 2020) - page 2

Semayam Rembulan

Hai payoda di ujung sana;
Engkau tempat anggasta adicandra;
Cahya nya laksana kurantaka;
Keindahannya adwitiya;
Hingga dakara;
Sarwendah;
Laksana kama puraka;

10

Kembalilah, kawan

Langit biru masih seperti yang dulu
Senja tetap memikat kalbu
Pergi yang tak kunjung kembali
Menorehkan sisa kenangan

Engkau tertawa, aku tersenyum
Engkau menangis, aku mengulurkan tangan
Engkau terjatuh, aku mengangkatmu
Malam tak ingin kau lelah

Kembalilah ke cerita ku, kawan
Kisah heroik yang tanggung tanpa kehadiran mu
Pengalaman terasa sumbang tanpa bersamamu
Hiruk pikuk dunia ku >>...

0

Intuisi Tasbih

Rintik rintik terhujat eksistensi
Dilamar guntur dan tercerca becek
Dengan merangkul segala kuasa dihujani kritik
Lewat tutur intuisi tasbih aku selalu berpasrah
Menyerah di penghujung usang
Seucap syahdu memeluk 6 elok paras agama
Dan diri makin diredupi taubah lalu mereda segala risau
Sepanjang sekilah detik dan menit pun aku tak pernah terangsang sesal
Karena lawak >>...

0

Biru kelabu

Kini angin tidak berpihak kepadaku, biru kelabu sudah hari ini.

Tidak ada lagi nyanyian para malaikat sehabis hujan yang kudengar,
Hanya ada kicauan sendu 3 burung kenari di ranting oak yang perlahan menghilang.

Coba ku putar kembali gulungan hitam yang ada dikepalaku,
Tentang cerita awal kau datang disaat badai menghancurkan kisahku.

Kau berdongeng tentang >>...

10

Bait kala pandemi

Hai apa kabar?
Insan yang masih sibuk bercumbu dengan rindu.
Insan yang masih menaruh harapannya kepada semesta yang sedang tidak baik baik saja.
Dan pahlawan dunia yang masih tegar berjuang meski tak jarang dihantui cemas.
Nukilan ini dicipta untuk kamu, dia dan juga kita semua.

Kepada senyum indah sang priya, aku menaruh rindu.
Kepada canda tawa >>...

10

Angin dan hujan

Awan hitam pertanda hujan
Kau datang memberi kesejukan
Kau dan angin datang bersamaan
Lubang yang terpenuhi dengan genangan
Dan kau angin yang membawa angan
Rinduku tebal tak tertahankan
Rasa nya ingin cepat cepat ku sampaikan
Angin pembawa angan
Tolong cepat sampaikan
Hati ini tak tahan menahan beban kerinduan

0

Menanti

Lihat,
Saat pintu telah terkunci
Lampu-lampu pun mati
Kau menyala sebagai satu yg ku rindukan

Malam ini aku kembali lagi
Kembali ke masa itu
Di tempat kau pernah ada
Kita pernah berdiri memutar kata
Menulis aksara menggambarkan warna
Membuat tawa terbahak bahak
Lalu menangis tersedak sedak
Diratapan dinding kecemasan ini
Terkisahkan kenangan di kepasrahan yg >>...

10

Senja Yang Sirna

Di dalam lubuk hatiku
Ku duduk sembari termangu
Mengartikan segores warna kelabu
Di langit yang tak lagi membiru

Saat sore yang akan dijemput senja
Burung burung kembali pulang ke sarangnya
Indahnya ragam karya sang pencipta
Disaat langit cerah berganti warna

Kini malampun telah datang
Ditemani bintang yang bersinar terang
Selembar daun melesat terbang
Tersapu oleh >>...

0

Rindu di mimpi

Bulan pancarkan sinarnya
Menerangi jiwa-jiwa yang kosong
Dalam keheningan malam
Tertawan oleh rindu yang tak menentu
Kenangan itu terus menghantui
Tak kenal lelah terus mengikuti
Tersiksa dalam kenangan
Namun tak kuasa untuk mengelak
Biar semua itu menjadi memori
Yang akan ku ingat terus
Di dalam setiap bait mimpi-mimpiku

0

Hai manisku

Hai manisku..

Pagi ini aku terbangun dibelaian lembut kabut tebal yang turun dari puncak gunung itu.

Apa kabar dirimu sayangku?

Apakah kau merasakan rindu yang perlahan menusuk kedalam sumsum tulang belakang seperti dinginnya pagi hari ini yang kurasakan?

Bisakah kau datang sejenak memberikanku sentuhan hangat meskipun itu hanya ilusiku semata?

Manisku kemarilah aku ingin berdansa mesra >>...

9

Puisi Perkembangbiakkan

Kau berkembang biak dikepalaku.
Merusak seluruh isi otakku.
Meracuni pikiran, lalu tertusuk rindu.
Sampai tak terobati.

Kau berkembang biak dilubuk hatiku.
Menyentuh seluruh isi tubuhku.
Meracuni jantung, lalu berdegup kencang.
Sampai tak terkendali.

Kau berkembang biak dalam urat dan darahku.
Merusak seluruh sendi-sendiku.
Meracuni raga, lalu tertancap cinta.
Sampai tak teratasi.

0

Gara Gara corona

Sekolahku libur gara gara corona
Tetapi ini bukan liburan

Tugas tugas dikirimkan
Sementara aku bermalas malasan
Memang tugas itu tidak sepantas nya dikirimkan

Jika sekolah adalah rumah kedua
Tempat belajar adalah fungsinya
Seharusnya tak sepantasnya
Aku mendapatkan tugas

Karena lokasi sekarang adalah di istana
Yaitu dirumah pertama

Buat corona segeralah musnah
Aku ingin menjalani hidup seperti biasanya kembali kembali

Tak >>...

0

IBU

Dalam diam aku memandang wajah lusuhmu
Terlihat jelas wajah kusutmu yang sudah mulai mengeriput
Namun kau selalu tegar mengarungi hidup ini
Tanpa merasa lelah dan pantang menyerah
Dan kau selalu berjuang memenuhi kebutuhan ku
Ibu oh ibu
Rambutmu yang hitam kini sudah mulai memutih
Kulitmu yang dulu kencang kini mulai kisut
Langkahmu kini sudah mulai >>...

6

Senandika Kata

Di beranda rumah sore ini
Senandika kata memperdengarkan kembali
Impresi diksi pada bait sajak bulan Juni
Dihapusnya delusi rasa dari lini masa
Biar tak lagi beranjak leluasa
Menerka tanya tanpa berujung fatwa

10

Kabut bisu suryakencana

Melangkahlah penuh kepastian berlarilah meninggalkan kesendirian.

Bersama derap langkah mereka yang berani bangkit melawan keterpurukan.

Melangkahlah biarpun hari ini tidak secerah kemarin,
Bergeraklah hingga mentari merasa malu dengan ambisimu.

Menyatulah sejenak dengan alam dan pemilik semesta hari ini.

Biarlah Langit hari ini muram, pertanda hujan memaksa turun dimusim peralihan.

Namun bila Kabut bisu suryakencana mulai >>...

10

Cinta itu sunyi

Pagi ini, ketika matahari mulai meninggi dan lembah dingin mulai menjadi ramah aku kembali.

Turunlah duduk disampingku jangan kau sungkan, aku kini bukan musuhmu lagi.

Ini sudah ku siapkan secangkir hangat rindu yang bisa kita nikmati berdua.
Sembari ku benahi rambut cantikmu yang di goda oleh angin.

Jangan menunduk, aku bosan hanya melihat pipimu yang basah daritadi. >>...

10

Sampan usang

Telah ku cabut jangkar luka yang sudah terlalu lama membusuk
Bersiap meninggalkan rumah yang tidak lagi senyaman dahulu

Kubentangkan layar-layar harapan lalu di tiup pasrah oleh angin timur
Memaksa untuk kembali menuju samudera

Riuh rendah ombak menari-nari
Sampan usang terombang-ambing

Sempat ku berlindung di balik karang
Di hempas badai dari utara
Kembali ku dayung sisa mimpi yang >>...

10

Sebilah cinta

Indah alunan nada menyerkam jiwa
Tentang rasa yang dulu sempat terkubur
Kini kembali mengisi hati
Menjamah seluruh sukmaku

Sekian lama berada dalam kehampaan
Termenung dalam kesunyian
Berbalut dengan rindu dan pedih
Rangkaian rasapun menyatu

Tapi….
Sebilah cinta menghujam hatiku
Manancap bagi dalam dan erat
Menyeka karaguan yang menghantuiku
Akan terulangnya kekecewaan itu
Walaupun sakit yang akan >>...

10

Andai

Andai aku jadi angin
Ingin ku sampaikan semua kerinduan
Tanpa perantara apa-apa
Andai aku jadi air
Ingin ku hanyutkan semua duka dan pedihnya luka
Tanpa bicara dan bertindak
Andai aku senja
Ingin ku hiasi senyummu walau sementara
Tanpa ada luka, walau sesaat saja
Andai….

0

Kapan Kau Kembali

Gemerlap cahaya di ufuk timur
Menari tirai di dekat kaca
Ku lihat cakrawala menjuntai dilangit biru
Menatapku dengan penuh rasa
Kini rasaku bercampur baur
Melihat kenyataan yang pahit
Gemparan virus melanda dunia
Aki disini,tetap disini,dan terus disini
Kita semua merasakan
Suasana yang sangat berbeda di tahun ini
Bumiku,duniaku
Aku sangat rindu kau yang dulu
Canda >>...

0