Puisi Puisi Kontemporer kumpulan sajak kiriman netizen, update tiap hari.
Anda bisa simak, bacain, voting, komen atau download sebagai gambar story/status. Lihat Daftar Puisi.

Kirim Puisi Sekarang
MENU

Kumpulan Puisi Kontemporer ~ 500+ Contoh Puisi Bergambar ~ Laman 10 dari 10 (page 10)

Beli pulsa, cek kuota berjalan, lihat riwayat pembelian pulsa Telkomsel kini tinggal tanya Veronika asisten virtual kemudian ikuti cara akses melalui facebook, whatsapp, telegram, line kamu.

Drakula dan Kelelawar Berdasi

Kalau saja Bram Stoker orang Indonesia di jaman kini
inspirasi drakula adalah mereka para kelelawar berdasi
menghisap darah sesama
menyedot kering harga diri keluarga

Bagaimanapun juga mereka makhluk nokturnal bertopeng sahaja
>...

0

Sudut Pandang

Kita lahir dari rahim yang sama
Membuka mata di saat berbeda
Aku menolongnya kau mencacinya
Tapi kau yang jeli dan aku tertipu belaka

Ini hanya masalah sudut pandang
Menganggap kaya berlebihan >>...

6

Ada Kamu dan Kebebaskardusan

: Syailendra

Aku hidup di jaman kardus. Jaman sekarang, milik semua orang. Di jaman semua orang ini, para pemimpin terbuat dari plastik, figur panutan bertubuh karet, penegak keadilan adalah besi kokoh >>...

0

Rasa

Lantas, biarlah sementara begini
Tepatnya kan kubiarkan seperti ini
Mungkin hati ini perlu waktu tuk menghapusnya

Karena sesungguhnya aku telah terbiasa oleh keberadaanmu
Dan sesungguhnya ada rindu yang mulai tertata
Karenamupun, >>...

0

Isyarat Yang Entah

Pada undakan anak tangga kelima
Seorang perindu duduk menatap awan senja
Ia tabah menunggu isyarat yang entah

Tapi kau salah puan…

Jika menganggapku setabah itu
Justru karena tak sanggup menahan rindu
Aku >>...

0

Minggu pagi

Kapan kali terakhir kita merasakan mata yang memandangi sibuknya burung gereja,
hinggap diantara ruas pohon muda,
tarikan nafas lega sedalam dalamnya,
tak mendengar bunyi klakson dan getar motor menyala,
hanya >>...

1

Dalam diam

Bagaimana mungkin kuselesaikan lukisan indah tentang kemilau Senja,
Jika hingga kini kau masih mewarnai hati ini dengan sejuta tanya…

Hujan yang hendak berjatuhan saja selalu memberi kabar lewat mendungnya, bagaimana denganmu >>...

0

Sesalkah ini

Pengecut !!!
Ujarku dalam hati…
Karena aku berani mencintai tapi begitu takut akan kehilangan…

Dan sekarang musim makin susah untuk dieja,
Seperti rindu yang terkadang jenuh lantas diam” meraja…

Dan sepasang sepatu >>...

0