Puisi Pendek - Singkat kumpulan sajak kiriman netizen, update tiap hari.
Anda bisa simak, bacain, voting, komen atau download sebagai gambar story/status. Lihat Daftar Puisi.

Kirim Puisi Sekarang
MENU

Menapak Jejak Sang Nabi

©️ PencilSpirit

Malam ini tak sunyi,
Takbir menggiring gelapnya hati,
Kami yang ringkih memanggilMu ya ilahi,
Dekatlah dihati kami wahai yang mempunyai arsy,

Allahu Akbar,
Allahu Akbar,
Allahu Akbar,
Lhaaailahailallahu Allahu Akbar,
Allaaahu Akbar walillaaa ilham,

Merasakan airmata Ibrahim memegang belati,
Meresapi debar jantung Ismail serahkan diri,
UntukMu yaaaa Illahi Rabbi.

Esok hari penuh keberserahan diri,
Menapak kembali jejak Sang Nabi.

By. Pencilspirit
Di H28c, midnight, 14 oct 2013


https://www.puisipendek.net/menapak-jejak-sang-nabi
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars
(Belum ada yang menilai)
Loading...

Versi Audio

Belum ada yang membacakan puisi ini, jadilah yang pertama.

Yuk ikut baca puisi ini

Nyalakan mic dibawah untuk mulai membaca puisi ini.

Allow access to your microphone

Click "Allow" in the permission dialog. It usually appears under the address bar in the upper left side of the window. We respect your privacy.

Microphone access error

It seems your microphone is disabled in the browser settings. Please go to your browser settings and enable access to your microphone.

Mulai sekarang

00:00

Canvas not available.

Reset recording

Are you sure you want to start a new recording? Your current recording will be deleted.

Oops, something went wrong

Error occurred during uploading your audio. Please click the Retry button to try again.

Kirim Rekaman ?

Apabila telah sesuai, isi nama dan email. "Send" untuk kirim dan "Reset" untuk memulai yang baru.

Terima kasih

Kiriman kamu akan kami moderasi terlebih dahulu, apabila memenuhi kriteria akan kami publikasikan dihalaman ini

Tentang Penulis

Gambar Puisi Tentang Menapak Jejak Sang Nabi

Contoh Puisi 5 Bait Disini

Puisi sebelumnya berjudul Minggu pagi kiriman PencilSpirit.

Minggu pagi

Kapan kali terakhir kita merasakan mata yang memandangi sibuknya burung gereja,
hinggap diantara ruas pohon muda,
tarikan nafas lega sedalam dalamnya,
tak mendengar bunyi klakson dan getar motor menyala,
hanya >>…

Puisi Islami, Puisi Kehidupan

Selanjutnya Puisi Islami berjudul Bidadari Surga dari PencilSpirit.

Bidadari Surga

Adalah kamu bunyi bait-baitku,
Kamulah warna syairku,
Ruh semua puisiku,
Piranti inspirasiku,

Kaulah kesadaran limpahan karunia Allah padaku,
Tiupan iman makin kencang menerpa kalbu,
Hadirmu sulut tekad dunia akhiratku,
Bidadari surgaku.

By. >>…

Terima kasih PencilSpirit, PencilSpirit, PencilSpirit atas kirimannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terkait Gambar Puisi Menapak Jejak Sang Nabi

Sistem kehidupan
Sistem kehidupan

Berjuang dalam hidup
Hadapi setiap cobaan
Terus melangkah setiap hari
Demi sesuap nasi
Tanpa tau jati diri

Bangsa sudah merdeka
Berhak menentukan pilihan
Bukan larut dalam sistem kedzaliman

Harga-harga selalu meroket naik
>…

Doa
Doa

Ada hati merindu
Disaat semua mata terpejam
Ada tangis yang merintih
Dikesunyuian malam

Suaranya lirih,
Namun menggema di angkasa
Tersirat makna di lantunan ayat-Nya
Terucapkan nama disetiap doa.

Yogyakarta, 19 Juni >>…

Masa Yang Ditetapkan
Masa Yang Ditetapkan

Masa seolah-oleh telah berakhir,
Aku tahu akhirnya,
Aku duduk pada masa yang telah dilalui,
Melaluinya dengan merindui masa yang dah berlalu,
Untuk menghargainya berjumpa dengan orang yang paling aku sayang,
>…