Puisi Pendek - Singkat kumpulan sajak kiriman netizen, update tiap hari.
Anda bisa simak, bacain, voting, komen atau download sebagai gambar story/status. Lihat Daftar Puisi.

Kirim Puisi Sekarang
MENU

Bidadariku Terluka

©️ Arbani Yasiz

Saat ku buat orang tuaku bangga..
Tapi nyatanya..
Separuh rasaku tersiksa..
Saat kulihat bidadariku terluka..
Wahai bulan purnama
Janganlah berurai air mata
Jangan biarkan pesona senyumu tiada
Karena kau buatku tak berdaya


https://www.puisipendek.net/bidadariku-terluka
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars
(Belum ada yang menilai)
Loading...

Versi Audio

Belum ada yang membacakan puisi ini, jadilah yang pertama.

Yuk ikut baca puisi ini

Nyalakan mic dibawah untuk mulai membaca puisi ini.

Allow access to your microphone

Click "Allow" in the permission dialog. It usually appears under the address bar in the upper left side of the window. We respect your privacy.

Microphone access error

It seems your microphone is disabled in the browser settings. Please go to your browser settings and enable access to your microphone.

Mulai sekarang

00:00

Canvas not available.

Reset recording

Are you sure you want to start a new recording? Your current recording will be deleted.

Oops, something went wrong

Error occurred during uploading your audio. Please click the Retry button to try again.

Kirim Rekaman ?

Apabila telah sesuai, isi nama dan email. "Send" untuk kirim dan "Reset" untuk memulai yang baru.

Terima kasih

Kiriman kamu akan kami moderasi terlebih dahulu, apabila memenuhi kriteria akan kami publikasikan dihalaman ini
Gambar Puisi Tentang Bidadariku Terluka

Contoh Puisi 1 Bait Disini

Puisi sebelumnya berjudul Kata Maaf Bapak kiriman Arbani Yasiz.

Pak..
Kau setangguh beruang..
Sekeras batu karang..
Kau sering buatku takut..
Kau buat hatiku ciut..
Tapi..
Hari ini ku lihat air matamu..
Kau hadirkan kata maafmu..
Sekejap kau telah menyatukan >>…

Puisi Cinta, Puisi Kehidupan, Puisi Romantis, Puisi Sedih

Selanjutnya Puisi Cinta berjudul Terima Kasih Mak.. Pak dari Arbani Yasiz.

Mak..
Kau peri dunia terindah
Cintamu tercurah..
Kasih sayangmu melimpah..
Pak..
Kau satria berkuda paling sakti..
Pengorbananmu terperi
Seluruh tenaga kau beri
Demi cemerlangnya masa depanku nanti
Terima kasih mak..Terima >>…

Terima kasih Arbani Yasiz, Arbani Yasiz, Arbani Yasiz atas kirimannya.

Puisi Bebas, Puisi Kontemporer, Puisi Roman Picisan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terkait Gambar Puisi Bidadariku Terluka

Risau

Ketika sang angin membisiksan tentang itu
Aku tidaklah pernah mengerti apa yang dimaksudkan
Seakan menyentuh hingga menusuk kalbu
Yang membuat hati menjadi bisu
Entah apa yang sang angin ingin sampaikan
>…

Ambivalen antara Aku, Kamu, Dan Tuhan

Malam ini padikaku untuk Tuhan
Aku ingin bercerita tentang benduan
Sambil memikirkan ketidak mungkinan
Sesuatu yg seharusnya sudah diperkirakan

Mungkinkah ada kanigara untuk kami berdua?
Kami memiliki dama dan sudah >>…

Kalau Saja

Kalau saja cinta bersuara

Mampukah ia mengatakannya padamu?

Kalau saja cinta berbunga

Mampukah ia mekar di hatimu?

Kalau saja cinta adalah jarak

Tak mampukah mendekatkan kita sedekat nadi?

Kalau saja cinta adalah waktu

Tak bisakah >>…