Untuk melihat gambar, silahkan pilih judul Puisi 6 Bait dibawah.
Kirim Puisi Sekarang

Contoh Puisi 6 Bait Dari 31 Judul Bebas atau Berima

Nona

Tahukah kau nona?
Merona wajahmu membuat kalbuku meronta,
rasa ingin bersatu makin terhampar
Tapi yang kutahu
“Ratu yang bersatu dengan jelata hanyalah dongeng belaka”.

Tahukah kau nona?
Gulita meraung di ruang yang sunyi,
kalbu tiada hentinya sedan sedu,
dan rinduku tak terbatas,
tak terbalas,
lara ku pun makin terendap.

Tahukah kau nona?
Aku hanya pandai berkata,
tiada >>...

0

Orang tua istimewa

Aku senang!
Banyak sekali manusia
Tapi kalian adalah yang istimewa
Kalian menjaga ku dengan ikhlas dan penuh kasih sayang

Ibu,
Kau adalah malaikat tak bersayap
Yang Tuhan turunkan untuk menjaga ku
Yang selalu ada dalam hatiku

Ayah,
Kau adalah sosok orang yang tegas
Kau susah payah bekerja,
Untuk mencukupi kebutuhan keluarga
Kau juga ada di dalam hatiku

Kalian >>...

0

CINTA PERTAMA

Malam Pertama

Hitam pekat selimuti jagat
Awan berarak membumi berderai lebat
Aku dan dirimu berpadu dalam rindu nan hebat
Saling dekap luapkan segala rasa menjerat

Dua insan telah dilanda cinta
Tengah terbakar api asmara nan membara
Seakan ia melupakan segalanya
Hanya gejolak menggelora dalam rongga dada

Gelak tawa mesra ‘tak berhenti mengisi sepi
Cumbu rayu kian beradu tepiskan >>...

9

Bencana asap

Tiada asap tanpa api
Hutan kami telah dikebiri
Dengan cara yg tak manusiawi
Oleh orang-orang berdasi

Mereka musnakan dengan api
tanpa memikirkan hidup kami
Asap telah melanda ke seluruh negri
Tiada lagi oksigen yg kami konsumsi

Bisa bisa kami akan mati
Asap memberi banyak rugi
Paru-paru diserang tanpa negosiasi
anak-anak menjerit sampai ke hati
Beraktifitas di >>...

0

Bidadari tak kenal lelah

Kau wanita yang mulia
Kau wanita yang tangguh
Kau juga wanita wonder women kami….

Kau tau tak ada yang lebih berharga dari mu di dunia ini
Kau wanita yang sering disebut
Ibu…

Bu, tak pernah kau peduli apapun disekitar mu
Tak pernah kau hiraukan letih mu
Tak pernah kau hitung pengorbanan mu
Bu, kau sungguh wanita yang >>...

3

Hujan di sore itu

Hujan di sore itu
Karya
INDRIYAWATI KOMALASARI

Hujan di sore itu..
Kita lagi bersama
Tertawa riang dan menikmati rintikan demi rintikan
Yang membuat perasaan kita merasa tenang

Hujan di sore itu….
Menghapus air mata kita
Dan mengubahnya dengan kebahagiaan
Kebahagiaan yang begitu indah

Di setiap rintikan mu begitu bermakna
Makna yang begitu dalam
Sehingga sulit buat dikatakan
>...

0

Kala Bumi Terguyur Hujan

KALA BUMI TERGUYUR HUJAN

Kita bertemu kala bumi terguyur
hujan dan kita berbagi payung
menuju masing peraduan sambil kenalan.

Kita berbagi kisah sembari bumi terguyur
hujan dan senyuman kita saling bertatapan.
Kita berdua sedang kasmaran.

Kita berjanji kala bumi mendung menunggu hujan.
Kataku adalah katamu dan kata-kata kita
berjalan seiringan.

Kita becumbu tak peduli bumi berlumur hujan
Seolah kita >>...

0

jeritan hatiku

dalam diam aku selalu memandang dalam hening
dalam sendiri akau terpaku menatap ruang kosong ruang sepetak
aku yang tak perna lelah mengejar suatu impian untuk suatu cita cita

namun >>...

9

Senyummu

Senyummu,
Mencuri detak jantungku
Senyummu,
Memupuk bibitkan bunga asmara di hatiku
Senyummu,
Mulai memercik barakan hasrat cintaku

Hahhh….(Hatimu inginku, akan milikku)

Senyummu…
Aku terkesima
Terpaku aku…
Aku terpana
Terenyuh aku…
Aku terpukau
Tersentuh aku…
Aku tersanjung
Terpana aku…
Aku tergugah
Terpikat aku…
Aku terbuai
Terbang aku…

Senyummu,
Alir mengalir, aku tersihir

Sebab senyummu,
jatuh aku pada hatimu…
wah…

Duri Kota >>...

0

Lembayung Rindu

Matahari mulai kembali ke peraduannya
Menghasilkan lembayung indah
Yang menghias angkasa raya
Sejauh mata memandang

Aku melangkah dengan lunglai
Setelah kudapati fakta mengiris hati
Tawa canda yang menghiasi hari
Kini direnggut suratan takdir

Jarak yang terbentang
Menghasilkan rindu yang terlarang
Dihiasi air mata
Dan sebuah keikhlasan

Setiap sudut ruangan ini
Membuatku terbelenggu rasa ini
Rasa rindu tak terbendung >>...

0

Tanya

Ada dunia disekitarmu
Ada dirimu di keasingan itu
Laksana mentari berganti rembulan
Begitulah kedatangan berganti kepergian

Penahkah kembali kau hitung waktumu
Yang telah terbuang tanpa ada satu setan pun yang tahu?
Sudahkah kau kembali meretapi
Setiap penyesalan hidup yang terjadi?

Kehidupan bukan soal penerimaan
Bukan juga soal pelepasan
Bukan hanya sekedar berbahagia
Tapi jua bukan tentang kesedihan >>...

0

YANG TERGERUS

Sepi menyeruak,
dari raga yang t’lah lama tak sudah semarak

Kelam datang pula tak lantas lalu,
pada angin terhempas nan bisu

Malam sudah menggelayut,
tapi bintang tak juga kerlip, pekat tak surut

Ombak berdebut, menderu mengharu
Menyadar ‘kan jarak Bima yang bertuba, meragu
Ragukan hangat yang lama kian tak sambut

Setan pun tak lekas henti bertempik,
pada hati yang >>...

0

Hitam Yang Bercahaya

Hitam yang bercahaya

Teringatkan, kelam surau masa lampau
Bahkan, mendung dirasakannya hingga kini
Menghujam telak di kalbu
Terang tak lagi menghiasi
Penuh dengan rasa malu
Tatkala kepekatan senantiasa didapati.

Jeruji maksiat yang tak pernah henti
Ibarat rembulan terbelah
Hitam di setiap malam hari
Terkelungkup penuh resah gelisah
Di tanah itu, ia menyesal dalam sanubari.
Pasrah kepada Sang >>...

0

D.I.S.M.

Why the world full of choices?
The choices that full of confusion to make the decision,
The choices that need to be chosen just for once.

Why we need to choose?
Even it was so hard,
Just like giving an answer for why and what questions,
If left was summer and right was winter,
What should >>...

5

Kau Bintang Siang, Kau Mentari Malam

Antara bintang siang dan mentari malam
kita selalu menduga apa kutuk katanya
antara sahabat, cinta dan musuh
sering tertanya fizikal hubungan itu
kelabu dalam definisi celaru

Sembilu lekat ngilu di hati
tercapai mentaliti untuk tafsir duniawi
terbantu hasrat ketika mengenal diri
lebih tepat, “sedar diri”!

Bukan merendah bukan meninggi
aku mungkin segala cuma bukan sesiapa
cuma nama >>...

0

Hujan yang Melukiskanmu

setiap awan yang menampung kenangan akan selalu bermurah hati untuk mencurahkannya saat musim hujan bertandang.

seperti hari ini, hujan di kotamu kembali menyaji alinea yang pernah kita tinggali dan setiap jalan akan menggenangkan ingatan yang pernah kulewati saat aku pulang sembari memutar kisah tentang hari yang kita lewati bersama senyuman dimana waktu menjadi kita yang tunggal.

lagu >>...

0

Setitik Kebahagiaan

Ku dilahirkan dengan penuh perjuangan
Dibesarkan dengan kasih sayang
Dididik dengan cinta dan kelembutan

Karena itu…..

Sebelum semua pergi
Sebelum semua sirna
Sebelum semuanya berpulang

Aku ingin,
Memberikan
Setitik kebahagiaan

Kebahagian
Seperti yang pernah
Aku rasakan .

Terima Kasih Ibu .

0

Rumahku

Rumahku dari unggun-unggun sajak
Kaca jernih dari segala nampak

Kulari dari gedung lebar halaman
Aku tersesat tak dapat jalan

Kemah kudirikan ketika senjakala
Dipagi terbang entah kemana

Rumahku dari unggun-unggun sajak
Disini aku berbini dan beranak

Rasanya lama lagi, tapi datangnya datang
Aku tidak lagi meraih petang
Biar berleleran kata manis madu
jika menagih yang satu

Karya : Chairil Anwar
>...

0

Tak Bisa Tanpamu

aku hanya ingin kau tahu,,
kau adalah dunia bagiku,,
hanya hati yang sayang untukmu,,
ingin selalu memberi,,

banyak hal yang telah kau lakukan,,
setiap waktu kau selalu ada,,
membantuku,,
saat susah maupun senang,,
kira-kira sampai mana kepedulianmu,,

hingga detik ini pun kau slalu menemaniku,,
selalu melindungiku,,
walau aku sudah mempunyai anak dan istri,,
kau selalu saja ada,,

namun >>...

0

Hakekat Cinta

cinta bukanlah sebuah bahasa rumit
yang hanya mampu di pahami oleh dewa-dewi

cinta hanyalah sebuah kondisi
dimana ia teramat sangat mampu
menjadi alasan hidup ataupun kematianku.

Bait diatas menjadi puisi bahasa inggris :

“Love Substance”

love is not a complicated language
are only able to be understood by the gods

love is a condition
where it was very-very capable
>...

0