Puisi Pendek - Singkat kumpulan sajak kiriman netizen, update tiap hari.
Anda bisa simak, bacain, voting, komen atau download sebagai gambar story/status. Lihat Daftar Puisi.

Kirim Puisi Sekarang
MENU

Kartini Indonesia

©️ Moch. Farid Cahya Hendrawan

Kartini Indonesia
Karya : Moch.Farid Cahya Hendrawan

Generasi Putri Kartini Indonesia
sungguh cantik berparas menawan
memikat hati para kaum lelaki
menggunakan kebaya berkain batik
Khas tanah pertiwi Indonesia
lenggak-lenggok berjalan kaki
mengitari bumi merawat warisan leluhur
dari turun-temurun melewati masa ke masa
Mulai pagi hari kembali menuju sore hari
tanpa lelah Putri Kartini Indonesia
beradu karya memainkan fikiran sehat
membuat Indonesia semakin bertambah kuat
Dari Ibu Fatmawati Soekarno
hingga Sang Ibu Wanita Penyelamat nasib
semua Kaum Wanita Ibu R.A. Kartini
ajaran perilaku dan norma hidup
selalu disampaikan dalam kehidupan nyata
demi menciptakan negara yang bijaksana
Saat ini setiap tahun ke tahun baru
Para Kartini Indonesia makin bertekad kuat
selalu bekerja keras disamping kodratnya
Sebagai wanita pribadi sampai dengan rela hati
Mengabdikan Negeri membalas jasa-jasa
Para Bunga Bangsa Negeri Indonesia tercinta
Semoga Kartini Indonesia dimasa mendatang
mampu bersaing aktif bergerak maju ke depan
membawa perubahan bagi putra-putriya kelak

Terbit : Senin, 21 Mei 2018


https://www.puisipendek.net/kartini-indonesia
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars
(Belum ada yang menilai)
Loading...

Versi Audio

Belum ada yang membacakan puisi ini, jadilah yang pertama.

Yuk ikut baca puisi ini

Nyalakan mic dibawah untuk mulai membaca puisi ini.

Allow access to your microphone

Click "Allow" in the permission dialog. It usually appears under the address bar in the upper left side of the window. We respect your privacy.

Microphone access error

It seems your microphone is disabled in the browser settings. Please go to your browser settings and enable access to your microphone.

Mulai sekarang

00:00

Canvas not available.

Reset recording

Are you sure you want to start a new recording? Your current recording will be deleted.

Oops, something went wrong

Error occurred during uploading your audio. Please click the Retry button to try again.

Kirim Rekaman ?

Apabila telah sesuai, isi nama dan email. "Send" untuk kirim dan "Reset" untuk memulai yang baru.

Terima kasih

Kiriman kamu akan kami moderasi terlebih dahulu, apabila memenuhi kriteria akan kami publikasikan dihalaman ini
Gambar Puisi Tentang Kartini Indonesia

Contoh Puisi 3 Bait Disini

Puisi sebelumnya berjudul Kala Bumi Terguyur Hujan kiriman Dimanstory Pangkur.

Kala Bumi Terguyur Hujan

KALA BUMI TERGUYUR HUJAN

Kita bertemu kala bumi terguyur
hujan dan kita berbagi payung
menuju masing peraduan sambil kenalan.

Kita berbagi kisah sembari bumi terguyur
hujan dan senyuman kita saling bertatapan.
Kita >>…

Puisi Tentang Pahlawan

Selanjutnya Puisi Tentang Pahlawan berjudul Pengikut Dajal dari Cicinab.

Pengikut Dajal

Dia senyum,
Katanya indah,
Dia pemurah,
Tapi menyesatkan,
Bila dia mula menyapa akidah,
Berang wajahnya akan terpancar,
Dia mahu kau ikut dia,
Kelembah maksiat yang bebas pautan dari agama,
Dia >>…

Terima kasih Cicinab, Moch. Farid Cahya Hendrawan, Dimanstory Pangkur atas kirimannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terkait Gambar Puisi Kartini Indonesia

Kami…
Kami…

Kami…
Kamilah orang-orang terpilih
Generasi muda negeri ini
Pahlawan sejati…

Kami…
Mengkomitmenkan diri kami
Mendedikasikan negeri kami
Untuk menanggung nasib negeri…

Kami…
Mempunyai mempunyai satu misi
Memajukan negeri ini
Menjadi negeri yang >>…

Pengorbananmu
Pengorbananmu

Fajar menyingsing
Pagi menyapa
Seulas senyum kala tugas terlaksana
Tak kenal lelah meski penat menerpa

Tekadmu tak berujung
Sampai kini tetap berjuang
Demi kami, waktu kau korbankan
Kesembuhan kami, kau utamakan

Tiada >>…

SANG PENDIDIK TELAH TIADA
SANG PENDIDIK TELAH TIADA

Selamat Jalan Rekan sejawat
Hidup dan mati adalah kepastian
Tiap-tiap jiwa yang datang
Mutlak akan pergi
Sang pendidik telah tiada
Menyisakan jejak rekam pada kenangan
Rekan sejawat
Engkau telah Pergi >>…