Puisi Pendek - Singkat kumpulan sajak kiriman netizen, update tiap hari.
Anda bisa simak, bacain, voting, komen atau download sebagai gambar story/status. Lihat Daftar Puisi.

Kirim Puisi Sekarang
MENU

Iklim Jiwa

©️ Maximilian

Dua musimku hanyalah sepi,
Hujan yang membasahi hati dan
Panas yang mengeringkan tangis


https://www.puisipendek.net/iklim-jiwa
Nilai
10
2 Penilai
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars
(2 votes, average: 10,00 out of 10)
Loading...

Versi Audio

Belum ada yang membacakan puisi ini, jadilah yang pertama.

Yuk ikut baca puisi ini

Nyalakan mic dibawah untuk mulai membaca puisi ini.

Allow access to your microphone

Click "Allow" in the permission dialog. It usually appears under the address bar in the upper left side of the window. We respect your privacy.

Microphone access error

It seems your microphone is disabled in the browser settings. Please go to your browser settings and enable access to your microphone.

Mulai sekarang

00:00

Canvas not available.

Reset recording

Are you sure you want to start a new recording? Your current recording will be deleted.

Oops, something went wrong

Error occurred during uploading your audio. Please click the Retry button to try again.

Kirim Rekaman ?

Apabila telah sesuai, isi nama dan email. "Send" untuk kirim dan "Reset" untuk memulai yang baru.

Terima kasih

Kiriman kamu akan kami moderasi terlebih dahulu, apabila memenuhi kriteria akan kami publikasikan dihalaman ini

Tentang Penulis

posts
followers
following

Gambar Puisi Tentang Iklim Jiwa

Contoh Puisi 1 Bait Disini

Puisi sebelumnya berjudul Andam Karam kiriman Ilmi Kurniawati .

Di sudut kota menunggumu
Wahai penikmat angka
Kuhitung barisan mobil tua
Tidak sepandai saat dikau menghitungnya

Di sudut kota bersamamu
Sekarang terasa senyap
Tak dapat diriku menatap
Saat dirimu tidam bisa >>…

Puisi Alam, Puisi Cinta, Puisi Kehidupan, Puisi Patah Hati, Puisi Rindu, Puisi Sedih

Selanjutnya Puisi Alam berjudul Kalau Saja dari Tika Nur Amini.

Kalau saja cinta bersuara

Mampukah ia mengatakannya padamu?

Kalau saja cinta berbunga

Mampukah ia mekar di hatimu?

Kalau saja cinta adalah jarak

Tak mampukah mendekatkan kita sedekat nadi?

Kalau saja cinta adalah waktu

Tak bisakah >>…

Terima kasih Tika Nur Amini, Maximilian, Ilmi Kurniawati atas kirimannya.

Puisi Bebas, Puisi Kontemporer

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terkait Gambar Puisi Iklim Jiwa

Kau dan Episode Hidupku

Kau mulai terus menyelaminnya
semakin jauh ingin menyentuhnya
Menyentuh setiap episode hidupku
Yang akan membuat resah peran barumu

antara kau dan episode hidupku
telusurilah jalan cerita masa laluku
Temukanlah peranku dan >>…

Bertemu Sang Mentari

Ku beri nama sunyi
Kau beri nama sepi
Kita beri jarak tanpa spasi
Katanya,
Jauh dimata dekat di hati
Semoga kita abadi

Tak pernah ku tunggu
Bisa bertemu dengan sang pujaan >>…

Lampaui

Resah tak beraturan seluruh perasaan,

hilang logika berfikir untuk menyikapi

Melawan setiap ribuan sudut pandang, berpegang hanya pada kacamata sendiri

Ribuan pedang terhunus kepadaku dan ribuan kali aku mencabutnya

Tidak ada rasa sakit >>…