Puisi Pendek - Singkat kumpulan sajak kiriman netizen, update tiap hari.
Anda bisa simak, bacain, voting, komen atau download sebagai gambar story/status. Lihat Daftar Puisi.

Kirim Puisi Sekarang
MENU

Oktober di Bukit

©️ Onsi GN

Pada bukit kami merangkak tanya
Tentang persoalan yang terus mengeras
Melihat tanda sapa menegur
Merenggut setiap tanya

Tanyaku adalah janjiku
Yang kini tertidur melampaui usiamu
Bukan aku menolak janjimu
Tapi getah resah menegur kebosananku

Oktober kembali mengatup
Memungut tanya menanam jawaban
Pada lembar bosan persoalan


https://www.puisipendek.net/oktober-di-bukit
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars
(Belum ada yang menilai)
Loading...

Versi Audio

Belum ada yang membacakan puisi ini, jadilah yang pertama.

Yuk ikut baca puisi ini

Nyalakan mic dibawah untuk mulai membaca puisi ini.

Allow access to your microphone

Click "Allow" in the permission dialog. It usually appears under the address bar in the upper left side of the window. We respect your privacy.

Microphone access error

It seems your microphone is disabled in the browser settings. Please go to your browser settings and enable access to your microphone.

Mulai sekarang

00:00

Canvas not available.

Reset recording

Are you sure you want to start a new recording? Your current recording will be deleted.

Oops, something went wrong

Error occurred during uploading your audio. Please click the Retry button to try again.

Kirim Rekaman ?

Apabila telah sesuai, isi nama dan email. "Send" untuk kirim dan "Reset" untuk memulai yang baru.

Terima kasih

Kiriman kamu akan kami moderasi terlebih dahulu, apabila memenuhi kriteria akan kami publikasikan dihalaman ini

Tentang Penulis

Gambar Puisi Tentang Oktober di Bukit

Contoh Puisi 3 Bait Disini

Puisi sebelumnya berjudul Guratan Di Pelipis Dahimu kiriman Tsania NR.

Guratan Di Pelipis Dahimu

Usiaku telah menginjak status remaja
Ada rasa ingin berkelana
Namun, tak tega ku tinggalkan ibu disana
Dia senandung suka nan duka
Sekalipun ku tahu, ibu pasti berkata
Cita citamu yang >>…

Puisi Kehidupan, Puisi Patah Hati

Selanjutnya Puisi Kehidupan berjudul Empat Musim dari Gilang_Wreda.

Empat Musim

Aku memiliki empat musim, kekasih.
Musim pertama selalu ada hujan yang menemani sepi.
Di musim kedua selalu ada kemarau yang menghapus air mata di lereng pipumu.
Lalu, di musim-musim berikutnya >>…

Terima kasih Gilang_Wreda, Onsi GN, Tsania NR atas kirimannya.

Puisi Putus Cinta

1 comment

  1. onsi gn berkata:

    saya adalah Onsi GN. terima kasih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terkait Gambar Puisi Oktober di Bukit

Kau dan Episode Hidupku
Kau dan Episode Hidupku

Kau mulai terus menyelaminnya
semakin jauh ingin menyentuhnya
Menyentuh setiap episode hidupku
Yang akan membuat resah peran barumu

antara kau dan episode hidupku
telusurilah jalan cerita masa laluku
Temukanlah peranku dan >>…

Tentang Lupa
Tentang Lupa

ajari aku tentang lupa
agar aku bisa mencari bahagia
karna ingat akan luka
membuatku semakin tak berdaya

ajari aku tentang lupa
agar aku bisa belajar dewasa
dengan semua rasa kecewa yang >>…

Kebenaran cinta
Kebenaran cinta

Putih kulitmu
Wangi harum itu
Membuat semua orang terpanah dan membisu
Rambut panjang dan lurus
Tidak menghalangi wajah cantik mu
Jika benar warna kulit tidak bisa mempersatukan kita
Apakah cinta >>…