Puisi Pendek - Singkat kumpulan sajak kiriman netizen, update tiap hari.
Anda bisa simak, bacain, voting, komen atau download sebagai gambar story/status. Lihat Daftar Puisi.

Kirim Puisi Sekarang
MENU

Bertemu Sang Mentari

©️ Amram Ambon Tuarlela

Ku beri nama sunyi
Kau beri nama sepi
Kita beri jarak tanpa spasi
Katanya,
Jauh dimata dekat di hati
Semoga kita abadi

Tak pernah ku tunggu
Bisa bertemu dengan sang pujaan tanpa sengaja
Apakah ini cinta,
pada pandangan pertama ?
Saat kutatap wajahmu yang membuatku menjadi suka !

Mungkin yang berbeda adalah dua
Bersamaan diantara kita
Yang kian menjadi satu
Pada rasa yang bermakna

Biasa namun begitu berkesan
Selalu terbayang dalam pemikiran
Tentang sosok yang sempat berkenalan
Namun melaju tanpa meninggalkan pesan

Sinar mentari iringi sang pujaan hati
Dunia seperti berhenti berputar
Jantung berdetak tak karuan
Teguran sapa cairkan suasana
Akrab dalam setiap sentuhan
Semua perasaan menyatu dalam haru
Hilangkan kesunyian walau hanya sesaat
Itulah rasa yang kutunggu
Tentang kabar dari dirimu

Itu hanyalah bagian dari hari itu
Waktu berjalan begitu cepat
Kenangan sang mentari tetap abadi
Berharap bisa bertemu lagi
Untuk ungkapkan perasaan dan janji hati

Semoga kau tak di jajah oleh sepi
Atau terdiam dalam sunyi …
Ku tau kamu pasti mengerti
Soal rasa yang ku beri

Ku sampaikan setulus hati
Bukan sekedar imajinasi
Atau bait-bait opini
Yang kutulisi saat ini

Tak pernah ku duga
Ku jumpai keindahan yang begitu memukau mata
Begitu indah nan mempesona
Aku terpana
Akan keindahan yang tak pernah ku jumpai sebelumnya
Yaitu dirimu yang ku sebut dalam doa

Aku terus terpaku
Seakan kau hentikan waktuku
Saat kau ukir senyum di bibirmu
Aku tenggelam dalam pesonamu

Cintamu mulai menyapaku
Mengusir sepinya waktu
Saat sebelum hadirmu
Menghiasi mimpi, dalam benak sunyiku

Bila memang kau tercipta untukku
Maka, ijinkan aku mengenalmu
Ijinkanlah aku menjadi bagian hidupmu
Sempurnakan aku dengan cintamu
Jadilah cahaya, yang bersandar di hatiku

Dan aku berharap
Semoga kali ini
Akan menjadi cinta yang sejati
Yang akan selalu menemani
Dalam setiap hembusan nafas ini …

*
*
*
Teruntuk Dirimu Yang Ku Sebut Bermakna
,
Bandung, 09 Juni 2020


https://www.puisipendek.net/bertemu-sang-mentari
Nilai
10
1 Penilai
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars
(1 votes, average: 10,00 out of 10)
Loading...

Versi Audio

Yuk ikut baca puisi ini

Nyalakan mic dibawah untuk mulai membaca puisi ini.

Allow access to your microphone

Click "Allow" in the permission dialog. It usually appears under the address bar in the upper left side of the window. We respect your privacy.

Microphone access error

It seems your microphone is disabled in the browser settings. Please go to your browser settings and enable access to your microphone.

Mulai sekarang

00:00

Canvas not available.

Reset recording

Are you sure you want to start a new recording? Your current recording will be deleted.

Oops, something went wrong

Error occurred during uploading your audio. Please click the Retry button to try again.

Kirim Rekaman ?

Apabila telah sesuai, isi nama dan email. "Send" untuk kirim dan "Reset" untuk memulai yang baru.

Terima kasih

Kiriman kamu akan kami moderasi terlebih dahulu, apabila memenuhi kriteria akan kami publikasikan dihalaman ini

Tentang Penulis

posts
followers
following

Gambar Puisi Tentang Bertemu Sang Mentari

Contoh Puisi 14 Bait Disini

Puisi sebelumnya berjudul Kami adalah satu kiriman Kerkuak211016.

Kami adalah satu

Kami adalah satu
Berpetualang menjelajahi waktu
Mengarungi masa
Melintasi zaman
Kami adalah satu
Dalam ikatan seragam putih abu
Melepas tawa
Berbagi duka
Kami adalah satu
Tiga tahun berjuang bersama
Hingga >>…

Puisi Cinta

Selanjutnya Puisi Cinta berjudul Kapan Kau Kembali dari Nurhasesi.

Kapan Kau Kembali

Gemerlap cahaya di ufuk timur
Menari tirai di dekat kaca
Ku lihat cakrawala menjuntai dilangit biru
Menatapku dengan penuh rasa
Kini rasaku bercampur baur
Melihat kenyataan yang pahit
Gemparan virus >>…

Terima kasih Nurhasesi, Amram Ambon Tuarlela, Kerkuak211016 atas kirimannya.

Puisi Panjang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terkait Gambar Puisi Bertemu Sang Mentari

Andai senja dapat berkata.
Andai senja dapat berkata.

Assalamu’alaikum
Senja,
Malam,
Pagi,
Waalaikumsalam, jika saja kau dapat berbicara
Kau melihatnya bukan?
Aku mencintainya, dapatkah kau bercerita?
Ah, bahkan salamku tak dapat jawabnya
Bahu yang lelah,
Mata yang basah,
>…

Puisi Perkembangbiakkan
Puisi Perkembangbiakkan

Kau berkembang biak dikepalaku.
Merusak seluruh isi otakku.
Meracuni pikiran, lalu tertusuk rindu.
Sampai tak terobati.

Kau berkembang biak dilubuk hatiku.
Menyentuh seluruh isi tubuhku.
Meracuni jantung, lalu berdegup kencang.
Sampai >>…

KAU
KAU

Kau
Bicara dengan jemari
Lantang
Berapi-api
Menggemakan cinta
Di setiap relung hari

Kau
Bicara dengan jemari
Tutur tanpa jeda
Dan artikulasi menggema
Di kesunyian ini

171219