Puisi Pendek - Singkat kumpulan sajak kiriman netizen, update tiap hari.
Anda bisa simak, bacain, voting, komen atau download sebagai gambar story/status. Lihat Daftar Puisi.

Kirim Puisi Sekarang
MENU

IBU

©️ Warsihatul Agustina

Dalam diam aku memandang wajah lusuhmu
Terlihat jelas wajah kusutmu yang sudah mulai mengeriput
Namun kau selalu tegar mengarungi hidup ini
Tanpa merasa lelah dan pantang menyerah
Dan kau selalu berjuang memenuhi kebutuhan ku
Ibu oh ibu
Rambutmu yang hitam kini sudah mulai memutih
Kulitmu yang dulu kencang kini mulai kisut
Langkahmu kini sudah mulai lunglai
Namun semua itu tak pernah membuatmu
Berhenti berjuang demi anakmu ini
Ibu oh ibu
Air mataku tak terasa mengalir membasahi pipi
Ketika teringat caramu membesarkan ku
Kadang anak mu ini lupa akan jasamu
Yang begitu berharga
Tanpa jasamu anakmu ini bagaikan jasad tanpa raga
Akan tetapi sungguh angkuhnya diriku ini
Tanpa sengaja melukai hatimu
Hingga nembuatmu sedih dan kecawa
I am sorry mom’s.


https://www.puisipendek.net/ibu-6
Nilai
7
3 Penilai
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars
(3 votes, average: 7,00 out of 10)
Loading...

Versi Audio

Belum ada yang membacakan puisi ini, jadilah yang pertama.

Yuk ikut baca puisi ini

Nyalakan mic dibawah untuk mulai membaca puisi ini.

Allow access to your microphone

Click "Allow" in the permission dialog. It usually appears under the address bar in the upper left side of the window. We respect your privacy.

Microphone access error

It seems your microphone is disabled in the browser settings. Please go to your browser settings and enable access to your microphone.

Mulai sekarang

00:00

Canvas not available.

Reset recording

Are you sure you want to start a new recording? Your current recording will be deleted.

Oops, something went wrong

Error occurred during uploading your audio. Please click the Retry button to try again.

Kirim Rekaman ?

Apabila telah sesuai, isi nama dan email. "Send" untuk kirim dan "Reset" untuk memulai yang baru.

Terima kasih

Kiriman kamu akan kami moderasi terlebih dahulu, apabila memenuhi kriteria akan kami publikasikan dihalaman ini
Gambar Puisi Tentang IBU

Contoh Puisi 1 Bait Disini

Puisi sebelumnya berjudul Senandika Kata kiriman Wahyu Eka Nurisdiyanto.

Senandika Kata

Di beranda rumah sore ini
Senandika kata memperdengarkan kembali
Impresi diksi pada bait sajak bulan Juni
Dihapusnya delusi rasa dari lini masa
Biar tak lagi beranjak leluasa
Menerka tanya tanpa >>…

Puisi Ibu

Selanjutnya Puisi Ibu berjudul Gara Gara corona dari Arian Rizal Fatoni .

Gara Gara corona

Sekolahku libur gara gara corona
Tetapi ini bukan liburan

Tugas tugas dikirimkan
Sementara aku bermalas malasan
Memang tugas itu tidak sepantas nya dikirimkan

Jika sekolah adalah rumah kedua
Tempat belajar adalah fungsinya
>…

Terima kasih Arian Rizal Fatoni , Warsihatul Agustina, Wahyu Eka Nurisdiyanto atas kirimannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terkait Gambar Puisi IBU

Cinta Terbungkus Pita
Cinta Terbungkus Pita

Hari lahirmu berulang
perempuan yang kaupanggil ibu
berjibaku dengan hari ini
pada tahun yang telah lalu

dua dasawarsa lebih sewindu
kurang delapan semester lagi,
di usiamu yang 24 tahun kini
aku >>…

Close
Close

We are different ages
We have different views
We like different people
We always have news

She made a decision
And now she has me
I give her a vision
Of >>…

Betapa Berartinya
Betapa Berartinya

Kecil mungil…
Terlihat lembut saat kau mengusapnya,,,
Jemari-jemari yang lembut,,,
Mulai menampakan keceriaannya dikala matahari tersenyum,,,
Memandang jauh disana terlihat terang,tak seperti gelap gulita lagi,,,
Kini mulai tampak mengucapkan kata-kata,,,
>…