Puisi Pendek - Singkat kumpulan sajak kiriman netizen, update tiap hari.
Anda bisa simak, bacain, voting, komen atau download sebagai gambar story/status. Lihat Daftar Puisi.

Kirim Puisi Sekarang
MENU

Puisi Pendek Menyentuh Hati [Lengkap] Quotes Contoh Puisi Singkat ~ Laman 2 dari 47

Elegi Bilik Pelukis

Aku tak tahu bagaimana menamai diri
Bagaimana membuka bilik memori
Tak kutemui adanya pintu
Tak kutahu jendelaku di mana

Di mejaku hanya berhiaskan mawar menghitam
Mungkin sarinya t’lah di tenggak perlahan >>...

0

Kau Yang Tak Bercelah

Seolah bersebab
Kita meritme sedalam gendang rasa

Nada-nada selaras jadi
Memetik tiap-tiap senar rindu senandung gelora pecinta

Oh ….
Kau yang membirama sebagai nyawa dalam pelaminan asmaraku
Romansamu hanguskan rembulan di ufuk >>...

9

ROSE

Kuntum-kuntum merah kuning
warna keindahan
mekarmu mempersona wajah femina
jagai dia setulus jiwa
jangan dirobek ayu setianya ,

Sirami kasih tanda cintanya
mawar menguntum sarat dihati
bajailah ia setiap masa
agar >>...

10

Bait Bait Rindu

Kurindu
Pada sajakmu
Aksaramu hipnotis jiwaku
Berkelana arungi dunia hayalku

Kurindu
Surat kecilmu
Bagaikan semanggi empat
Menjagaku hingga malam berganti

Kurindu
Suara paraumu
Tiap pagi menyapaku
Sehangat mentari menyetubuhi embun

Kurindu
Setiap doamu
>...

6

Balon Balon Lope

Senyummu semakin mengutuk rindu
Balon-balon lopeku pecah mengangkasa
Mekarkan sakura merah muda di langit senja
Satu satu surat cintaku mulai terbuka
Di langit sana, pada reranting sakura ia terbaca

Biarkan saja >>...

9

Aku,Dia dan Airmata

ku sangka cerah hingga ke petang
hujan renyai di siang hari
ibarat hati ku yang yak pernah tenang
walau kebahagiaan di depan mata

Aku menangis
seakan ingin menjerit
agar seisi dunia >>...

8

Hati

Tidak kusangka hujan di tengah hati
Habislah jemuran kain dan padi
Tidak ku sangka ia berputar hati
Tinggal aku seorang diri
Kain siapa terletak di pantai
Hati siapa dapat mendendam >>...

8

Secawan Candu

Rasanya tlah lelah sayap-sayap ini terbang mencari pintu ke hatimu
Kau selalu berbalik dan menjadi bayangan semu

Selebihnya aku meniduri angan di tepian telaga rindu
Derunya selalu membuatku mabuk tanpa tahu >>...

9

Sajak Edelweis

Kenalilah aku perlahan …
Dimana sajakku terdiam
Seharusnya kau lebih paham

Mendekatlah ….
Tiliklah kelam pupil mataku
Tiada kebohongan jika itu tentangmu

Karena aku adalah Edelweis
Tumbuh mekar di hatimu yang gersang

Aceh, >>...

7

Lelaki itu

Sayupnya benar menyapa
Ada terik yang tertinggal dan jingga mulai bercengkrama
Waktu terus saja merias langit
Sampai ada duka yang terlupa
Lelaki itu tak lagi sendiri
Kata takut pada udara >>...

0

Ibuku sayang

Waktu terus bergulir ibu…
Tapi belum juga engkau memetik hasilnya
Kuncup wangi bungapun belumlah tercium

Apakah aku yang lamban ibu….???
Atau engganka waktu untuk mberikan aku ruang
Atau kurang maksimalka giatku…?! >>...

0

Heningnya Hati

Menatap senja di penghujung sore
Dikala suasana hati yang sunyi menyepi
Aku hanya seorang diri
Merenung dengan separuh memori
Burung-burung datang
Menghampiri pepohonan yang rindang
Daun kering mulai jatuh
Bagai >>...

6

Bait Terpahit

Hunus saja sajak yang tersarung kelu di lidahmu.

Untuk coba congkel apa yang terselip diantara bait terpahit.

Setelah lama kau cari dengan matamu yang menyipit.

Sisakan walau sedikit. Kelak, juga akan terasa legit. >>...

0

Selamat Bermimpi Kawan

Masih ingatkah kau pada meja yang kerap kita hadapi itu? Permukaanya sebiru lagu. kaki-kakinya sekukuh kesepakatan tanpa ucap dan ragu. Sementara pada kolongnya, ransel-ransel kita berjejalan menunggu.

Ingatkah kau berapa >>...

10

Cintaku bernama Nastri

Oohh, cintaku Nastriii,,
Ketika hati ini kau curiii,,
Oleh senyummu berserii,,
Sulit raga ini menghindarii,,
Meskipun jarak seujung jarii,,
Hanya terpakuku seorang dirii,,
Sulit ku untuk berusaha berlariii,,
Mengerang sakit >>...

5

Ambivalen antara Aku, Kamu, Dan Tuhan

Malam ini padikaku untuk Tuhan
Aku ingin bercerita tentang benduan
Sambil memikirkan ketidak mungkinan
Sesuatu yg seharusnya sudah diperkirakan

Mungkinkah ada kanigara untuk kami berdua?
Kami memiliki dama dan sudah >>...

10

Bengah

Menerabas payoda putih
Larik jemari menari keluh
Bagai nabastala tak berarti
Kau tak mau mengambil arti

Seringai kecut aku haturkan
Pada buana menyebalkan
Anggak dimakan sendiri
Bengah, tak tahu diri

0

Bicara Malam

Berbicaralah pada langit nan sunyi,
Tentang hikayat malam kita meritma bingkai puisi,
Dan dengar, tanpa harus kau mengerti..

Berbicaralah pada angin yang menyepi,
Bahwa ada arkib simpati tersimpan dihujung laci,
Dan >>...

0

Hari Terbaik untuk Hujan

Seperti mimpi
Saat rintikmu hinggapi pipi, menerpa pori
Bawa aku dalam sebuah elegi
Cerita tentang aku dan kamu saat menjadi kami

Diksiku mungkin hanya fiksi
Namun rasa di hati
Bergeming, melengking >>...

8

LARA

Gemintang minggu yang beratap cakrawala
Ambuan rindu jelma lara dan sendu
Serta sisa tawamu yang masih terdengar
Entah aku gila atau mati rasa
Berharap dirimu yang dulu selalu ada
Dengarlah…
>...

0