Puisi

Untuk melihat gambar, silahkan pilih judul Puisi Puisi Romantis dibawah.

Kirim Puisi Sekarang
Menu

Kumpulan Puisi Karya Puisi Romantis ~ 500+ Contoh Puisi Bergambar

Aku Terlalu Rindu

Pada saat nya datang,
Aku akan meningggalkan segalanya,
Mana mungkin untuk aku menolak takdir yang menjumputku,
Roh aku terlalu merindukan pemiliknya,
Hentikan segala kegilaan hidup ini,
Terima kasih untuk segala kesakitan,
Cinta Kau terlalu besar,
Aku bahagia dalam tangisan sakitnya dunia ini,
Buat aku sedar akan rahmatMu.

~ 5.1 ~

Bagian terindah

Jika waktu dapat mundur beberapa tahun lama ny
Mau kah kau menjadi bagian terindah di dalam hidup ku
Jika waktu dapat maju dn menjawab setiap do’a ku
Sudih kah kau menjadi separuh jiwa ku dan hidup bersamaku
Melewati keras ny hidup
Dan kejam ny dunia

~ 3.5 ~

Kala Bumi Terguyur Hujan

KALA BUMI TERGUYUR HUJAN

Kita bertemu kala bumi terguyur
hujan dan kita berbagi payung
menuju masing peraduan sambil kenalan.

Kita berbagi kisah sembari bumi terguyur
hujan dan senyuman kita saling bertatapan.
Kita berdua sedang kasmaran.

Kita berjanji kala bumi mendung menunggu hujan.
Kataku adalah katamu dan kata-kata kita
berjalan seiringan.

Kita becumbu tak peduli bumi berlumur hujan
Seolah kita >>...

~ 0 ~

menerkam asa

Aku rela…
Jika harus memandangimu walau tak sedikitpun tersudut senyum di bibirmu.
Aku sanggup..
Jika harus berkali-kali di tampar oleh kata-kata mu yang tak pernah mau menerimaku..
Aku terima..
Jika kau terus-menerus menyuruh ku untuk pergi tinggalkan mu dan jangan pernah kembali.. katamu!

~ 1 ~

Biar Tuhan saja yang tahu

Engkau memang bukanlah mentari, tapi kau mampu menghangatkan hari…
Laksana bulan purnama di malam hari, engkau mampu menerangi masa lalu kelam…
Engkau bagaikan hujan yang mampu membasahi ketandusan hati…
Bagai debur ombak jantung ini ketika berada di dekatmu…
Andai saja engkau tahu, hati ini ingin memiliki…
Namun bibir ini terasa kaku untuk menyampaikan kata…
Biar >>...

~ 1 ~

Kerinduan

Aku titipkan rinduku kepada angin yang berhembus
Yang berlahan menyelusuri malam yang syahdu
Dan ku berharap kau merasakan rinduku

~ 0 ~

Kebenaran cinta

Putih kulitmu
Wangi harum itu
Membuat semua orang terpanah dan membisu
Rambut panjang dan lurus
Tidak menghalangi wajah cantik mu
Jika benar warna kulit tidak bisa mempersatukan kita
Apakah cinta bisa menghapus itu

~ 0 ~

puisi hati

mencintamu….
itu keinginanku……
memilikimu…..
itu tujuanku……
bersamamu…
itu anugerah,
yang terindah dalam
hidupku.

~ 0 ~

Cincin Sempurna

Jangan minta ku ikat hatimu dengan benda
Karena ku ingin mengikatnya dengan cinta
Cincin itu memang menawan
Tapi cintaku lebih mendalam
Akan kuganti hikayat cintaku dengan umpama
Karena cintaku..
Jauh lebih sempurna

~ 0 ~

Senyum Kembali Bidadari

Bidadariku kini tersenyum lagi
Bulan purnamaku kini merona kembali
Andai ku punya kuasa waktu
Akan ku biarkan waktu menjadi beku
Wahai bidadari berwajah jelita
Tetaplah kau tebar wangi cinta
Jangan biarkan malammu pergi
Karena pesona bulan purnamamu
Akan selalu ku nikmati

~ 0 ~

Wulandari

Ini tentang aku yang berusaha bertahan
Saat kabar itu menghujam kepastian
Apa yang harus aku lakukan?
Saat bidadariku terbang dengan seseorang
Tapi tidak,Peri cintaku tak mungkin hilang
Karena wanginya kan slalu ku pegang
Tak peduli langit berguncang
Wulandari..
Ku mohon padamu
Jangan buatku merasa terbuang

~ 0 ~

Terima Kasih Wulandari

Aku takut menyayangimu
Tapi aku sayang
Aku takut jatuh cinta padamu
Tapi aku makin cinta
Kini ku takut kehilanganmu
Tapi kau tak hilang
Terima kasih bidadari
Terima kasih wulandari

~ 0 ~

Seindah-indahnya Keindahan

Keindahan ini sedang indah-indahnya
Membuatku bertanya-tanya..
Apakah ini nyata..
Atau hanya halusinasi mata..
Yang ku mampu lakukan hanya berdo’a..
Agar Tuhan..
Selalu menjaga aku dan rasa..
Kamu dan cinta..
Menjaga romansa..
Milik kita..

~ 0 ~

Jalan Berliku

Kau dan aku menyusuri jalan berliku..
Kerikil tajam sakiti kedua kaki ku..
Angin dingin menusuk tubuhmu..
Akankah kita berhenti sampai disini..
Ataukah kita saling melengkapi..
Dimana aku ciptakan kehangatan api..
Dan kau menyemat kain menjadi alas kaki

~ 0 ~

Depaan payung

Kedua tangan erat mendepakan payung meneduhkan kita dari hujan,
Engkau membiarkan kekosongan memenuhi tapak tanganku,
Lantas aku sedar bahawa kau ada sesuatu untuk memaut,
Tapi aku,
Hilang tempat untuk berpaut

~ 0 ~

Aku Bukan Permata

Tidak sesekali aku samakan diriku dengan permata,
Yang harus dijulang dan diangungkan,
Hidupku terlalu merendahkan diri,
Tetapi tetap melindungi saat kehinaan menimpa diri,
Tidak ku katakan aku seorang ahli ibadah yang suci,
Apatah lagi kekasih Ilahi,
Cuma itu angganku menjadi insan yang dicintai,
Tidak layak untuk aku meminta,
Cuma aku terlalu lemah untuk berdiri sendiri,
>...

~ 0 ~

This I Promise You…

Hey Kamu…

Ku kan selalu ada untukmu, di kala sukamu terlebih dukamu
Ku kan jadi penghibur di kala sedihmu

Ku kan jadi penguat di kala lemahmu
Ku kan jadi pengingat di kala tiba salah arahmu

Ku kan jadi teman tertawa dan tersenyum di setiap waktumu
Ku kan jadi pendengarmu, tempat kau berbagi cerita hidupmu

Ku kan jadi sahabat sejatimu, >>...

~ 4.6 ~

Cinta Yang Tertempuh

Waktu kecil aku sering bermimpi,
Bersanding dengan titisan dewi atau seorang putri,
Bahkan kuyakin seseorang tercipta dari tulang rusuk sebelah kiri,
Bagian yang hilang dan akan kutemukan nanti.

Namun sayangnya hidup bukanlah dongeng peri,
Tak pernah terwujud hanya dengan imajinasi,
Sosok yang hanya sebatas ruang persepsi,
Cinta yang melambung sendiri lantas jatuh dan patah lagi.

Tapi…
Perjalanan >>...

~ 0 ~

Aku Harus

Untuk bisa menginjakkan kaki ke bulan,
Aku harus jadi astronot
Untuk bisa mengeliling dunia,
aku harus jadi pilot
untuk menjadi orng sukses,
aku harus jadi orang yang rajin
Namun untuk mendapatkan mu,
aku harus jadi diriku sendiri
-Follow IG yudha_0125

~ 0 ~

Cinta dari Elektron

Bukan jari-jari yang mempengaruhi
Manis Stevia yang tidak berbahaya adalah senyumnya
Radiasi sinar yang tidak berbahaya adalah senyumnya
Pada momen itu, aku

Bukan jari-jari yang mempengaruhi
Kau menarikku sangat kuat
Proton didepanku tak menjerat
Aku sang elektron terluar
Perlahan mendekat
Memilihmu menjadi ikatanku

~ 0 ~