Untuk melihat gambar, silahkan pilih judul Puisi Pendek - Singkat dibawah.

Kirim Puisi Sekarang
Menu

Ibu, Sang Malaikatku

Pada

Keringat membasahi ragamu setiap hari
Kecupan kelelahan tak pernah luput menemani
Menghadirkan semangat tuk bangkit dari membumi
Meski badai siap menyergap, menjemput nyawa diri

Mentari selalu menemanimu
Melangkahkan kaki, mengukir senyumku
Walau telah sampai langkahmu diujung jurang curam itu, namun… Bukan berhenti
Tapi kau tetap terus berlari mengorbankan sukma, demi diriku ini

Waktu terus berlalu
Keadaan dunia kian mendesak mu
Mendesak, memaksa, dan menuntut jiwa ragamu tuk putus asa
Tapi… Apa?! Langkahmu tetap terus kau pacu semakin laju, untuk mencipta tawaku

Ibu, aku tau
Secercah ukiran senyum di wajahmu itu palsu
Saat ini, hati mu sedang tergores pilu
Karena aku, karena kesedihan dari mataku ini!
Karena tangis pilu, atas inginku yang menuntut tuk di penuhi!

Tapi, kau simpan perih mu, dan tetap menuruti inginku
Kau dekap seorang diri sakit mu itu
Membiarkanku, tidak mengetahui semua lukamu
Agar senyum, tak meninggalkan sudut bibirku

Semua duka yang kian menganga tak pernah kau tampakkan dihadapan ku
Kau dekap seorang diri semua desah mu
Lalu, rasa menyakitkan itu kau lawan demi mereda tangis ku

Menimang ku, dengan penuh kasih sayang
Membelai pipiku dengan penuh rasa cinta
Memeluk ku, mendominasi kehangatan di sana
Mendekap, memberiku ketenangan, menyematkan kebahagiaan

Terimakasih Bu,
Atas semua peluh yang kau relakan mengucur untuk ku
Atas beribu-ribu keringan yang menetes karena ku
Atas jutaan doa dan nasihat yang terucap untuk ku

Maafkan aku Bu,
Slalu menyusahkan mu
Membingungkan mu, dengan berbagai pintaku
Menyayat tajam hatimu, dengan kata-kata kasar yang sering keluar dari mulutku

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Setiap karya yang dibacakan akan kami sunting untuk kemudian kami publikasikan DI HALAMAN INI.

Puisi tentang Ibu - Puisi Ibu adalah kumpulan berbagai contoh puisi tentang aktualisasi cinta kasih kita terhadap ibu tercinta. Miliaran kata mungkin mampu melukiskan kasih sayang kami untukmu ibu, tapi siapa yang sanggup menulis sepanjang itu. Hanya lewat puisi yang bermakna luas kami mampu merepresentasikan kekaguman dan rasa kasih. Puisi untuk ibu adalah dedikasi di hari ibu sebagai ucapan selamat sekaligus doa untuk para ibu dan ayah diseluruh dunia. Semoga semua dalam lindunganNya dan selalu d


Selain Gambar Puisi Ibu, Sang Malaikatku

ibu,ayah
Bidadari tak kenal lelah
Ibu,Aku Rindu

Puisi ini telah memenuhi syarat untuk publikasi, seperti halnya puisi berjudul Guruku kiriman dari Nabila. Selanjutnya silahkan simak puisi Ibu berjudul Savana kiriman dari @aeemblues dan kami harapkan apresiasi para pembaca dengan memberi nilai.

Tak lupa kami ucapkan terima kasih pada para penulis yaitu @aeemblues, Atmimlana Najana, Nabila atas kirimannya. Kami berharap mereka terus mengasah bakat dan kemampuan dibidang sastra.