Untuk melihat gambar, silahkan pilih judul Puisi 3 Bait dibawah.

Kirim Puisi Sekarang
Menu

Kumpulan Puisi 3 Bait Terkeren dan Terbaik

DAMAI DIRI

Dari atas puncak ini
Kutemukan damainya diri

Silih bergantinya senja dan fajar
Terpampang jelas di depan netra
Seisi sukma seakan terbius
Pada kirana keagungan Tuhan
Jiwa raga bahkan semuanya
Enggan beranjak untuk kembali

Banjarnegara, 28 september 2019

~ 0 ~

Rindu yang hangus terbakar

Tatkala hari ini aku terpenjam,
menantikan siang berganti malam,
namun bayangmu selalu terngiung-ngiung,

didalam kalbu, tak terganti tak tertutupi sunyi,
dirimu yang selalu ada,
ada dalam setiap ingatan,
namun rasa ini tak terlampiaskan,
karena terbentur waktu dan lautan,
hanya terbiaskan dalam angan

rindu ini terkadang menyiksa seperti duri,
menyentuh hangat bagai mentari,
membelai layaknya jemari jari,
namun >>...

~ 0 ~

Hari terindah

Hari terindah
Adalah hari dimana engkau bersamaku
Ketika hari hujan mendinginkan udara
Kau hangatkan aku dengan pelukmu
Ketika hari kemarau terik
Kau sejukan aku lewat senyummu

Hari terindah adalah ketika engkau bersamaku
Ketika aku gagal
Kau kuatkan aku lewat tatapan lembutmu
Ketika aku berhasil
Engkau lembutkan hatiku dengan ciuman

Hari terindah adalah ketika engkau bersamaku
Menyaksikan kita >>...

~ 4.3 ~

BIAS RINDU

Rindu ini terpaut olehmu
Namun Semuanya bias
Abstrak tak bermakna
Rindu ini bertuan padamu
Namun Semuanya hampa
Gelisah tak berujung

Rindu ini milikmu
Aku sematkan pada pelangi jingga
Yang membentang dibatas horizan
Agar kau tau tau
disini aku meriduimu

Meski hanya tersamar
Namun Kisah kita belumlah usai
Saat ini disini
Aku tetap menantimu hingga titik >>...

~ 0 ~

Kini dan Nanti

Dewasa adalah tujuan utama
mencari jiwa agar mudah diberi nama
terkadang maknanya sedikit salah
melampaui kisah sedikit resah

kini aku sudah tak biasa
kini aku sudah tak merasa
bersama mereka disela lara
hidup di pinggir kota
berbagi cerita bersama di teman lama

kini aku berkaca
bukan saatnya aku bercanda
dulu aku sering berjalan tanpa arah
dulu aku >>...

~ 0 ~

Sampaikan pesan

Ku ambil secarik kertas tanpa noda.
Ku goreskan tinta hitam di atasnya…

Ku kembalikan ingatan ku kepada mu
dan memulai mengerahkan jemari tuk menuliskan pesan kerinduan…
Kerinduan terdalam di selah kesunyian malam…

Awan menghitamlah jatuhkan air hujan…
Deraslah , bantu ku tuk menyampaikan pesan ini…
Pesan untuk seorang yang belum kutemui,
sampaikan lah ada rindu dari seorang >>...

~ 2.3 ~

Jangan bangunkan aku

Ku ingin beristirahat
Karna tubuh ku sudah terlalu penat
Mata.. Ku pun sudah terlalu berat
Dan tak sanggup lagi untuk menatap
Satu kata pun sudah tak mampu ku ucap

Biarkanlah aku tertidur
Biarkanlah semua masalahku hancur
Jangan bangunkan aku
Disaat mimpi indah menemani tidurku
Disaat Mimpi indah mewarnai kehidupanku

Tak perlu risau
Tak usah kau slalu memantau
>...

~ 4.8 ~

Senja Indah

Saat matahari mulai terbenam
Aku melihatmu tersenyum di sampingku
Aku tak berkedip menatap matamu
Bagiku, matamu begitu sempurna

Hari itu
Aku merasakan denyut nadimu
Detakan keras jantungmu
Harum nafasmu
Juga hangat cintamu

Kini tentangmu kujadikan cerita sebelum tertidur
Ku jadikan bayang kerinduan sebelum terlelap
Dan Ku jadikan Pelabuhan di alam mimpi
Jiwa ini, Hati ini, Hidup ini >>...

~ 3.3 ~

My Yezkiel

When you cry when you smile
Even just for a while
when you sleep when you wake
Every move you make
We’ve been through all precious moments
Every hours, minutes, every seconds

You’re my star even so far
Shines within my heart
You’re my special, you’re my angel
You’re my everything
All the memories that you >>...

~ 5.1 ~

Penikmat Rindu

Aku hanyalah si penikmat rindumu
Bagai angin yang membawanya padaku
Menyebar sebagai saraf dikepalaku
Yang memaki sanubari akan dirimu

Kepada awan yang senantiasa bersama langit
Kepada angin yang tertiup setiap saat
Lewat rasa dingin yang tercipta
Sampaikan rasa ini kepadanya

Mungkin langit terlalu bisu
Untuk mengabarkan segalanya tentangmu
Senyumu meracuni seluruh jiwaku
Hingga hatiku dan benakku selalu >>...

~ 6.5 ~

Was

Dulu kita bersama..
Sekumpulan pemuda penuh euforia
Mencoba berbagai fasilitas ibukota
Bermain dan menikmati semuanya

Namun Kini, kita tak lagi bersama
Jalanan kehidupan yg berliku
Telah memaksa kita memilih persimpangan yang berbeda
Yang menjauhkan kita dari sedia kala

Tapi Tuhan Maha Baik
Dia memberi kita kanvas ber-rupa warna
Untuk kita lukiskan berbagai kisah
Yang bisa kita >>...

~ 3.6 ~

Tanpa Makna

“Tanpa Makna”
Oleh: Wahyu Eka Nurisdiyanto

Masih melempar manis senyuman pada hujan bulan November
November yang sendu bertabur syahdu
Kesyahduan gemericik rindu mengekang hujan yang tak kunjung reda
Mereda sesekali, lalu deras kembali
Mengembalikan separuh rasa tanpa makna

Aku menatap pada basah bilik jendela kaca
Berkaca memperjelas logika dalam kata
Kataku penuh yakin beriring doa
Doaku penuh >>...

~ 3.3 ~

Kisah perjuangan hidupku

Sejak awal kumemulai mengenal dunia
Sejak itu juga kumemulai memahami arti hidup
Banyak kisah yang telah aku lewati
Demi mengejar impian

Semua kisah itu tak dapat ku
lupakan dari memoryku
>>...

~ 0.8 ~

Teduh Jiwa ku Melihat nya

teduh jiwaku melihatnya
sejuk hatiku memandangnya
ceria berlarian di pinggir taman
tertawa lepas bercengkrama

teduh jiwaku melihatnya
melihat senyum manis di bibirnya
memandang cantik wajah nya
menilik pribadi sikapnya

Dia…
sandaran hati tumpuan jiwa
tempat berbagi kisah cerita
sedih luka lara nestapa
suka gembira bahagia

~ 6 ~

Pikiran dan Hati

pikiran bisa lebih berpikir rasional
bahwa dia tidak mungkin menjadi milik kita
aku tak mungkin bisa bersamanya

berbicara seperti itu seakan-akan
kita bisa melihat sebuah kenyataan

tetapi dalam kenyataannya
hatipun berkata bahwa
aku berharap kamu bisa mencintaiku
dan hidup bersamaku

~ 6 ~

Kartini Indonesia

Kartini Indonesia
Karya : Moch.Farid Cahya Hendrawan

Generasi Putri Kartini Indonesia
sungguh cantik berparas menawan
memikat hati para kaum lelaki
menggunakan kebaya berkain batik
Khas tanah pertiwi Indonesia
lenggak-lenggok berjalan kaki
mengitari bumi merawat warisan leluhur
dari turun-temurun melewati masa ke masa
Mulai pagi hari kembali menuju sore hari
tanpa lelah Putri Kartini Indonesia
beradu karya >>...

~ 5 ~

Aku, Mereka, dan Bahagia

Siapakah mereka?
Mereka hanya insan biasa
Tak cantik, tak pula kaya
Namun mereka sangatlah langka

Nan jauh di cakrawala
Sang surya tersenyum melihat kita
Menari melingkari cahaya langka
Cahaya Bahagia

Canda, tawa, suka
Sedih, sendu, pilu
Kita lewati bersama
Sampai habis usia

~ 0 ~

Akhir yang Bimbang

Aku tidak pernah tau
Rasa yang berawal sempurna
Menjadi tidak sempurna
Karna adanya keraguan

Aku tidak pernah tau
Hubungan yang berawal nyata
Menjadi tidak nyata
karna adanya ketidakpercayaan

Aku tidak pernah tau
Pilihan yang berawal tetap
Menjadi tidak tetap
Karna adanya ketidakyakinan

~ 5 ~

Hati yang Menunggu

Kamu bagaikan bunga tidur disepanjang hari
Yang slalu menutup hatimu untuk diri ini
Untuk aku yang slalu menemani
Hingga saatku tersadar itu hanya mimpi

Aku tidak pernah tau
Apa isi hatimu
Hatimu yang slalu membeku
Kepada aku yang slalu menunggu

Sampai kapan aku harus menunggu
Menunggu hadirmu disini
Disini…. di hatiku
Tempat yang slalu menyebut namamu didalam >>...

~ 8 ~

Rasaku

Bergetar hati di relung yang paling sunyi,
Mengingat smua kejadian yang kita lewatkan.
Mungkin mulai detik ini,
Aku merasa aku sangat menyayangimu.

Semesta mendengar,
Angin mnjadi saksi,
Dan hatipun mengetahui hal itu,
Meski ku tak pernah tau
Kapan kau mengerti,
Tapi ku coba tuk berharap,
Walau terkadang sakit,
Terkadang hampa.

Dirimu yg tak pernah mengerti senja di >>...

~ 1.3 ~