Jumlah Bait 5 Bait

152 Puisi 5 Bait Halaman 4

Daftar Isi Contoh Puisi 5 Bait Dari 152 Judul [Tema Lengkap] Berbagai Bentuk - Laman 4 dari 19 :
  1. Kumpulan Puisi Bertema 5 Bait
  2. Gambar Quote Puisi 5 Bait
  3. Kumpulan Semua Puisi 5 Bait Terbaru
  4. Puisi 4 Bait
  5. Puisi 6 Bait

Gambar Quote Puisi 5 Bait

Puisi 5 Bait

Puisi 5 Bait bergambar di atas berjudul Adakah sisa harapan karya Vivi fien florensius waruwu

Kumpulan Puisi Dengan Tema 5 Bait

Peluh Pembangkang

Di ambang waktu
Ku merangkak lesu termakan pilu
Membakar peluh yang jatuh bercampur debu
Merenung, membisu di kalbu
Tidakkah kau tahu?
Bendera suci di pelupuk mata
Ingin jariku menyandera
Tapi apa daya?

Fana jingga menghilang
Waktu jadikan aku pembangkang
Pembangkang penabuh...

Devana Nur Neisyiah

Kamu

Katamu pilu
Jiwamu lesu
Ramaimu sendu
Sedihmu candu

Dunia ini bukan punyamu
Istana juga bukan rumahmu
Inginmu bukan semau-mau mu
Dan Puteri bukanlah dirimu

Jangkauamu sipit
Rasamu terhimpit
Selalu merasa paling sakit
Dunia tempat kebahagiaan terpelit

Jangan selalu merasa paling
...

nadheadiahayup

Bintangku

Bintang…
Kau nampak kecil dipelupuk mata
Cahayamu pun berkilau ria
Sungguh , sinarmu menenangkan jiwa..

Bintang…
Kau begitu indah
Senyummu menemani malam-malam sunyi
Menaburkan kekaguman tersendiri
Merangkai tawa dan canda dihati..

Kau layaknya berlian Kristal
Begitu anggun nan elegan
Percikan kilauanmu...

PencilSpirit

Kamar 09

Menenggak ludah penuh ingin
Menahan kering sang labirin
Nasi tanpa ikan teri
Terasa sukar untuk dicicipi

Kamar 09 tiba-tiba sepi
Setelah datang delivery
Barangkali hanya dapat kaki
Sangat memuaskan bagi kami

Ruang kosong tak terisi
Bahkan tak ada logam Jalak Bali
Wahai...

Masdiyanto

Yang Terpuja

keindahan adalah seni
seni adalah keindahan

waktu kau sayangi seni rupa
jangan sampai kau puja warna
saat kau sukai seni suara
Jangan sampai kau puja nada
ketika kau cintai seni sastra
jangan sampai kau puja kata
kalau kau kagumi seni drama
jangan...

abudalta

Sebelum Rindu

Kita kerap terlalu naif untuk menyadari adanya kesempatan mempersiapkan diri
dari apa yang akan terjadi

dan lebih suka menimpakan kesalahan
atas apa yang kita dapatkan
pada keadaan.

Seperti pagi yang tiba-tiba,
siang yang melenggang,
atau malam yang diam-diam
meminta kita pulang,

...

Rimbapena

CINTAKU HANYALAH CERITA

Pepatah bilang cinta itu buta
Iya, sekarang aku telah
Cinta sejenak yang hanyut terbajak
Ibarat cinta seluas langit, membendung tetesan hujan
Cinta yang tertidur pulas biarlah menghilang tanpa bekas

Rongga bumi terkutuk bisu tiada air
Bibir gerah tk tersenyum, hatipun lelah tak mengaum
Kubendung...

Roby

Temui Aku, Walau Sebatas Mimpi

Dingin malam menghampiri
Menyusup mengintervensi
Batas ruang elegi
Memaksa otak dan hati
Untuk tidak bersinergi

Ya, otak ingin berjalan sesuai realiti
Namun hati
Sedikitpun tak mau berkompromi

Hati ini berpegang teguh pada janji
Walau apa yang terjadi
Walau logika tak lagi terselami

Okta Ajah

Uluran Tangan Berharga

tak dilihat bagai hantu
tak dipedulikan bagai debu
dia sudah terbiasa

diantara kerlap pijar cahaya
hanya dirinya yang gelap gulita
tiadakah seorang yang ingin mengulur tangan?
tiadakah yang datang untuk membawa harapan?

berteriak pun belum tentu didengar
sunyi
seorang diri
menahan benci

na28

Akhir Sebuah Kisah

Tiga tahun lamanya asmara itu berpadu,
Untaian berlaksa rasa dalam harapan yang satu,
Tertata dengan indah di atas hamparan mewangi,
Mengusir pergi deraian pilu dan rintihan sendu.

Sore ini, di persimpangan jalan ini,
Kau dan aku berada di dua sisi,
Tak ada lagi senyum...

David Mael

(TANGGA OKTA) PROLOG SEBUAH PAGEBLUK

Desisan angin tak lagi melipir dipinggiran beluntas
Melain celetukan kabar penahanan dua minggu melintas
‘Apa apaan ini, dasar ma’lakas’

Semua berpulang
Asap pabrik mulai jarang
Hanya duduk bersama di bangku dalam ruang

Buana mulai sumringah lepas
Mengayun bayu umbulkan kapas
Berdesis lirih merintangi atap...

Iqbal Muhammad Arriz

Keadaan

Hari semakin gelap
Kepala semakin penat
Semua tak berjalan sesuai rencana
Kebisingan hanya dikepalaku saja

Aku percaya
Tiada duka
Tanpa rencana

Aku bersaksi
Bahwa menangis
Tidak akan menurunkan gengsi

Dan aku berlindung
Dari godaan alkohol
Yang terkutuk.

-(a. rp),

Ade Rian Priatna

Close

We are different ages
We have different views
We like different people
We always have news

She made a decision
And now she has me
I give her a vision
Of what used to be

We love, we hate
We disrespect, we appreciate

Amanda R. Ray

Biarlah

Lembut sapamu menjama
Nohkta nuranimu menyentuh
Laksana sutera mengelus lena
Hingga buai hanyut di jiwa yang renyuh

Kini nohkta nurani memburam
Tercemar asa duga yg mencekam
Untai lisan tiada berdaya
Mengurai soal pun tercela

Sutera lembutpun kini berlalu
Sirna serta cerita dahulu
...

J.099"X

Embus Rindu

Air fatamorgana
Seakan jadi nyata
Angin malam purnama
Sampaikan rinduku padanya

Di bawah pancaran purnama
Ku sujudkan syukur pada-Nya
Telah hadirkan bidadari
Yang mendamaikan hati ini

Ingin aku eratkan
Ikatan diantara kita
Agar tak terlupakan
Kisah indah kita bersama

Namamu selalu...

Juple

Dalam diam

Bagaimana mungkin kuselesaikan lukisan indah tentang kemilau Senja,
Jika hingga kini kau masih mewarnai hati ini dengan sejuta tanya…

Hujan yang hendak berjatuhan saja selalu memberi kabar lewat mendungnya, bagaimana denganmu ‘rindu’,
Adakah kabar untukku dari isyaratnya…

(lebih…)

Anonym

PATAH HATI DI AWAL TAHUN

“izinkan aku pergi …
Kau tidak perlu mencari ku lagi”.

Senja kembali ke peraduan dengan membawa luka
Tentang sepasang kekasih yang tengah putus cinta
Terombang-ambing dalam buaian harap yang tak perna pasti
Padahal, kata “sayang” terlontar setiap hari

Sial! sungguh sial
Aku terlalu hanyut...

DELIA NUR ZAM ZAMI

Hanya Untuk Dipandang

termangu kala memandang wajahnya
kecil mungil bak boneka
cantik elok bak putri istana

ingin hati menyebut rasa
ungkap semua dalam dada
entah suka entah cinta
keduanya pun tak apa

jantung berdegup
kencang bertalu
saat kau lewat
napasku sekarat

rasanya berbeda dengan yang...

na28

Selamat Datang Usia Baru

Setapak lagi berlalu,
Beranjak dari tangisan menderu,
Barisan angka bertambah satu,
Karunia terpenting Penciptamu,

Alam berpesta pora,
Pohon berjoget salsa,
Burung bernyanyi seriosa,
Matahari bermain cahaya,

Diseberang sana karib berbisik,
Kata mutiara untuk jiwa,
Bersahutan tanpa berisik,
Uluran tangan menuju cita,

...

PencilSpirit

Bendera Berdarah

Dua bulan tampaknya telah berbeda
Setelah manisnya kebebasan kita genggam,
di atas tiang penghormatan
Bapak proklamator berpidato di atas dunia,
kita bangga melihat berita

Hingga serdadu mengepung simpang lima,
dendam berkobar dalam panasnya surya mendidih
Lima hari terasa lumpuh, pertempuran masih belum usai
...

Agus Sanjaya

Hadirmu Bagai Khayalan

Aku berdiri di sini, sendiri
Menanti hadirmu yang tak pasti
Ku katakan pada luka
Bahwa aku baik-baik saja

Segenap jiwa dan ragaku
Hanya terikat padamu
Lalu dia datang dan mengatakan
jika kau akan kembali pulang

Tersenyum, melihat hadirmu yang hanya seperti khayalan
Apa...

Nurrizka Putri Azahra

Riuh di malam hari

Tak kusangka
Angin malam membuat ku tak tenang
Dinginnya malam terasa mencekam
Terhempas kan kesunyian yang begitu mendalam

Untuk kesekian kalinya
Ku tuliskan surat rindu
Namun bukan sembarang rindu
Karena terlepas dari belenggu nafsu

Siulan burung gagak
Tangisan seorang bayi
Dan alunan...

Refki Prasetya

Rencana Juang

tiba masamu bisa proklamirkan
syak wasangka tercurahkan dalam selaksa ocehan
di antara potensi dan debu belenggu persuasi
entah mengganggu ataupun menggurui
nyata menyembunyikan sengketa diupakara dan dirudapaksa

wacana si topeng mengucur saja
di balik tirai fenomena segalanya seolah tiada apa
ada yang setuju membiru

abudalta

Eanita

Eanita adalah wanita
Sudah paruh baya
Eanita ingin apa?
Ingin pergi jalan jalan

Aku ingin wanita
Yang suka ke salon
Rambutnnya panjang
Duduk di kuburan

Eanita kemana?
Eanita ke pasar
Beli cabai dan bombai
Untuk aku dimakan

Eanita wanita
Tak...

Mujuju

Kumpulan Puisi 5 Bait Terbaru Hingga 2024