Puisi Pendek - Singkat kumpulan sajak kiriman netizen, update tiap hari.
Anda bisa simak, bacain, voting, komen atau download sebagai gambar story/status. Lihat Daftar Puisi.

Kirim Puisi Sekarang
MENU

Kepada Bunda (di Surga)

©️ anonym

apa kabar, ibu?

semalam kau menjengukku dalam rintih hujan
serupa hatiku yang tak kalah pilu
dengan senyuman paling menawan yang pernah kau tawarkan

betapa seringkali aku mengalami percobaan, Ibu
dan engkau selalu datang dengan ikhlas
bersama kehangatan yang tiada pernah terpangkas

ingin menangis aku, Ibu
di pangkuanmu aku ingin tumpahkan duka
dan kau selalu hadir membasuh laraku
dengan airmata yang tak pernah bosan mengalir di pipimu
untukku, putramu yang tak pernah lagi ingat pusaramu

aku ingin mengahadapmu, Ibu
bagai Bhisma yang terajam anak panah Arjuna
dengan seluruh ketakberdayaanku
dengan seluruh lelahku tanpamu di sampingku

namun kau tahan bibir ini dengan lentik jemarimu
kau usap dahi ini yang berpeluh darah
dan kau berkata, belum saatnya

kapan tiba saatnya, Ibu?
aku ingin menemanimu dan tunaikan kewajibanku terhadapmu
yang dulu tertahan keadaan
yang dulu musti tak kuhiraukan seruan sucimu
duhai, Ibu.


https://www.puisipendek.net/kepada-bunda-di-surga
Nilai
9
1 Penilai
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars
(1 votes, average: 9,00 out of 10)
Loading...

Versi Audio

Yuk ikut baca puisi ini

Nyalakan mic dibawah untuk mulai membaca puisi ini.

Allow access to your microphone

Click "Allow" in the permission dialog. It usually appears under the address bar in the upper left side of the window. We respect your privacy.

Microphone access error

It seems your microphone is disabled in the browser settings. Please go to your browser settings and enable access to your microphone.

Mulai sekarang

00:00

Canvas not available.

Reset recording

Are you sure you want to start a new recording? Your current recording will be deleted.

Oops, something went wrong

Error occurred during uploading your audio. Please click the Retry button to try again.

Kirim Rekaman ?

Apabila telah sesuai, isi nama dan email. "Send" untuk kirim dan "Reset" untuk memulai yang baru.

Terima kasih

Kiriman kamu akan kami moderasi terlebih dahulu, apabila memenuhi kriteria akan kami publikasikan dihalaman ini

Tentang Penulis

Gambar Puisi Tentang Kepada Bunda (di Surga)

Contoh Puisi 7 Bait Disini

Puisi sebelumnya berjudul Judulku kiriman anonym.

Judulku

Judulku

Hingga sore ini aku tak tahu judulnya,,
Judul dalam hidup ini,,
Apakah aku seorang yang hebat,,
Ataukah seorang yang biasa saja,,
Atau bahkan seorang pecundang,,
Sungguh membuatku khawatir,,
Lalu bagaimana,,
>…

Puisi Ibu

Selanjutnya Puisi Ibu berjudul Sang Dewi dari anonym.

Sang Dewi

Sang Dewi

Hingga saat ini perasaanku tak pasti,,
Sungguh bimbang,,
Sungguh gamang,,
Saat perahu itu berlayar,,
Saat ikan itu terapung mencari makan,,
Mungkin aku seperti itu,,
Bingung,,, entah kemana,,
Dapat atau tidak,,
>…

Terima kasih anonym, anonym, anonym atas kirimannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terkait Gambar Puisi Kepada Bunda (di Surga)

Ibu Matahariku

ibu…
tanpa mu,aku tidak bisa lahir..
tanpa mu,aku tidak bisa melihat dunia ini
dan tanpa mu,aku tidak bisa sebesar dan sekuat ini

ibu…
kau malaikatku…
kau pahlawanku
dan kau matahariku

ibu…
aku >>…

Terimakasih bunda

(Terimakasih Bunda)

Saya sangat senang dan gembira
Karena entah mengapa
Walau banyak sekali wanita diluar sana
Tapi hanya kau yang tulus cinta pada saya

Sungguh saya sangat cinta
Tolong jangan pernah pergi >>…

Di Dekat Tanjung, Ibu Berdoa

wajahmu seluas tanjung
ketika langit dan tanganmu terkhatub sujud
mendoakan jarak yang membentang

bumi seperti perutmu yang lapar
meminta anak baru
agar kau tidak kesepian menemani laut
sebab anak kandungmu >>…