karya puisi pendek

Bintang Paling Terang Oleh Aditya

A

Bintang Paling Terang

© Aditya

Gemericik hujan terus berbisik
Menuntun mata jelajahi langit
Nafas malam bersolek asik
Sang rembulan bersiap menggigit
Langkah kaki mulai menjerit
Ingin berduaan dengan nona cantik
Penghuni langit menyambut genit
Akal mulai terdistorsi pelik
Mata hati serukan polemik
Langit malam tak lagi fanatik
Karena sinarmu terpancar eksplisit
Hingga tatapan terbang mengorbit


Berapa nilai untuk puisi ini ?

Beri nilai dengan tap jumlah bintang dibawah ini. Dari kiri ke kanan 1 sampai 10

Average rating 8.5 / 10. Vote count: 2

Belum ada yang memberi nilai, jadilah yang pertama!

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *