Puisi Pendek - Singkat kumpulan sajak kiriman netizen, update tiap hari.
Anda bisa simak, bacain, voting, komen atau download sebagai gambar story/status. Lihat Daftar Puisi.

Kirim Puisi Sekarang
MENU

ibu,ayah

©️ noraidah siuh

TERIMA KASIH IBU AYAH

Ibuku,
Pengorbananmu sungguh suci,
Pengorbanan yang engkau beri,
Daripada hati yang murni ,
Yang ikhlas untuk kami.

Ibu,
Berbagai rintangan engkau hadapi,
Berbagai dugaan engkau tempuhi,
Tanpa mengelu walau sekali,
Engkaulah inspirasi kami.

Ibu,
Engkau tabah dalam menabur jasa,
Walau jasadmu terseksa,
Walau dirimu terluka,
Demi keluarga tercinta engkau rela.

Ibu,Ayah,
Kami mengangumi ketabahanmu,
Kami mengangumi kehebatanmu,
Kami mengangumi kecintaanmu,
Dan kami mengangumi diri kamu.

Ibu,Ayah,
Kami semua menyangimu,
Kami disini kerana kamu,
Kami hidup demi kamu,
Dan kami selalu mengingat kamu.

Ibu,Ayah,
Terima kasih kami ucap padamu,
Atas segala pengorbanan kamu,
Yang penuh keikhlasan itu,
Kami amat menyangi kamu.


https://www.puisipendek.net/ibuayah
Nilai
10
2 Penilai
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars
(2 votes, average: 10,00 out of 10)
Loading...

Versi Audio

Belum ada yang membacakan puisi ini, jadilah yang pertama.

Yuk ikut baca puisi ini

Nyalakan mic dibawah untuk mulai membaca puisi ini.

Allow access to your microphone

Click "Allow" in the permission dialog. It usually appears under the address bar in the upper left side of the window. We respect your privacy.

Microphone access error

It seems your microphone is disabled in the browser settings. Please go to your browser settings and enable access to your microphone.

Mulai sekarang

00:00

Canvas not available.

Reset recording

Are you sure you want to start a new recording? Your current recording will be deleted.

Oops, something went wrong

Error occurred during uploading your audio. Please click the Retry button to try again.

Kirim Rekaman ?

Apabila telah sesuai, isi nama dan email. "Send" untuk kirim dan "Reset" untuk memulai yang baru.

Terima kasih

Kiriman kamu akan kami moderasi terlebih dahulu, apabila memenuhi kriteria akan kami publikasikan dihalaman ini
Gambar Puisi Tentang ibu,ayah

Contoh Puisi 7 Bait Disini

Puisi sebelumnya berjudul untuk-Mu yang selalu di hati kiriman ja'far shodiq.

untuk-Mu yang selalu di hati

Gelap rasanya..
Gerak lengkuk berkecamuk dalam pikirku.
Gerah rasa-nya.
Sunyi mendekapku terlalu kuat.
Bersama sepasang mata yang terus mengawasi.
Sedang mereka selalu tertawa di sekelilingku dengan bangga.
Bising… melebur dalam >>…

Puisi Ayah, Puisi Ibu

Selanjutnya Puisi Ayah berjudul Hitam Yang Bercahaya dari Muhammad Khoirul Faizin.

Hitam Yang Bercahaya

Teringatkan, kelam surau masa lampau
Bahkan, mendung dirasakannya hingga kini
Menghujam telak di kalbu
Terang tak lagi menghiasi
Penuh dengan rasa malu
Tatkala kepekatan senantiasa didapati.

Jeruji maksiat yang tak pernah >>…

Terima kasih Muhammad Khoirul Faizin, noraidah siuh, ja'far shodiq atas kirimannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terkait Gambar Puisi ibu,ayah

Ibuku
Ibuku

Ibuku mungkin penggalan kisah lampau
tapi lisannya sadurkan masa depan
dan yang dia rasa
adalah jawaban segala gundah

Tak cukup kata sakti
mungkin bisa jadi keramat
yang tangis nya adalah titah >>…

Dari Kartini Buat Ibuku
Dari Kartini Buat Ibuku

Raga Kartini tlah lama pergi ke pangkuan Ibu Pertiwi
Namun jiwa jua ambisi Kartini tak berarti gugur bersama jasad
Melainkan bersemayam pada sesosok diri
Seorang ibu bukan dari darah biru >>…

Ibuku
Ibuku

Angin ini menerpa,,
dari dasar batin,,
menggenang haru,,
kusematkan tanda kasihmu,,

hingga aku mati,,
aku akan selalu mendoakanmu,,
semua yang kau lakukan tak sebanding,,
itu yang membuatku kesal,,
aku ingin membalas >>…