MENU

Antara Aku dan Kau

©️ Dinar Suminar

Jiwa yang tak pernah saling menatap
Hati yang tak pernah saling mendengar
Ada dan tiada hampa terasa
Sama-sama membisu,

Tak pernah menjauh ataupun mendekat
Sama-sama terdiam,
Terpaku oleh jarak
Yang tak pernah berhenti mengintai

Ha‌nya…
Menggema dalam bayangan
Ramai dalam khayalan
Nan melayang dalam lamunan

Detik demi detik berlalu
Aku dan K‌au entah masih berada di mana
Tiada salam menyapa, tiada kata bertanya
Berfikir bagaimana akan bisa sama-sama mengalahkan jarak??


https://www.puisipendek.net/antara-aku-dan-kau

Puisi Tentang Antara Aku dan Kau 4 Bait 16 Baris Oleh Dinar Suminar

Nilai
7
3 Penilai
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars
(3 votes, average: 7,00 out of 10)
Loading...

Versi Audio

Belum ada yang membacakan puisi ini, jadilah yang pertama.

Yuk ikut baca puisi ini

Nyalakan mic dibawah untuk mulai membaca puisi ini.

Allow access to your microphone

Click "Allow" in the permission dialog. It usually appears under the address bar in the upper left side of the window. We respect your privacy.

Microphone access error

It seems your microphone is disabled in the browser settings. Please go to your browser settings and enable access to your microphone.

0

Mulai sekarang

00:00

Canvas not available.

Reset recording

Are you sure you want to start a new recording? Your current recording will be deleted.

Oops, something went wrong

Error occurred during uploading your audio. Please click the Retry button to try again.

Kirim Rekaman ?

Apabila telah sesuai, isi nama dan email. "Send" untuk kirim dan "Reset" untuk memulai yang baru.

Terima kasih

Kiriman kamu akan kami moderasi terlebih dahulu, apabila memenuhi kriteria akan kami publikasikan dihalaman ini

Tentang Penulis

Gambar Puisi Tentang Antara Aku dan Kau

Contoh Puisi 4 Bait Disini

Puisi sebelumnya berjudul Sapa lah Aku kiriman Dinar Suminar.

Sapa lah Aku

Sapa lah Aku

Aroma musim itu…
Lama telah hilang
Meninggalkn kesan semerbak angan-angan
Dikala kau menyapa tanpa bayang

Sapa lah aku..
Yang kini hampir bosan menunggumu setiap saat.
Juni telah terlampaui, Agustus pun telah >>…

Puisi Cinta, Puisi Kehidupan, Puisi Sedih

Selanjutnya Puisi Cinta berjudul Kala subuh hari dari Eko Sulistyo W.

Kala subuh hari

Kala subuh hari

Lembayung pagi menyelimuti kalbu
Purnama pun sudah mulai malu dan berangsur angsur meninggalkanku
Terdengar sayup2 dari kejauhan lantunan syair rindu
Seolah iya memanggil ku dan memanggil mu untuk segera bertemu
>…

Terima kasih Eko Sulistyo W, Dinar Suminar, Dinar Suminar atas kirimannya.

@puisipendek_net #puisicinta #puisipendek #puisipatahhati #puisigalau #puisimalam #puisiputuscinta #puisisedih #puisisenja #puisigombal ♬ original sound - PuisiPendek.Net Official

Disebut apakah rima puisi Antara Aku dan Kau ( p r a u t m k i a n n n u a a k ) ?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Puisi 16 Baris Disini

Terkait Gambar Puisi Antara Aku dan Kau

Sisi Gelap

Saat ini aku sedikit lebih indah,,
Itu kataku,,,,
Saat ini aku sedikit lebih lega,,
Itu kataku,,,
Saat ini aku sedikit lebih unggul,,
Itu juga kataku,,
Mungkin bukan kata orang lain,,,
>…

Misteri

Curam, dalam, mengerikan
Mungkinkah jurang?
Di seberang kudengar buyar, bising
Oh.. Kunampak perang
Dengan perlahan..
Kuseberangi jembatan menuju suatu tepian
Walau kabut menutup pandangan

Taman hatiku berhenti bersemi
Belati menyayat >>…

Tak Berdaya

jari-jari dirambut saya,,
itu tatapan licik datang kemari,,
hati nuraani tiada bergeming,,
meski alam luluh lantak,,

dan aku tidak tahan,,
panas terlalu tinggi,,
saat aku bersamamu,,
aku hina dan tidak berdaya