Puisi Pendek - Singkat kumpulan sajak kiriman netizen, update tiap hari.
Anda bisa simak, bacain, voting, komen atau download sebagai gambar story/status. Lihat Daftar Puisi.

Kirim Puisi Sekarang
MENU

Nukilan resah

©️ eka tekno

Sabda malam ini sunguh mendayu-dayu,
Sehingga kulit jemariku bergeliak ingin menulis sebuah kata,
Aliran tangan yang mengikut susunan hati,
Tak kala ia mengikut perasaan,

Coretan batinku tak terbendung dengan amarah,
Bergetar tanpa segan,
Fikiran diawang-awang gundah gulana,
Di dalam jurang antara tirisan akar perasaan,

‘Hai sebuah perasaan’ sahut ragaku,
Menanyakan apakah ia baik-baik sahaja,
Namun tanpa kata putus darah yang menbendungnya,
Emosi menjadi-jadi melihat teater sebuah drama sakit hati,

Aku berhenti di perhentian itu,
Lelah tangan ini melakar kata,
Takkan pernah menjadi pemenang juga,
Malahan menjadi sampah di gerombolan.


https://www.puisipendek.net/nukilan-resah
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars
(Belum ada yang menilai)
Loading...

Versi Audio

Belum ada yang membacakan puisi ini, jadilah yang pertama.

Yuk ikut baca puisi ini

Nyalakan mic dibawah untuk mulai membaca puisi ini.

Allow access to your microphone

Click "Allow" in the permission dialog. It usually appears under the address bar in the upper left side of the window. We respect your privacy.

Microphone access error

It seems your microphone is disabled in the browser settings. Please go to your browser settings and enable access to your microphone.

Mulai sekarang

00:00

Canvas not available.

Reset recording

Are you sure you want to start a new recording? Your current recording will be deleted.

Oops, something went wrong

Error occurred during uploading your audio. Please click the Retry button to try again.

Kirim Rekaman ?

Apabila telah sesuai, isi nama dan email. "Send" untuk kirim dan "Reset" untuk memulai yang baru.

Terima kasih

Kiriman kamu akan kami moderasi terlebih dahulu, apabila memenuhi kriteria akan kami publikasikan dihalaman ini

Tentang Penulis

Gambar Puisi Tentang Nukilan resah

Contoh Puisi 4 Bait Disini

Puisi sebelumnya berjudul Tanpa Judul kiriman Legiman Partowiryo.

Di halaman rumah yang mirip katedral itu aku membaca buku puisi, tapi yang kutemukan adalah kota-kota yang berarak di kepalaku dan saling bertolak belakang dengan awan yang ku anggap untuk >>…

Puisi Patah Hati, Puisi Sedih

Selanjutnya Puisi Patah Hati berjudul Sonata Kehidupan Manusia dari Stefanus Renaldi.

Ketika AKU bertanya
Apakah itu kebaikan?
Ketika AKU bertanya
Apakah itu kejahatan?
Ketika aku bertanya lagi
Apakah itu kehidupan sebenarnya?

Seperti sebuah sungai yang mengalir
Empat ratus empat puluh hertz merupakan >>…

Terima kasih Stefanus Renaldi, eka tekno, Legiman Partowiryo atas kirimannya.

Puisi Putus Cinta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terkait Gambar Puisi Nukilan resah

Dan Inilah Keindahan Itu

Hingga pada akhirnya aku harus puas pada kekalahan yang tak pernah aku inginkan. dulu ia yang sempat ku bahagiakan dengan segala kekuranganku telah menyeberang melalui ceruk paling dalam sebagai pengorbanannya >>…

Rasaku

Bergetar hati di relung yang paling sunyi,
Mengingat smua kejadian yang kita lewatkan.
Mungkin mulai detik ini,
Aku merasa aku sangat menyayangimu.

Semesta mendengar,
Angin mnjadi saksi,
Dan hatipun mengetahui hal >>…

Putri Purnama

Taukah kamu lamanya kumenunggu,
Suburnya mimpi ditanah haru,
Dengan terang cinta dipadang savana,
Cahaya temaram darimu putri purnama.

Adakah rasa jemu ku menanti,
Dari luar biasanya saling menyayangi.
Putri purnama telah >>…