Puisi Puisi Kontemporer kumpulan sajak kiriman netizen, update tiap hari.
Anda bisa simak, bacain, voting, komen atau download sebagai gambar story/status.

Kirim Puisi Sekarang
MENU

Kumpulan Puisi Kontemporer ~ 500+ Contoh Puisi Bergambar

Puisi kontemporer selalu unik, bahkan ada yang bisa dikatakan jauh dari tren yang sudah atau sedang ada. Kumpulan Puisi Kontemporer ~ 500+ Contoh Puisi Bergambar Ini ada sisi kontemporer yang tak harus mengikuti pakem atau format yang ada.

Puisi Puisi Kontemporer Bergambar

Puisi Puisi Kontemporer

Puisi Puisi Kontemporer bergambar diatas berjudul Telah Renggut karya Nurhasesi

Contoh puisi kontemporer dapat kita lihat dalam puisi-puisi karya taufik ismail atau simak karya-karya berikut. Ada yang nyeleneh, ada yang tak beraturan. Namun apabila kekontemporeran puisi mempunyai banyak sekali pengguna.

Maka akan menjadi kategori puisi yang baru, seperti contoh puisi yang menggunakan gaya pengetikan. Huruf-huruf yang diubah-ubah misal menulis kata kontemporer seperti ini “k o n t e m p o r e r” atau menjadi “kontem-porer”.

Gaya puisi dengan ciri seperti ini sekarang sudah tidak menjadi sesuatu yang unik, namun menjadi gaya penulisan puisi tipografi.

Telah Renggut

Masa pertama kali
Hebat dirobek murni
Tumpah darah negeri
Fase saat diuji
Pudar?Tak akan terjadi
Biar merebak biak meniti
Tetap nyala kobaran api
Semangat!!!Empat puluh lima
Dirgahayu Indonesia
Lekas sembuh >>...

0

Pak Guru

Pak
walaupun kata katamu kasar
ku tau kau berhati besar

pak…
Aku janji padamu
peluh keringatmu
akan ku balas dengan semangatku

air matamu
akan kubayar dengan prestasiku
tak berani ku >>...

0

Tak Kasat Mata

Bukan kita yang buta

Mereka memang tak kasat mata

Mengusik riuh dunia

Merampas damai jiwa

Mereka musuh tak bersenjata

Menyebar menduduki jagad raya

Bukan lemah jikalau mendekam

Yang lengah yang diterkam

Dunia sudah kehilangan gemerlapnya

Pergilah tanpa mengenal kembali

Biarkan >>...

10

Bersumpah ku cintaimu

Aku mampu bernarasi
Aku mampu berimaji
Aku juga mampu berpuisi
Menuangkan segala kata hati
Padamu aku mencintai

Luasnya benua, tak seluas harapanku
Indahnya senja sama indahnya dengan puisiku
Aku lumpuh jika >>...

0

Iklim Jiwa

Dua musimku hanyalah sepi,
Hujan yang membasahi hati dan
Panas yang mengeringkan tangis

10

ibu

ibu
dadaku sesak
rindu ini menghujam hati
air mata terus berderai
aku hanya ingin bertemu
memelukmu sepajang waktu

ibu
hadir mu selalu ku nanti
meskipun lewat mimpi
aku hanya ingin bercerita
>...

7

Sesal yang indah

Bukanlah tiada perasaan malu yang hadir
Tiada pula rasa kesal dan sesal
Karena semua hadir tanpa kehendak yang disengaja

Namun,
Jika semua harus berakhir
Janganlah berakhir dengan pualam tak bergeming…

Sebenarnya tiada >>...

0

Kemustahilan Itu Kamu

Aku adalah detak detik jam yang semakin
bertambah nilainya dan kembali lagi ke satu
lalu dua dan berlanjut,

Dan engkau adalah angka fana tiga belas
yang tak kunjung ada dalam perjalananku,
>...

10

Rindu mulai berkata

senja menghipnotis mata melemahkan hati pada denting yang miris melawan sunyi
pada ladang yang mengakar menyelumit ilalang
dari petang ke petang, cahaya senja semakin menjadi-jadi
lalu ku cari dirimu
suatu >>...

8

Segenang Petang

matahari melorot sepinggang bukit
dan hujan jingga yang tiada habisnya mengguyur
menggelar banjir di sepanjang aspal selurus rumahmu
asap rokokkku asyik berenang renang
sedang aku tenggelam muram
kulirik spion motor >>...

0

Teman Khayalan

Banyak waktu yang telah ku lalui
Dalam sebuah ruang yang tak pernah terkunci
Aku… selalu sendiri disini
Bersama kertas dan pena yang menemani

Kehadiranmu menyejukkan hati
Melengkapi ruangan ini yang tak >>...

2

Antara wabah dan Rindu

Ini hanya sementara,
Kupikir begitu.
Namun ternyata,
Isyarat rindu berbeda.

1 hari bagaikan 1 pekan,
1 bulan bagaikan 1 tahun.
Sampai kapan wabah ini akan berakhir,
Hingga Memisahkan kita begitu >>...

0

Kerinduan sang Buana

Jika tuhan menciptakanmu
Mungkin ini surat dari tuhan
Atas ulah para penghuni buana
Yang selalu tamak

Rasanya buana ini ingin menangis
Buana ini merasa kesepian
Bahkan masjid di buana ini menangis
>...

0

Ruang rindu

rinduu…
sejak rintik merapat tangis kemarau
serupa ngerimis ujung matamu
mengintip asa sekedar berharap
semoga esok masih bersemi

kala rindu menyala kembali
sepi permainkan warna
menggoyak kesucian yang terluka
di bujung >>...

0

Aku

Aku suka syair
Namun membuatnya aku tak mahir
Aku mengagumi sajak
Namun membuatnya tak sedikit yang rusak
Aku menyayangi kamu
Namun membuatmu mencintaiku,lebih sulit daripada itu.

0

Rindu

Aku bagaikan bulan yang merindukan surya
Dekat tetapi sulit untuk berjumpa
Terhalang dengan awan-awan
Awan hitam yang mengepa di mana-mana

Ingin aku menemui
Tapi aku takut engkau akan hilang
Hilang tanpa >>...

0

Fajar, senja dan malam

Senja menghilang,
Melebur luka yang amat panjang.
Bak genangan,
Kau meninggalkan sejuta angan.
Melebur fajar,
Dan kau gantikan gelapnya malam.
Suram,
Namun tiada ku berkutik.
Ini takdir,tak pantas bila ku >>...

8

Teruntuk kamu

Teruntuk kamu,
Kasih yang pernah berjarak karena waktu
Pernah memulai,jua pernah mengakhiri
Meniadakan diri dari lain hati
Teruntuk kamu,
Kisah yang pernah hadir
Memasuki lubukku tanpa permisi
Meninggalkanku tanpa kata >>...

10

Pahlawan Pasien Corona

Terimakasih pahlawan tanpa takut
Kau bertaruh melawan maut
Tetap siaga pantang berlutut
Berperang tiada takut
Untuk mereka yang ingin direnggut
Tanpa menuntut
Kau tolong semua yang mulai redup
Agar kembali >>...

8

Pengorbananmu

Fajar menyingsing
Pagi menyapa
Seulas senyum kala tugas terlaksana
Tak kenal lelah meski penat menerpa

Tekadmu tak berujung
Sampai kini tetap berjuang
Demi kami, waktu kau korbankan
Kesembuhan kami, kau utamakan

Tiada >>...

0