Puisi Pendek - Singkat kumpulan sajak kiriman netizen, update tiap hari.
Anda bisa simak, bacain, voting, komen atau download sebagai gambar story/status. Lihat Daftar Puisi.

Kirim Puisi Sekarang
MENU

KOTARAYA KESIBUKAN

©️ Zainab Baudin

kotaraya yang tak pernah malap,
sedangkan rimba malam tiada cahaya,
dimana kamu tersesat pada jalan asing,
mungkinkah kau ditarik pada arus angin membisik jiwa nafsumu,
pada tiang pasak yang tidak ampuh,
digoncang pada bicara yang mengasyikkan,
maqam yang dihancur,
pada telinga dan ain tanpa ditepis hujan najis,
membusuk,
fikiran berbolak tanpa akal waras,
terjerumus pada jalan seakan benar,
fatamorgana dusta,
hingga kini masih memburu,
kebenaran dalam kesesatan.


https://www.puisipendek.net/kotaraya-kesibukan
Nilai
6
1 Penilai
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars
(1 votes, average: 6,00 out of 10)
Loading...

Versi Audio

Belum ada yang membacakan puisi ini, jadilah yang pertama.

Yuk ikut baca puisi ini

Nyalakan mic dibawah untuk mulai membaca puisi ini.

Allow access to your microphone

Click "Allow" in the permission dialog. It usually appears under the address bar in the upper left side of the window. We respect your privacy.

Microphone access error

It seems your microphone is disabled in the browser settings. Please go to your browser settings and enable access to your microphone.

Mulai sekarang

00:00

Canvas not available.

Reset recording

Are you sure you want to start a new recording? Your current recording will be deleted.

Oops, something went wrong

Error occurred during uploading your audio. Please click the Retry button to try again.

Kirim Rekaman ?

Apabila telah sesuai, isi nama dan email. "Send" untuk kirim dan "Reset" untuk memulai yang baru.

Terima kasih

Kiriman kamu akan kami moderasi terlebih dahulu, apabila memenuhi kriteria akan kami publikasikan dihalaman ini
Gambar Puisi Tentang KOTARAYA KESIBUKAN

Contoh Puisi 1 Bait Disini

Puisi sebelumnya berjudul MUDA YANG BERCAHAYA kiriman Zainab Baudin.

MUDA YANG BERCAHAYA

Permulaan segala umur,
Aku petik bunyi gitar,
Usia bagaikan kembali belasan tahun,
Perumpaannya seperti bagaimana kau melihat langit pagi,
Hirup udara segar dalam-dalam,
Hayati irama dan melodi,
Kau senyum pada >>…

Puisi Kehidupan

Selanjutnya Puisi Kehidupan berjudul HAI KAU YANG DAHULU dari Zainab Baudin .

HAI KAU YANG DAHULU

Kalau kau katakan kita pernah bertemu,
Aku katakan ya,
Tapi aku kenali kau yang dahulu bukan yang sekarang,
Sekarang yang menjadi begitu asing,
Kita telah terpisah daripada penjara kesibukan masing-masing,
>…

Terima kasih Zainab Baudin , Zainab Baudin , Zainab Baudin atas kirimannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terkait Gambar Puisi KOTARAYA KESIBUKAN

Menjadi Gila
Menjadi Gila

Jangan kau tanya tanah airku, karena telah ku letakkan di hadapanmu..
jangan kau tanya namaku, karena aku telah lupa sejak mencintaimu.
Aku mencintaimu..
maka berapa banyak harus kuhabiskan umurku agar >>…

Nyata dalam maya
Nyata dalam maya

Nampaknya semesta mendukung
Malam mulai meniupkan angin sejuknya
Dan bintang mulai berpapasan di jalan angkasa
Hawa sejuk menari manja
Menarik ku tuk singgah sementara
Dalam dunia yang tak nyata, namun >>…

Kita
Kita

Senja masih tetap sama
Sama indahnya denganmu
Hati yang kian meronta
Menjerit merindukanmu

Entahlah
Rindu ini kian memburuk
Menyatu dalam kegelapan malam
Menutup jiwa yang rentan
Ku sendiri dalam bayang