karya puisi pendek

Menunggumu Oleh Amatulloh Fa

A

Menunggumu

© Amatulloh Fa

Bersama langit mendung aku bersua
Menanti lembar aksara darinya
Tinta-tinta rasaku pun sudah kering
Jari jemariku pun sudah lelah
Menulis lembar aksara asmara
Lembar aksara asmara yang tak pernah berbalas
Mungkin lembar surat ku hanya sampai diudara
Disapu angin sepoi-sepoi
Atau mungkin hancur dihantam hujan
Mungkin juga surat ku terselip di bebatuan
Kuharap rinduku tersampaikan padanya
Meski hanya sebersit bisik ditelinga
Cukup membuatku bersyukur kepada-Nya
Pemilik hati
Pemilik semesta
Pemilik relung jiwa
Pelangiku, kemarilah
Aku masih disini
Menunggumu bersama rasa yang masih sama
Aku masih disini
Menunggumu bersama rindu
Aku masih disini
Menunggu hadirmu setiap harinya
Setiap detik yang kupunya
Setiap malamnya tanganku
Menengadah ke angkasa
Meminta kepada-Nya
Meminta ridha-Nya
Aku berdoa supaya dipertemukan
Denganmu
Suatu saat nanti
Lewat skenario terindah-Nya
Insya Allah


Berapa nilai untuk puisi ini ?

Beri nilai dengan tap jumlah bintang dibawah ini. Dari kiri ke kanan 1 sampai 10

Average rating 9.3 / 10. Vote count: 157

Belum ada yang memberi nilai, jadilah yang pertama!

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *