Jumlah baris 8 Baris

Puisi 8 Baris Contoh Larik dalam Berbagai Judul [TERLENGKAP]

Daftar Isi Puisi 8 Baris Contoh Larik dalam Berbagai Judul [TERLENGKAP] :
  1. Kumpulan Puisi Bertema 8 Baris
  2. Gambar Quote Puisi 8 Baris
  3. Kumpulan Semua Puisi 8 Baris Terbaru
  4. Puisi 77 Baris
  5. Puisi 89 Baris

Gambar Quote Puisi 8 Baris

Puisi 8 Baris

Puisi 8 Baris bergambar di atas berjudul DESAH NYIUR MEMANGGIL karya Tri Wulaning Purnami

Kumpulan Puisi Dengan Tema 8 Baris

Renungan Fajar

kala fajar tiba
saat terbitnya sang surya
kan membawa banyak penghidupan
kan mewujudkan beribu ribu harapan

disebelah timur sana
kau tampakkan cahya
namun tak ada yang menyadarinya
bahkan hanya sedikit saja

Nisa Qurrota Ayun

Hiduplah Mimpi

Berpegang teguh pada mimpi
Karena jika mimpi mati
Hidup seperti burung yang patah sayapnya
Yang tidak bisa terbang.
Berpegang teguhlah mimpi mu
Karena ketika mimpi pergi
Hidup seperti tanah yang tandus
Dibekukan oleh salju.

anonym

Itu Aku

Merelakanmu pergi
Adalah keputusanku
Melupakanmu
Adalah pilihanku

Itu aku…
Yang memilikimu hanya sejenak
Lalu hilang..
Membiarkan pengganti yang berhak

Pozieerf

Explains

I give my words
Before I try to explain all,
I dont want you’ll wrong thinking and I have wrong feeling.. All people were think wrong that
I live without you.
Please, Dont break me down.
It can make me lost my feeling to you,...

C.A

Cinta Terbungkus Pita

Hari lahirmu berulang
perempuan yang kaupanggil ibu
berjibaku dengan hari ini
pada tahun yang telah lalu

dua dasawarsa lebih sewindu
kurang delapan semester lagi,
di usiamu yang 24 tahun kini
aku hadiahkan cinta terbungkus pita

Denza Perdana

Air Mata Kerinduan

Aku mengadu pada Sendu,
Aku bercerita Pada Pilu,
Tentang rindu yang telah Bertamu,
Tanpa mengetuk pintu dahulu.

Air mata rindu tak tertahankan,
Merajut asa tanpa harapan,
Air mata rindu tanpa pertemuann,
Mengingat engaku telah di pangkuan TUHAN.

ANI JAENI TAKIMAN PUTRI

Terluput Tanpa Arah

Rumpun arus menderu
Menyanyi pada rintih keluh
Terisak tanya dalam liang luka
Tanpa jari penunjuk arah

Bisu ku terpaku…
Renta ku merapuh…
Terambing ku tak tentu…
Tanpa agama, nol jiwaku.

Marfu'atul Mahiroh

Draft Doa

Jangan berdoa untuk hidup mudah,
berdoalah untuk menjadi pribadi kuat.
Jangan berdoa untuk tugas-tugas yang sesuai dengan kekuatanmu,
berdoalah untuk kekuatan yang sesuai untuk tugas-tugasmu

Do not pray for easy lives,
Pray to be stronger person.
Do not pray for tasks in accordance with the...

anonym

PERASAAN GUNDAH GULANA

Dalam renungan malam sepi mencekam
Tiada untaiyan kata yang dapat terucap
Yang terdengar hanya suara gemuru angin malam
Membasuh luka dalam sekejap

Rasa di dada hanya tinggal kata-kata
Terhapus sudah dengan rasa yang gelisah
Kupeluk cumbu banyang mu dengan mesra
Agar tiada sumpah...

Arbi ardiansyah

Cinta Terbungkus Pita (2)

Ketika pita telah kaubuka
sebingkai cermin kauangkat
bukan itu hadiahnya
aku tak ingin kau bersolek, sayang

aku ingin kau bercermin
lihatlah refleksi yang kauhadapi
itu bayangan seorang ibu
wajah cinta yang sesungguhnya

Denza Perdana

Termenung

Ku termenung sendiri
Merenungkan kata-kataku
Yang kutuliskan
Dalam sebaris puisi ini

Ku termenung sendiri
Akan kata kataku
Yang kusampaikan
Dalam puisi ini

Akhmad Mufid Syahroni

Nostalgia

Nostalgia
sedikit aroma sendu
dan secangkir kopi pahit
manis dan pahit bertaut menjelma dusta
mengulur asmara yang sempat terbaca
walau tak pernah ada kata
setidaknya rasa pernah bersua
analogi rindu disapu sebait luka

raa_anastasia

Seribu Cahaya

Seribu cahaya menerangimu,,
Seperti seribu matahri ada disampingmu,,
Silau,,kagum,,hingga pujianpun tak dapat kuhentikan,,
Sehelai daun dan setetes embun,,
Pujian itu membuatku tersenyum,,
Seperti itu kah namanya rindu,,
Rindu akan kebaikan,,
Rindu akan belaian kebaikan yang tak kunjung ada,

anonym

Dampak

Merindukanmu di pukul tiga pagi
Efek sakit hati
Tak terlelap, tetap terjaga
Merenung tentang hal lama

Tak pernah aku sangka jika dampaknya sebesar ini
Ternyata membencimu itu hal yang mustahil aku lakukan
Hingga detik ini
Membencimu masih menjadi usaha sia-sia yang aku lakukan

freanssie

Jemariku yang Bisu

Kebisuan langit malam
Lebih baik dari harapan yang kau pendam diam diam

Gemuruh diatas awan
Lebih baik dari gumpalan angan diperhatiakn balik olehnya

Jantung mungil ini terus berderu
Merasa perih saat tatapan itu hanya meninggalkan siluet di kertas biru

Dibalik jemari langsat ini beribu tisu...

sitjar

Teorolog Itu Suatu Saat

//
Pada saatnya hati itu memecah,meradang bersumbang lantah apa ketika ia akan mengingat siapa saja yang telah mencoba mematahkan? Atau engkau akan terus berlari komat-kamit sementara tak tahu destinasi itu

//
Apalagi bung? Semenjak ponsel telah merumahkan langkah yang benar-benar salah, lantas mengapa lagi hati harus digunggung...

Inez Syawalytrie Favourita

Kesunyian Ibu

Dahinya adalah jejak sujud yang panjang
Perjalanan waktu membekas di pelupuk matanya
Derai air mata di pipinya telah mengering
Tanpa sisa, tanpa ada yang menduga

Ia memilih jalan sunyi untuk bertanya
Hiruk pikuk untuk tersenyum di beranda derita
Menjerit saat lelap berkuasa
Berdoa bukan...

Denza Perdana

Terima Kasih Wulandari

Aku takut menyayangimu
Tapi aku sayang
Aku takut jatuh cinta padamu
Tapi aku makin cinta
Kini ku takut kehilanganmu
Tapi kau tak hilang
Terima kasih bidadari
Terima kasih wulandari

Arbani Yasiz

Arti

Banyak usaha,,banyak bekerja,,
Banyak belajar,, hingga waktupun tak terasa ,,
Bergulir seperti ombak di tengah laut,,
Tanpa berhenti,, tanpa kenal lelah,,,
Janganlah sia-sia,,
Janganlah percuma,,
Jadikan semua penuh arti,,
Dan berarti.

anonym

Secawan Candu

Rasanya tlah lelah sayap-sayap ini terbang mencari pintu ke hatimu
Kau selalu berbalik dan menjadi bayangan semu

Selebihnya aku meniduri angan di tepian telaga rindu
Derunya selalu membuatku mabuk tanpa tahu waktu

Bagaikan secawan khamar
Setelah candu kutenggak habis
Tanpa malu ucapkan rindu di sisa-sisa sadarku

...

Gadis Tanah Ganja

Wilayah kami

Ketulusan, tak selalu mendapat balasan sepadan,
Keramahan tak pasti menghindarkan akhir penindasan,
Dahulu rakyat kami menyambutmu,
Saudara jauh yg lari dari belenggu,

Mengapa kini kalian buat negara ?,
Atas tanah hak kami dari Sang Pencipta ?,
Pantaskah kalian ambil wilayah kami atas nama Yahudi ?,

PencilSpirit

puisi hati

mencintamu….
itu keinginanku……
memilikimu…..
itu tujuanku……
bersamamu…
itu anugerah,
yang terindah dalam
hidupku.

Rian Herda Lesmana

Lapisan Rindu

Ketika suatu hari nanti
Kutemukan titik akhir pertemuan ini
Menggelisahkan hati
Membuat sunyi
Kian menggelora disapu rintih hati
Dan kapan kita dapat bertemu kini
Ku kenang kini namamu disisi
Semoga kelak dapat bertemu lagi

Aziz Basyarahil

KERINDUAN SENJA HARI

Rona lembayung senja keindahan
semburat jinggaMu menoreh rindu
pada bulan di lenganMu
di mana kan kurebahkan jiwa lelahku

Di pelukMu kutemukan cinta
di matamu memancar kasih
Rindu ini tak tertahan lagi
untuk luruh dalam genggamanMu

ferri haryudanto

Kumpulan Puisi 8 Baris Terbaru Hingga 2024