Jumlah baris 8 Baris

97 Puisi 8 Baris

Daftar Isi Puisi 8 Baris Contoh Larik dalam Berbagai Judul [TERLENGKAP] :
  1. Kumpulan Puisi Bertema 8 Baris
  2. Gambar Quote Puisi 8 Baris
  3. Kumpulan Semua Puisi 8 Baris Terbaru
  4. Puisi 77 Baris
  5. Puisi 89 Baris

Gambar Quote Puisi 8 Baris

Puisi 8 Baris

Puisi 8 Baris bergambar di atas berjudul DESAH NYIUR MEMANGGIL karya Tri Wulaning Purnami

Kumpulan Puisi Dengan Tema 8 Baris

Bidadariku Terluka

Saat ku buat orang tuaku bangga..
Tapi nyatanya..
Separuh rasaku tersiksa..
Saat kulihat bidadariku terluka..
Wahai bulan purnama
Janganlah berurai air mata
Jangan biarkan pesona senyumu tiada
Karena kau buatku tak berdaya

Arbani Yasiz

PERASAAN GUNDAH GULANA

Dalam renungan malam sepi mencekam
Tiada untaiyan kata yang dapat terucap
Yang terdengar hanya suara gemuru angin malam
Membasuh luka dalam sekejap

Rasa di dada hanya tinggal kata-kata
Terhapus sudah dengan rasa yang gelisah
Kupeluk cumbu banyang mu dengan mesra
Agar tiada sumpah...

Arbi ardiansyah

TERIMAKASIH UNTUK SELENGKUNG SENYUM DI MALAM YANG HUJAN

saat sepi memenjara pikiranku dalam sunyi:
tiada ada kabar tuntaskan gundah layaknya dahaga abadi,
maka kutitipkan pada angin setitik harap
yang kuanggap mampu menyelimuti lelapmu

dan disini aku akan selalu mampu bertahan,
dengan segenap kesabaran,
meski kau dalam keadaan yang paling bosan.

(Kediri, Desember 2014;...

Legiman Partowiryo

Keyakinan

Aku harus lebih cepat lagi,,
Hingga dapat yang lebih baik lagi,,,
Namun bingung masih menyelimuti,,,
Apakah Tuhan meridhoiku,,,
Dengan dosa yang sedemikian banyak,,,
Apakah iya,,?
Takut hingga tak percaya diri meliputiku,,
Semoga aku dapat yakin kembali,,

anonym

Aksa

Kita tak pernah beraksa.
Hanya saja,kita tak sering bersua.
Walau wajahmu hanya akara.
Itu cukup tuk membuat dewana.
Anca tak pernah berhenti.
Dan hati,tak pernah berlari.
Semoga kita lekas bertemu,
walau aksa menjadikannya semu.

millaricindi

Takkan Terganti

Semua yang kukira indah
Menjelma menjadi kelabu
Awal yang kukira mutlak seakan lepas
Menjadi kilauan masa lalu

Sesuatu yang kukira terjadi
Takkan pernah kembali
Sampai tersadar bahwa kamu
Takkan pernah terganti

Pozieerf

Kesepian

Terkadang..Hati ini rindu pada seseorang yang mau mengisinya.
Selalu setia merawat dan menjaganya.

Terkadang rasa cmburu ada,
ketika melihat orang lain yang dapat menikmati indah cinta mereka.
Sebersit tanya terkadang muncul menggoda.
Kapan ku bisa dapat cinta seperti mereka.
Ini hanya kejujuran yang coba menafikan...

anonym

HAI KAU YANG DAHULU

Kalau kau katakan kita pernah bertemu,
Aku katakan ya,
Tapi aku kenali kau yang dahulu bukan yang sekarang,
Sekarang yang menjadi begitu asing,
Kita telah terpisah daripada penjara kesibukan masing-masing,
Entah apa menyebabkan badai berubah,
Asing terlalu asing,
Dari jauh muka buku yang...

Zainab Baudin

Kita

Ku kira kau meramu hujan
Menata angan
Menoreh hendak

Ku kira hujanmu imajiku
Anganmu diriku
Handakmu hatiku

Ku kira
Aku,kau lalu KITA

zinu

Salam

salam-salam ku kirimkan dari sudut kota,
untukmu, pria berwajah dingin namun menghangatkan
aku titip salam untuk mama mu,
agar mengingatkan mu makan teratur
dan jangan terlalu larut dalam perkemahan
nanti kamu rindu aku,
senja di penghujung hari
jaga dirimu baik-baik.

Farah Alk.

Dampak

Merindukanmu di pukul tiga pagi
Efek sakit hati
Tak terlelap, tetap terjaga
Merenung tentang hal lama

Tak pernah aku sangka jika dampaknya sebesar ini
Ternyata membencimu itu hal yang mustahil aku lakukan
Hingga detik ini
Membencimu masih menjadi usaha sia-sia yang aku lakukan

freanssie

Pahlawan Pasien Corona

Terimakasih pahlawan tanpa takut
Kau bertaruh melawan maut
Tetap siaga pantang berlutut
Berperang tiada takut
Untuk mereka yang ingin direnggut
Tanpa menuntut
Kau tolong semua yang mulai redup
Agar kembali untuk hidup

Ida I Dewa Agung Tirtayasa

Nostalgia

Nostalgia
sedikit aroma sendu
dan secangkir kopi pahit
manis dan pahit bertaut menjelma dusta
mengulur asmara yang sempat terbaca
walau tak pernah ada kata
setidaknya rasa pernah bersua
analogi rindu disapu sebait luka

raa_anastasia

Ini Tentangmu

Katamu kau tak pandai berkata-kata,
namun kata-katamu mampu membuatku terbata-bata…
Bagimu kau tak terlalu suka mengungkap rasa,
namun yang kau isyaratkan membuatku tak mungkin lupa…
Menurutmu apa yang kau perbuat bukanlah apa-apa,
namun tanpa kau sadari, bagiku kau begitu istimewa…
Demikian tentangmu,
dan...

Anonym

Terluput Tanpa Arah

Rumpun arus menderu
Menyanyi pada rintih keluh
Terisak tanya dalam liang luka
Tanpa jari penunjuk arah

Bisu ku terpaku…
Renta ku merapuh…
Terambing ku tak tentu…
Tanpa agama, nol jiwaku.

Marfu'atul Mahiroh

Secawan Candu

Rasanya tlah lelah sayap-sayap ini terbang mencari pintu ke hatimu
Kau selalu berbalik dan menjadi bayangan semu

Selebihnya aku meniduri angan di tepian telaga rindu
Derunya selalu membuatku mabuk tanpa tahu waktu

Bagaikan secawan khamar
Setelah candu kutenggak habis
Tanpa malu ucapkan rindu di sisa-sisa sadarku

...

Gadis Tanah Ganja

Untuk Keluargaku

aku tak tahu kapan ini mulai,,
atau kapan ini semuanya berjalan,,
tapi Tuhan membuat keluarga ini,,
sebagaimana Tuhan berkehendak,,

Dia telah membimbingku,,
mencintaiku,,memaafkanku,,
tapi lihat keluargaku,,
aku senang,, terima kasih Tuhan

anonym

Katarsis Sunyi

Pada mimpi yang telah pergi
Kau lipat janji
Pada hati yang menanti
Kau hapus jejak kaki
Dan di jalan-jalan kerinduan melegam kenangan
Tak ada harus dipertanyakan
Karena kita telah terbiasa menelan kepahitan
Karena sakit hari ini adalah katarsis sunyi esok hari.

Irma Arifah

Bersembunyi

Jangan tanya kenapa kami bersembunyi..
Kami pun tak ingin begini..
Jangan mencemooh kenapa kami berlari..
Sebenarnya kami ingin tampilkan diri..
Kami terpaksa..
Kami pun terluka..
Tapi kami tak lupa berdo’a..
Agar hubungan ini bisa nyata..

Arbani Yasiz

KERINDUAN SENJA HARI

Rona lembayung senja keindahan
semburat jinggaMu menoreh rindu
pada bulan di lenganMu
di mana kan kurebahkan jiwa lelahku

Di pelukMu kutemukan cinta
di matamu memancar kasih
Rindu ini tak tertahan lagi
untuk luruh dalam genggamanMu

ferri haryudanto

Terima Kasih Wulandari

Aku takut menyayangimu
Tapi aku sayang
Aku takut jatuh cinta padamu
Tapi aku makin cinta
Kini ku takut kehilanganmu
Tapi kau tak hilang
Terima kasih bidadari
Terima kasih wulandari

Arbani Yasiz

puisi hati

mencintamu….
itu keinginanku……
memilikimu…..
itu tujuanku……
bersamamu…
itu anugerah,
yang terindah dalam
hidupku.

Rian Herda Lesmana

Seribu Cahaya

Seribu cahaya menerangimu,,
Seperti seribu matahri ada disampingmu,,
Silau,,kagum,,hingga pujianpun tak dapat kuhentikan,,
Sehelai daun dan setetes embun,,
Pujian itu membuatku tersenyum,,
Seperti itu kah namanya rindu,,
Rindu akan kebaikan,,
Rindu akan belaian kebaikan yang tak kunjung ada,

anonym

Rinai Harapan

Malam ini begitu hening dan sepi
Terbayang dikau jauh di tepi
Merenung di dalam kalbu
Ku tambatkan harapku kepadamu
Mungkin ini hanya masalah waktu
Terbentur ruang yang rimpuh
Di sinilah aku berteduh
Setiap langkah tanpa mengeluh

Faridatus Zulfa

Kumpulan Puisi 8 Baris Terbaru Hingga 2024