MENU

Dia

©️ frnssie

Swastamita, itulah dirinya
Indah namun hanya sementara
Kanigara, ceria senyumnya
Purnama tak cukup indah dibanding kedua bola matanya
Batari, nama lainnya
Walau daksa kita aksa
Tetap bisa kurasa hadirnya
Karena dalam hati dia adalah amerta untuk selamanya


https://www.puisipendek.net/dia

Puisi Tentang Dia 1 Bait 8 Baris Oleh frnssie

Nilai
1
1 Penilai
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars
(1 votes, average: 1,00 out of 10)
Loading...

Versi Audio

Belum ada yang membacakan puisi ini, jadilah yang pertama.

Yuk ikut baca puisi ini

Nyalakan mic dibawah untuk mulai membaca puisi ini.

Allow access to your microphone

Click "Allow" in the permission dialog. It usually appears under the address bar in the upper left side of the window. We respect your privacy.

Microphone access error

It seems your microphone is disabled in the browser settings. Please go to your browser settings and enable access to your microphone.

0

Mulai sekarang

00:00

Canvas not available.

Reset recording

Are you sure you want to start a new recording? Your current recording will be deleted.

Oops, something went wrong

Error occurred during uploading your audio. Please click the Retry button to try again.

Kirim Rekaman ?

Apabila telah sesuai, isi nama dan email. "Send" untuk kirim dan "Reset" untuk memulai yang baru.

Terima kasih

Kiriman kamu akan kami moderasi terlebih dahulu, apabila memenuhi kriteria akan kami publikasikan dihalaman ini

Tentang Penulis

Gambar Puisi Tentang Dia

Contoh Puisi 1 Bait Disini

Puisi sebelumnya berjudul Tempat Bersua kiriman frnssie.

Tempat Bersua

Tempat Bersua

Kau adalah tempatku bersandar ketika penat melanda
Kau jadi mentari disaat hariku gelap gulita
Kau jadi pelangi setelah mendung melanda
Kau jadi langit dimana ku gantungkan semua mimpi dan asa
>…

Puisi Cinta, Puisi Rindu, Puisi Romantis

Selanjutnya Puisi Cinta berjudul KERINGAT NAFKAH BAPAK dari M Shofiyyul Azmi.

KERINGAT NAFKAH BAPAK

KERINGAT NAFKAH BAPAK

Sambil senyum, kau ucap salam depan pintu.
Keringat masih ada di keningmu saat kepulanganmu.
Kelelahan terlihat pada gerak gerikmu.

Bapak, istirahatlah.
Jika kau lelah biarkan aku yang menggantikan perjuanganmu.

Terima kasih M Shofiyyul Azmi, frnssie, frnssie atas kirimannya.

Disebut apakah rima puisi Dia ( a a a a a a a a ) ?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Puisi 8 Baris Disini

Terkait Gambar Puisi Dia

Kenangan Senja di musim yang lalu

Kupejamkan mataku…..
dan datanglah kenangan2 itu
Ada aku yang tertawa ditemani kamu
Ada aku yang menangis di tenangkan olehmu
Ada kamu yang bercerita menghantar tidurku

Tersentak aku sadar akan lamunan itu >>…

Dulu dan Kini

Dulu..
Waktu kau anggap musuh
Karna berputar teramat lambat
Namun sejak mengenalmu
Waktu berputar kian cepat
Bagai melayang
Seperti hatiku yang bahagia
Hingga ku merasa seakan terbang

Rasa Ini

Perasaan apa yang kurasa
Berdetak detak hati tak menentu
Mungkinkah ku telah jatuh cinta
Apakah ku telah merasakannya

Kasih…
Cobalah mengerti tentang rasa ini
Tuhan…
Bantulah aku untuk meyakinkan hati ini