Puisi Pendek - Singkat kumpulan sajak kiriman netizen, update tiap hari.
Anda bisa simak, bacain, voting, komen atau download sebagai gambar story/status. Lihat Daftar Puisi.

Kirim Puisi Sekarang
MENU

Cinta

©️ Nia Octaviani

Dalam kesunyian ini
Kucurahkan isi hati
Melalui syair puisi
Yang penuh arti

Kau bagaikan cahaya dikegelapan
Menerangiku yg tak tau jalan
Dan menemaniku yg sendirian.

Mendung yg menyelimutiku seakan hilang
Berganti pelangi yg indah saat kau datang


https://www.puisipendek.net/cinta-4
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars
(Belum ada yang menilai)
Loading...

Versi Audio

Belum ada yang membacakan puisi ini, jadilah yang pertama.

Yuk ikut baca puisi ini

Nyalakan mic dibawah untuk mulai membaca puisi ini.

Allow access to your microphone

Click "Allow" in the permission dialog. It usually appears under the address bar in the upper left side of the window. We respect your privacy.

Microphone access error

It seems your microphone is disabled in the browser settings. Please go to your browser settings and enable access to your microphone.

Mulai sekarang

00:00

Canvas not available.

Reset recording

Are you sure you want to start a new recording? Your current recording will be deleted.

Oops, something went wrong

Error occurred during uploading your audio. Please click the Retry button to try again.

Kirim Rekaman ?

Apabila telah sesuai, isi nama dan email. "Send" untuk kirim dan "Reset" untuk memulai yang baru.

Terima kasih

Kiriman kamu akan kami moderasi terlebih dahulu, apabila memenuhi kriteria akan kami publikasikan dihalaman ini

Tentang Penulis

posts
followers
following

Gambar Puisi Tentang Cinta

Contoh Puisi 3 Bait Disini

Puisi sebelumnya berjudul Puisiku tak sendu kiriman Kalila.

Puisiku tak sendu

Kenapa puisi cinta selalu sendu
Pun rima nya mendayu-dayu
Padahal di tiap cinta
Selalu ada bahagia

Puisi cinta tak melulu harus haru biru
Dengan segala rindu yang syahdu
Karena cinta >>…

Puisi Cinta, Puisi Kehidupan

Selanjutnya Puisi Cinta berjudul Aku benci dari Millaricindi.

Aku benci

Aku benci.
Harapan ini tak jua berhenti.
Kau beri aku asa,
namun nyatanya tak ada.

Aku masuk dalam relungmu,
tapi kau tak mau menggapai aku.
Cinta kita tak sesuai porsi.
Aku >>…

Terima kasih Millaricindi, Nia Octaviani, Kalila atas kirimannya.

Puisi Bebas, Puisi Kontemporer

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terkait Gambar Puisi Cinta

kau kebahagiaanku
kau kebahagiaanku

Aku tidak bisa marah, karena bagiku kau adalah anugerah terindah

yang mendekap barisan hariku penuh bahagia tumpah ruah.

Sepotong senyum yang kau titipkan pada arakan senja

menghapus kesalku jadi tawa >>…

Terumbu Karang Katanya
Terumbu Karang Katanya

Biang kehidupan,,
Biang kebusukan,,
Biang keindahan,,
Jadilah busuk,,
Seperti batu itu,,
Jadi busuk dan tak berarti,,
Ya Tuhan,,ampunilah kami,,
Tak becus menjaga pemberianMu,,
Jadikanlah kami sadar,,
Seperti yang Isa dengan >>…

Mulutku membatu
Mulutku membatu

Wahai sepercik sinar dihadapan.
Ketika kegelapan menyerang perjalan hidupku
Engkau seakan menerangi tujuanku
Dengan sepercik sinar aura kelembutan sikapmu.

Wahai engkau sepercik sinar!
Mulutku membatu saat hati bergejolok ingin menyatakan kebenaran >>…