Puisi Pendek - Singkat kumpulan sajak kiriman netizen, update tiap hari.
Anda bisa simak, bacain, voting, komen atau download sebagai gambar story/status. Lihat Daftar Puisi.

Kirim Puisi Sekarang
MENU

Kembalilah

©️ Legiman Partowiryo

siang ini kata-kata yang mulai lelah
rebah di kepalaku
saat bayanganmu yang dulu sempat memelukku
kembali mewujud ditemani tangis airmata waktu

lihatlah air telaga yang mulai mengental
dan puisi yang akan kembali tanggal
tertebas tajam ujung pena yang saling melukai
begitu perih, begitu pedih
menjadi pejuang yang kian sulit tertaklukkan

adakah satu senja saja
bersedia menjadi tenda
untuk kita menjadi senyawa
dan berjalan meski begitu pelan
dan tak akan lagi ada jeda.


https://www.puisipendek.net/kembalilah
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars
(Belum ada yang menilai)
Loading...

Versi Audio

Belum ada yang membacakan puisi ini, jadilah yang pertama.

Yuk ikut baca puisi ini

Nyalakan mic dibawah untuk mulai membaca puisi ini.

Allow access to your microphone

Click "Allow" in the permission dialog. It usually appears under the address bar in the upper left side of the window. We respect your privacy.

Microphone access error

It seems your microphone is disabled in the browser settings. Please go to your browser settings and enable access to your microphone.

Mulai sekarang

00:00

Canvas not available.

Reset recording

Are you sure you want to start a new recording? Your current recording will be deleted.

Oops, something went wrong

Error occurred during uploading your audio. Please click the Retry button to try again.

Kirim Rekaman ?

Apabila telah sesuai, isi nama dan email. "Send" untuk kirim dan "Reset" untuk memulai yang baru.

Terima kasih

Kiriman kamu akan kami moderasi terlebih dahulu, apabila memenuhi kriteria akan kami publikasikan dihalaman ini

Tentang Penulis

Gambar Puisi Tentang Kembalilah

Contoh Puisi 3 Bait Disini

Puisi sebelumnya berjudul Sebuah Permohonan kiriman Legiman Partowiryo.

Sebuah Permohonan

memujimu adalah matahari yang tak lekang oleh malam, tidak pula sinarnya berkabut awan mendung dimana burung-burung prenjak selalu berlayar di birunya langit dengan sayap-sayap mungilnya.

jangan biarkan tanggal, sayang. aku butuh >>…

Puisi Rindu

Selanjutnya Puisi Rindu berjudul Tanpa Tanda Tanya dari Legiman Partowiryo.

Tanpa Tanda Tanya

adakah yang harus dipertahankan
dari sebuah diam?
bertahan dengan tanpa perasaan
atau hanya ada dingin yang tersekam?

bagaimana bila dadaku lebih mengharap
silir dari pengembaraan yang tak terjejakkan
sekedar memastikan >>…

Terima kasih Legiman Partowiryo, Legiman Partowiryo, Legiman Partowiryo atas kirimannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terkait Gambar Puisi Kembalilah

Menunggu Pulang
Menunggu Pulang

pulanglah sayang
hati yang mencintamu menunggumu
bagaimana harus kujelaskan rasanya terbelenggu rindu

jangan tersesat sayang
cinta akan membawamu pulang
tidaklah hatimu merasa sendirian
selalu ada rindu bersamamu

hari-hari tanpamu
separuh aku >>…

Sulit
Sulit

Aku di ujung perbatasan
Dengan rasa sesal tak tertahankan
Aku berbicara padamu
Dengan tertatih bahasa tubuhku

Semurung mendung sederas hujan badai
Bernadakan kesepian
Aku sendiri
Aku menangis
Haruskah menyesal dengan keputusan >>…

Asa
Asa

wahai rumputan, pesanmu pada hujan
belum tersampaikan
karena angin masih ingin jalan-jalan
mengusir gerah badan

21/11/2018