Untuk melihat gambar, silahkan pilih judul Puisi Pendek - Singkat dibawah.
Kirim Puisi Sekarang

Ibu, Sang Malaikatku

©️ Atmimlana Najana

Keringat membasahi ragamu setiap hari
Kecupan kelelahan tak pernah luput menemani
Menghadirkan semangat tuk bangkit dari membumi
Meski badai siap menyergap, menjemput nyawa diri

Mentari selalu menemanimu
Melangkahkan kaki, mengukir senyumku
Walau telah sampai langkahmu diujung jurang curam itu, namun… Bukan berhenti
Tapi kau tetap terus berlari mengorbankan sukma, demi diriku ini

Waktu terus berlalu
Keadaan dunia kian mendesak mu
Mendesak, memaksa, dan menuntut jiwa ragamu tuk putus asa
Tapi… Apa?! Langkahmu tetap terus kau pacu semakin laju, untuk mencipta tawaku

Ibu, aku tau
Secercah ukiran senyum di wajahmu itu palsu
Saat ini, hati mu sedang tergores pilu
Karena aku, karena kesedihan dari mataku ini!
Karena tangis pilu, atas inginku yang menuntut tuk di penuhi!

Tapi, kau simpan perih mu, dan tetap menuruti inginku
Kau dekap seorang diri sakit mu itu
Membiarkanku, tidak mengetahui semua lukamu
Agar senyum, tak meninggalkan sudut bibirku

Semua duka yang kian menganga tak pernah kau tampakkan dihadapan ku
Kau dekap seorang diri semua desah mu
Lalu, rasa menyakitkan itu kau lawan demi mereda tangis ku

Menimang ku, dengan penuh kasih sayang
Membelai pipiku dengan penuh rasa cinta
Memeluk ku, mendominasi kehangatan di sana
Mendekap, memberiku ketenangan, menyematkan kebahagiaan

Terimakasih Bu,
Atas semua peluh yang kau relakan mengucur untuk ku
Atas beribu-ribu keringan yang menetes karena ku
Atas jutaan doa dan nasihat yang terucap untuk ku

Maafkan aku Bu,
Slalu menyusahkan mu
Membingungkan mu, dengan berbagai pintaku
Menyayat tajam hatimu, dengan kata-kata kasar yang sering keluar dari mulutku


https://www.puisipendek.net/ibu-sang-malaikatku

Bacain puisi ini

Mohon baca TIPS dan catatan dibawah sebelum memulai.
TIPS:
  1. Pakai headset mic, agar suara konsisten dan jelas
  2. Jangan terlalu dekat, karena hembusan suara dapat tertangkap mic
  3. Kondisi sekitar hening, hindari recording di tempat keramaian
  4. Silahkan memakai backsound musik, tapi jangan terlalu kencang

Allow access to your microphone

Click "Allow" in the permission dialog. It usually appears under the address bar in the upper left side of the window. We respect your privacy.

Microphone access error

It seems your microphone is disabled in the browser settings. Please go to your browser settings and enable access to your microphone.

Mulai sekarang

00:00

Canvas not available.

Reset recording

Are you sure you want to start a new recording? Your current recording will be deleted.

Oops, something went wrong

Error occurred during uploading your audio. Please click the Retry button to try again.

Kirim rekamanmu

Terima kasih

Kiriman kamu akan kami moderasi terlebih dahulu, apabila memenuhi kriteria akan kami publikasikan dihalaman ini
Nilai
7
4 Penilai
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars
Loading...

Puisi Tentang Ibu 9 Bait

Puisi tentang Ibu - Puisi Ibu adalah kumpulan berbagai contoh puisi tentang aktualisasi cinta kasih kita terhadap ibu tercinta. Miliaran kata mungkin mampu melukiskan kasih sayang kami untukmu ibu, tapi siapa yang sanggup menulis sepanjang itu. Hanya lewat puisi yang bermakna luas kami mampu merepresentasikan kekaguman dan rasa kasih. Puisi untuk ibu adalah dedikasi di hari ibu sebagai ucapan selamat sekaligus doa untuk para ibu dan ayah diseluruh dunia. Semoga semua dalam lindunganNya dan selalu d


Terkait Gambar Puisi Ibu, Sang Malaikatku

Semuanya Semu
Ibu
Sepasang Hati

Puisi ini telah memenuhi syarat untuk publikasi, seperti halnya puisi berjudul Guruku karya Nabila. Selanjutnya silahkan simak puisi Ibu berjudul Savana karangan @aeemblues dan kami harapkan apresiasi para pembaca dengan memberi nilai.

Tak lupa kami ucapkan terima kasih pada para pembaca atas apresiasinya terhadap puisi @aeemblues, Atmimlana Najana, Nabila yang kami publikasikan. Kami berharap sajak-sajak mereka terus memberi inspirasi dan memperluas ruang imajinasi kita semua.