Puisi Pendek - Singkat kumpulan sajak kiriman netizen, update tiap hari.
Anda bisa simak, bacain, voting, komen atau download sebagai gambar story/status. Lihat Daftar Puisi.

Kirim Puisi Sekarang
MENU

Judulku

©️ anonym

Hingga sore ini aku tak tahu judulnya,,
Judul dalam hidup ini,,
Apakah aku seorang yang hebat,,
Ataukah seorang yang biasa saja,,
Atau bahkan seorang pecundang,,
Sungguh membuatku khawatir,,
Lalu bagaimana,,
Apa aku harus merantau,,
Tapi demi apa?
Semoga aku segera menemukan jati diriku,,amin


https://www.puisipendek.net/judulku
Nilai
2
1 Penilai
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars
(1 votes, average: 2,00 out of 10)
Loading...

Versi Audio

Belum ada yang membacakan puisi ini, jadilah yang pertama.

Yuk ikut baca puisi ini

Nyalakan mic dibawah untuk mulai membaca puisi ini.

Allow access to your microphone

Click "Allow" in the permission dialog. It usually appears under the address bar in the upper left side of the window. We respect your privacy.

Microphone access error

It seems your microphone is disabled in the browser settings. Please go to your browser settings and enable access to your microphone.

Mulai sekarang

00:00

Canvas not available.

Reset recording

Are you sure you want to start a new recording? Your current recording will be deleted.

Oops, something went wrong

Error occurred during uploading your audio. Please click the Retry button to try again.

Kirim Rekaman ?

Apabila telah sesuai, isi nama dan email. "Send" untuk kirim dan "Reset" untuk memulai yang baru.

Terima kasih

Kiriman kamu akan kami moderasi terlebih dahulu, apabila memenuhi kriteria akan kami publikasikan dihalaman ini

Tentang Penulis

Gambar Puisi Tentang Judulku

Contoh Puisi 1 Bait Disini

Puisi sebelumnya berjudul Hingga Sore kiriman anonym.

Hingga Sore

Hingga Sore

Kelinci ini tak henti-henti bergumam,,
Hingga aku tak henti-henti melihat,,
Kelinci ini kata orang mudah mati,,
Dan sangat sensitif,,
Kenapa ya…?
Ada makhluk yang mudah sensitif dan mudah mati,,
Apa >>…

Puisi Kehidupan

Selanjutnya Puisi Kehidupan berjudul Kepada Bunda (di Surga) dari anonym.

Kepada Bunda (di Surga)

Kepada Bunda (di Surga)

apa kabar, ibu?

semalam kau menjengukku dalam rintih hujan
serupa hatiku yang tak kalah pilu
dengan senyuman paling menawan yang pernah kau tawarkan

betapa seringkali aku mengalami percobaan, Ibu
dan engkau selalu >>…

Terima kasih anonym, anonym, anonym atas kirimannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terkait Gambar Puisi Judulku

Candu Gebu

Aku bertanya disebulir air
Tentang harap yang sungkan kukecap
Tentang asa yang mulai merenta
Adakah alasan untuk ku mencandu gebu?

Hening,
Hanya hening diantara bening yang sayup-sayup memeluk dalam gigil
Dalam >>…

kamu

Kamu tau siapa orang yang paling indah dalam hidupku?
Dia adalah kata pertama dalam tulisan ini

Kamu yang indah sedang membaca syair ini
Akankah jadi miliku
Mungkinkah cinta ini hanya sepihak
>…

Kau dan Episode Hidupku

Kau mulai terus menyelaminnya
semakin jauh ingin menyentuhnya
Menyentuh setiap episode hidupku
Yang akan membuat resah peran barumu

antara kau dan episode hidupku
telusurilah jalan cerita masa laluku
Temukanlah peranku dan >>…