Jumlah baris 20 Baris

Puisi 20 Baris Contoh Larik dalam Berbagai Judul [TERLENGKAP]

Daftar Isi Puisi 20 Baris Contoh Larik dalam Berbagai Judul [TERLENGKAP] :
  1. Kumpulan Puisi Bertema 20 Baris
  2. Gambar Quote Puisi 20 Baris
  3. Kumpulan Semua Puisi 20 Baris Terbaru
  4. Puisi 2 Baris
  5. Puisi 21 Baris

Gambar Quote Puisi 20 Baris

Puisi 20 Baris

Puisi 20 Baris bergambar di atas berjudul SEGALA YANG DI LANGIT || Puisi Dian Chandra karya Dian Chandra

Kumpulan Puisi Dengan Tema 20 Baris

Siapakah aku bagimu

Kau bagaikan bunga mekar yg harum..
Namun apalah arti diriku jika kau bunga yg indah..
Mungkinkah aku salah satu dari lebar yg slalu mengincar harum mu ? Sehingga kau tak melihat adanya diriku, dikarenakan banyak lebah yg mengejarmu..
Ataukah hanya semut yg mengharapkan kau menoleh kebawah melihatku.....

Luh suan murniadi

Sonata Kehidupan Manusia

Ketika AKU bertanya
Apakah itu kebaikan?
Ketika AKU bertanya
Apakah itu kejahatan?
Ketika aku bertanya lagi
Apakah itu kehidupan sebenarnya?

Seperti sebuah sungai yang mengalir
Empat ratus empat puluh hertz merupakan nada dasarnya
Tempo, birama, dan nada-nada lain telah menggangu ketenangannya
Dan...

Stefanus Renaldi

Rindu, pena dan secarik kertas

Ku ambil pena dan mulai mengayunkannya
menarilah ia di atas secarik kertas dengan polosnya
Menirukan gerak tangan, menulis huruf merangkai kata

Dalam redup sekilas kutangkap bayang wajahmu
Bayang wajah yang tak mungkin bisa kusentuh saat ini
Karena jarak yang menjadi pemisah antara aku dan dia

Dari...

Muhammad khaqul mubin

ASA yang menyakiti

Kenapa kau datang
kedalam mimpiku
dengan indahnya
Hingga ku merajut asa
untuk merajut lara
Dan di saat ku tersadar
Ku berubah menjadi
seorang yang tak pernah
jemu memkirkanmu
Kita yang terpisahkan
oleh tempat
Tapi kau tak pernah jauh
...

Prasetya Adi Pratama

Rasa Dalam Frasa

Di bawah indahnya ukiran langit
Kutuliskan rasa dalam bait
Bagai benang yang dijahit
Bagai kayu yang dirakit

Tak terasa telah menetes peluh
Karena ternyata telah begitu jauh
Sampai pada tempat hati berlabuh
Pada jiwa yang tak pernah luruh

Namun apalah daya
Cinta hanya...

Arina Safarin Khofiyya

My Yezkiel

When you cry when you smile
Even just for a while
when you sleep when you wake
Every move you make
We’ve been through all precious moments
Every hours, minutes, every seconds

You’re my star even so far
Shines within my heart
You’re...

G. Muliaari

Kulihat Kurasa Kudengar

Pantai ini telah sunyi

Tinggallah kududuk sendiri

Menatap lautan di garis pantai

Ombak kecil bergantian menggapai kaki

Meninggalkan buih di sela jemari

Disini tulisan” itu kemudian terhapus

Tersapu terbawa ombak dalam arus

Bahkan beberapa kata lenyap

Dipelukan samudera yang senyap

Disini aku masih terduduk sendiri

Pada setiap jejak” kenangan

Yang...

Danny Faldy

Lihatlah Aku

Lama
kata-kata yang ingin ku tuang dalam otak berbejana
sekuat hamparan kelopak pelindung netra
ingatkan kira dan daya untuk rasa semua alpanya bersanding di dalam dekapan dada seorang dara tertunggu untuk bersua di lalainya surga dan indahnya asmara

sepi
suci penuh duri yang siap untuk jadi...

abudalta

Kamu

Katamu pilu
Jiwamu lesu
Ramaimu sendu
Sedihmu candu

Dunia ini bukan punyamu
Istana juga bukan rumahmu
Inginmu bukan semau-mau mu
Dan Puteri bukanlah dirimu

Jangkauamu sipit
Rasamu terhimpit
Selalu merasa paling sakit
Dunia tempat kebahagiaan terpelit

Jangan selalu merasa paling
...

nadheadiahayup

Dunia dalam Hujan

Tiada yang tahu kejatuhannya tanpa asal muasal;
Tiada yang melupa dimana sang hujan tercurah;
Ia yang hanya jatuh berlinangan terbasahi penuh sesal;
Ia yang menanti ketiadaan hari-hari yang cerah;

Terberkatilah wahai pepohonan yang berdesah;
Terberkati jualah hati yang menanggung gelisah;
Meneteslah wahai keakuan butir-butir awan;

Jayanto Halim Tjoa

AKU TAK INGIN LAGI MENYIMPAN KESAKITAN ITU

Kutulis kesedihan demi kesedihan
kutampal pada bingkai kepedihan
kusimpan dalam peti kelukaan
namun ketuhar kesakitan memanggang
kepingan memori
panasnya membahang sekepal hati
melecet keruping lalu berdarah kembali
gurisan calar berbekas di lidah pura-pura
dendam lama terperuk diam bingkas menuja
meluap-luap genderang...

Raheem Jay

Malam Bahagia

Ada bahagia disana
Bersama membangun tawa
Ada bahagia juga disini
Bahagia melihat lainnya bahagia

Malam ini cukup gelap
Senter kecil dari sepeda
Dan lagu sendu
Namu aku bisa tertawa

Malam ini tak ada rembulan
Sunyi sepi
Bersama lagu sendu lagi
Tapi...

nadheadiahayup

Maniak filantropi

Sirah bak darah
Beranjau bagai Puspa mawar merah
Mabuk kasmaran ayu laksana
matik bercabang
Lamun tanpa terperdaya

Sela dua insan nan silih menyakiti
Namun terus mengharapkan
Silih memperdayai
akan menyelimuti pandangan
Tiada menghiraukan bila pergi
Namun remuk kala ditinggal

Muslihat tidak...

Lovita

Akhir Sebuah Kisah

Tiga tahun lamanya asmara itu berpadu,
Untaian berlaksa rasa dalam harapan yang satu,
Tertata dengan indah di atas hamparan mewangi,
Mengusir pergi deraian pilu dan rintihan sendu.

Sore ini, di persimpangan jalan ini,
Kau dan aku berada di dua sisi,
Tak ada lagi senyum...

David Mael

Senyumku kini

Berbisik lirih dari ruang nan semu
Tatapan kosong selalu menghampiri
Layu dan hampa kurasa
Tak lagi seperti dulu bercahaya.

Ku tau kita tak lagi sama
Jarak kita bebeda
Pandangan kita berbeda
Derajat kitapun berbeda.

Namun, dari itu aku berpijak
Setapak demi setapak aku...

TorehanLia

Hujan di sore itu

Hujan di sore itu
Karya
INDRIYAWATI KOMALASARI

Hujan di sore itu..
Kita lagi bersama
Tertawa riang dan menikmati rintikan demi rintikan
Yang membuat perasaan kita merasa tenang

Hujan di sore itu….
Menghapus air mata kita
Dan mengubahnya dengan kebahagiaan
Kebahagiaan yang begitu...

INDRIYAWATI KOMALASARI

Riuh di malam hari

Tak kusangka
Angin malam membuat ku tak tenang
Dinginnya malam terasa mencekam
Terhempas kan kesunyian yang begitu mendalam

Untuk kesekian kalinya
Ku tuliskan surat rindu
Namun bukan sembarang rindu
Karena terlepas dari belenggu nafsu

Siulan burung gagak
Tangisan seorang bayi
Dan alunan...

Refki Prasetya

Bendera Berdarah

Dua bulan tampaknya telah berbeda
Setelah manisnya kebebasan kita genggam,
di atas tiang penghormatan
Bapak proklamator berpidato di atas dunia,
kita bangga melihat berita

Hingga serdadu mengepung simpang lima,
dendam berkobar dalam panasnya surya mendidih
Lima hari terasa lumpuh, pertempuran masih belum usai
...

Agus Sanjaya

bidadari ku

Kau datang dimana
Hati ini sedang terluka
Disaat sepi melanda jiwa
Kau hibur aku dengan canda tawa

Dengan senyuman manismu
Kau buat aku nyaman bersamamu
Dan inginku selalu melihatmu
Tersenyum manis di sepanjang harimu

Didalam matamu
Berasa ada cahaya yang menyinariku
Di...

miftahun nasrulloh

Relung hati

Relung hati
Aku berfikir kembali atas anugerah sang ilahi
Mengamati daksa yang sempurna
Mengangkat kedua telapak yang masih ada
Berbicara lantang dengan nada dan melodi yang indah
Dengan semua yang diberikan sang Maha Kuasa terkadang masih di anggap tak sempurna
Bagaimana nasib mereka
...

Inka Ayu K N

SEGALA YANG DI LANGIT || Puisi Dian Chandra

Pada jarak dan waktu
Aku melagu melulu
Menyanyi bintang kecil
di langit yang biru

Tapi ini lain
Aku menaruh rindu
Pada kesejajaran bintang
dan bulan yang sabit
Bagai kalung permata
yang melingkari malam

Pada waktu dan jarak
Ramadan menyiapkan berkat
...

Dian Chandra

Aku pernah menulis puisi

Aku Pernah menulis puisi
Untuk seseorang yang selalu dihati
Dia yang ingin kupeluk selain ibu
Namun sekarang
Dia telah berpulang
Ke rumah Bapa di surga

Kuwarnai dinding kertas itu
Dengan tinta biru
Pena itu terus memburu
Aksara-aksara bisu
Menjadi bermakna mewakili...

Kerkuak

Celah Kejujuran

Di ujung lorong melempar batu,
Tiada kena munculkan dendam,
Mengakar masalah menusuk diri,
Menari lembut diatas dahaga

Lorong itu tak berujung,
Sungguh aneh permalukan hati,
Celah nyata mencekik dunia,
Menopang raga hitam tak berbekas

Jiwa tertanam dalam heningnya waktu,
Menatap lorong akankah nyata,

I MADE ARISHUDANA

CINTAMU CANDU BERACUN

Terbalut manis, buaian kata
Menghujam berdarah hati yang patah
Bagai bisa paling mematikan
Mengoyak rasa tanpa perasaan

Goyah mencoba berdiri
Dari luka terparah hati terkoyak belati
Terukir semua kenangan dan janji
Terhempas dalam cadas, jiwa hampir mati

Senyum manis penuh intrik
Bersembunyi dibalik...

Humaira Al Khansa

Kumpulan Puisi 20 Baris Terbaru Hingga 2024