Jumlah Bait 3 Bait

Contoh Puisi 3 Bait Dari 275 Judul [Tema Lengkap] Berbagai Bentuk

Daftar Isi Contoh Puisi 3 Bait Dari 275 Judul [Tema Lengkap] Berbagai Bentuk :
  1. Kumpulan Puisi Bertema 3 Bait
  2. Gambar Quote Puisi 3 Bait
  3. Kumpulan Semua Puisi 3 Bait Terbaru
  4. Puisi 25 Bait
  5. Puisi 35 Bait

Gambar Quote Puisi 3 Bait

Puisi 3 Bait

Puisi 3 Bait bergambar di atas berjudul Ritual Sebelum Tidur karya Rudi Setiawan

Kumpulan Puisi Dengan Tema 3 Bait

Lingsir Wengi (Versi Film)

Lingsir wengi sliramu tumeking sirno
Ojo Tangi nggonmu guling
awas jo ngetoro
aku lagi bang wingo wingo
jin setan kang tak utusi
jin setan kang tak utusi
dadyo sebarang
Wojo lelayu sebet

Terjemahan :

Menjelang malam, dirimu(bayangmu) mulai sirna
Jangan terbangun dari...

Kuntilanak The Movie

Rasa Ini

Terselip rasa di relung hati
Membuat hati gundah gulana
Rasa ingin selalu bersua
Rasa ingin selalu bersama

Rasa ini tak bisa kutahan
Meski aku tahu mencintai mu seperti pungguk merindukan bulan

Mencintaimu dalam diam
Memendam rasa yang kian membuncah
Tuhan jika dia takdir ku

Sriyati

Inginku

Inginku…
Kupas selimut malam
Yang bangunkan bulu peraba
Butakan cahaya mata
Lengan telinga menyapa

Inginku…
Ulur tali harapan
Terbangkan sayap impian
Kepakkan daun kehidupan
Mekarkan kelopak kenyataan

Do’aku…
Merekah sejuta angan

Mahiroh

Sekedar mengucap tak mampu bertindak

Satu teori bagaikan beribu beban
Sekedar mengucap tak mampu bertindak
Terpelosok kedalam jaring-jaring kekelaman
Hari-hari hanya dipenuhi dengan suramnya kehidupan
Khayalan tinggi hanyalah kerinduan
Berlari mengitari dunia sampai ujungnya
Hingga semua pengorbanan kau kerahkan
Berharap hidup jauh lebih indah
Namun apa yang...

TRI WAHYUNI

Segitiga Cinta

Hati masih berkutat
Mata diperbudak hasrat
Pikiran mulai menggugat
Akal mencengkram siasat

Ucap rayu semakin menyentak
Jantung bergema semarak
Raga merintih sesak
Jiwa bersenandung terdesak

Pola segitiga terus berputar
Menjebak tiga hati dalam ikrar
Bagaikan sihir yang mekar
Merasuki...

Aditya Rizky

Selamat pagi jiwa jiwa yang sunyi

Selamat pagi jiwa-jiwa yang sunyi
Yang menanti tidak pasti
Yang tersungkur hampir mati
Yang pura-pura tersenyum dan bernyayi

Bangunlah..

Kali ini matahari mengajarkan bahwa
Dia bisa lebih hangat dan ramah
Daripada rindu tak bertuan yang datang senyap dikala gelap
membawa pisau kecil yang disebut...

Fiqryghifary

Gelap

Gelap
Tak dapat kupungkiri
Membahana di setiap hati
Saat aku bertemu
Pada tetes hujan yang kelabu

Gelap
Haruskah aku kembali
Untuk menerangimu
Di setiap malam

Gelap
Harusnya aku disini

Akhmad Mufid Syahroni

Masih disini

Ya aku masih disini
Menikmati hari hatiku
Mengisi sepi
Entah dengan siapa

Ya aku masih disini
Menikmati epilog mimpi
Dalam limpahan rasa
Dimanakah kau berada?

Ya aku masih disini
Masih disini menanti kamu

Akhmad mufid syahroni

Mawar Merah untuk Marsinah

Marsinah
Buruh sejati pabrik arloji
Mengais mata uang ditengah bungkamnya keadilan
Butuh sandaran namun tak goyang

Ku telaah diksi milik pak Sapardi
“Marsinah itu arloji sejati”
Meski pada pertengahan sembilan tiga engkau telah ditiadakan
Oleh manusia yang tak dapat memanusiakan

Marsinah
Ini adalah...

Keysha Mayliana Putri Prasetyo

Butiran air matamu berharga bagiku

Desahkan yang tak terbilang jumlahnya
Menggoncangkan hidupku untuk masa yang akan datang
Belahan jiwamu yang mengindahkan hidupku
Bagaikan setetes air yang jatuh ke tanah

Tiada kasih yang seindah kasihmu
Kasihmu mengalir bagaikan sungai yang deras
Membisik ke telingaku
Bangun……bangunlah

Surat suaramu bergemah di telingaku

Adriano Melsa

Merajut Asa

Wahai pagi katakan padanya
Engkau ada karena mentari bersinar
Tanpa sinar itu kau pun tak berbeda dengan malam
Tapi malam katakan pula padanya
Walau gelap masih ada bulan menerangimu

Mentari ajari dia sekuat kamu
Meraung ganas membagikan cahayamu
Bulan ajari dia sabar sepertimu
...

TIKA MARDINI SAPTUTI

Puisi Perkembangbiakkan

Kau berkembang biak dikepalaku.
Merusak seluruh isi otakku.
Meracuni pikiran, lalu tertusuk rindu.
Sampai tak terobati.

Kau berkembang biak dilubuk hatiku.
Menyentuh seluruh isi tubuhku.
Meracuni jantung, lalu berdegup kencang.
Sampai tak terkendali.

Kau berkembang biak dalam urat dan darahku.
Merusak seluruh sendi-sendiku.

Topan Wahyudi

sahabat tapi suka

WAktu yang telah tebina
Menghantarkan pada rasa yang tak terterka
Mungkin itu cinta?
Atau hanya biasa saja

Perhatian selalu diberikan
Berharap kau mampu mengartikan
Atas semua pengorbanan yang ku lakukan

Segala hal adalah sebuah kesalahan
Berbicara takut menghancurkan
Diam ternyata malah menyakitkan

cecep ahmad hidayat

KAU

Kau
Bicara dengan jemari
Lantang
Berapi-api
Menggemakan cinta
Di setiap relung hari

Kau
Bicara dengan jemari
Tutur tanpa jeda
Dan artikulasi menggema
Di kesunyian ini

171219

W Nugroho

Pak Guru

Pak
walaupun kata katamu kasar
ku tau kau berhati besar

pak…
Aku janji padamu
peluh keringatmu
akan ku balas dengan semangatku

air matamu
akan kubayar dengan prestasiku
tak berani ku janjikan gunung padamu
tapi ku pastikan,
ku takkan buatmu...

Satria padmanagara

Rasa dan Asa

Ada langkah terhenti kala jemari tangan tak bisa mendekap erat
Ada cinta masa lalu yg perlahan pergi tinggalkan kenangan
Sedih bukan hal yg harus di ungkapkan pada sosok yg pergi tinggalkan tonggak murung menerka jawaban tak bertuan
Ribuan guratan wajah tunjukan arti ketulusan di anggap sebuah permainan...

Fadly wahyudi

Detik Sahabat

Detik waktu melukis sejarah
beragam cerita telah kita lalui
suka maupun duka
tersimpan dalam memori

Sahabat…
genggam tanganku
aku hadir di hatimu
walau terpisah dimensi dan waktu
aku selalu di sisimu

Oleh: Farah Adibah Kamilia, 11 Februari 2014

anonym

Alamku

Embusan angin di hari senja
Meliukkan pucuk-pucuk Pinus
Menari-nari indah ke kiri dan kanan
Meleburkan hati resah dalam bimbang

Kicauan burung-burung
Sembari melompat antar cabang
Melantunkan melodi indah
Menjadikan hati tenang

Warna-warni bunga bermekaran
Di tepian telaga dikaki bukit
Memberi keindahan panorama...

Yusrin

racau

Sepi sendiri,
Meracau hati
Mengharap pergi
Tapi bukan dari hati.

Sepi sendiri,
Berjauhan Diri,
Meracau Hati,
Tetap dinanti.

Sepi sendiri.
Tetap menanti.
Ikhlas dari hati.
Melangkaui Diri

Ary Farish

Indah Sungguh Indah

Semua itu cetusan qolbu,,
atau cetusan sanubari,,
walau hanya sepintas,,
itu cetusan yang berharga,,

ternyata sang waktu memaksa berjumpa,,
berjumpa denganmu,,
senang rasanya alam mendukungku,,
seketika aku senang dan memelukmu,,

eraaaat,, lalu melihat senyum mu,,
indah,,sungguh indaah,,
terima kasih bidadariku.

anonym

Reaksi Natural

wajahnya tertutup rambut,,
matanya merah,,
karena marah mungkin,,
tersulut karena hal-hal yang tak terucap,,
serta ranjang kosong dan perilaku buruk,,

harus ada yang berubah,,
semua ini harus berubah,,

maafkan aku,,
sulit tuk tak sakitimu,,
karena memang harus berubah,,
kita tata ulang ,,

anonym

Tak Pernah Usai

Padamu selalu ada kerinduan
Yang menyisa pada sepenggal senja
Dan aku mulai gelisah
Tersebab tak ingin malam cepat menyapa

Padamu selalu ada khayalan
Di saat aku meraba bayangmu
Hingga aku kehilangan
Sebelum dapat memelukmu

Padamu selalu ada cerita
Ketika jemari saling bertaut
...

Danny Faldy

Ruang rindu

rinduu…
sejak rintik merapat tangis kemarau
serupa ngerimis ujung matamu
mengintip asa sekedar berharap
semoga esok masih bersemi

kala rindu menyala kembali
sepi permainkan warna
menggoyak kesucian yang terluka
di bujung rayu lepas rindu

rindu itu
sudah tersesat dalam hati
tidak...

Nuraini Rahmadani

KEDINGINAN DARI RUANGAN

aku menatap langit langit
sambil mendengarkan suara nyaring di telingaku..

entah mengapa mataku tertuju kepada..
kepada mu pendingin ruangan
mataku yang kabur menatap benda tersebut
tak lama air mata pun menetes dari bola mata

ini adalah pertarunganku dengan mata
mengapa air mataku terus mengalir
...

taccha

Kumpulan Puisi 3 Bait Terbaru Hingga 2024