Puisi Pendek - Singkat kumpulan sajak kiriman netizen, update tiap hari.
Anda bisa simak, bacain, voting, komen atau download sebagai gambar story/status. Lihat Daftar Puisi.

Kirim Puisi Sekarang
MENU

Candu Gebu

©️ Dedy doubles

Aku bertanya disebulir air
Tentang harap yang sungkan kukecap
Tentang asa yang mulai merenta
Adakah alasan untuk ku mencandu gebu?

Hening,
Hanya hening diantara bening yang sayup-sayup memeluk dalam gigil
Dalam tengadahku,
Kurajut selimut dari sisa-sisa lentiknya dunia
Dunia yang merenta merentan murka
Dunia yang menua menuai duka

Aku tak lagi bertanya
Bahkan pada segerombolan semilir yang berembus mulus namun rakus
Bahkan pada seonggok embun yang melekat pada sekat

Aku tak lagi bertanya
Biar ku dermakan segala gebuku
Biar ku lacurkan seluruh canduku
Biar, biar bulir air terus mengalir
Tanpa beban dari sebidak tanya


https://www.puisipendek.net/candu-gebu
Nilai
9
1 Penilai
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars
(1 votes, average: 9,00 out of 10)
Loading...

Versi Audio

Belum ada yang membacakan puisi ini, jadilah yang pertama.

Yuk ikut baca puisi ini

Nyalakan mic dibawah untuk mulai membaca puisi ini.

Allow access to your microphone

Click "Allow" in the permission dialog. It usually appears under the address bar in the upper left side of the window. We respect your privacy.

Microphone access error

It seems your microphone is disabled in the browser settings. Please go to your browser settings and enable access to your microphone.

Mulai sekarang

00:00

Canvas not available.

Reset recording

Are you sure you want to start a new recording? Your current recording will be deleted.

Oops, something went wrong

Error occurred during uploading your audio. Please click the Retry button to try again.

Kirim Rekaman ?

Apabila telah sesuai, isi nama dan email. "Send" untuk kirim dan "Reset" untuk memulai yang baru.

Terima kasih

Kiriman kamu akan kami moderasi terlebih dahulu, apabila memenuhi kriteria akan kami publikasikan dihalaman ini

Tentang Penulis

Gambar Puisi Tentang Candu Gebu

Contoh Puisi 4 Bait Disini

Puisi sebelumnya berjudul Suara Hati Rindukan Ayah kiriman Fitri Suci Anggraini.

Suara Hati Rindukan Ayah

Suara Hati Rindukan Ayah

Aku,
Anak perempuannya.
Yang merindukan sosok lelaki cinta pertama.
Dimana saat kumelihat nya,
Rasa ingin memeluk melepas semua rasa rindu itu sangat lah besar.

Namun terhalang,
Karena waktu dan keadaan.
Kebersamaanku >>…

Puisi Kehidupan

Selanjutnya Puisi Kehidupan berjudul Renungan Fajar dari Nisa Qurrota Ayun.

Renungan Fajar

Renungan Fajar

kala fajar tiba
saat terbitnya sang surya
kan membawa banyak penghidupan
kan mewujudkan beribu ribu harapan

disebelah timur sana
kau tampakkan cahya
namun tak ada yang menyadarinya
bahkan hanya sedikit saja

Terima kasih Nisa Qurrota Ayun, Dedy doubles, Fitri Suci Anggraini atas kirimannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terkait Gambar Puisi Candu Gebu

Di peluk Nestapa

Hidup bagaikan opera
Yang terus berulang-ulang
Kadang seindah senja di sore hari
Lalu usai di telan Nestapa

Bisakah ku rangkai sepucuk surat
Mendatangkan Harsa di balik Nestapa
Namun sang ombak terus >>…

Polemik Negeri

Si pengobral janji
Demi kursi di bawah partai
Berkolaborasi memiskinkan negeri
Kepercayaan kami “KAU” nodai
Setelah berjas dan berdasi
Masihkah punya hati
Atau memang sudah mati
NKRI harga mati
Jadi >>…

Mendung hitam

Apabila mendung sudah di atas kepala
jangan larang hujan turun kebumi

apabila angin bertiup dengan kencangnya
jangan larang daun daun kering berguguran

apabila senyummu selalu mekar di hatiku
jangan larang >>…