Puisi Pendek - Singkat kumpulan sajak kiriman netizen, update tiap hari.
Anda bisa simak, bacain, voting, komen atau download sebagai gambar story/status. Lihat Daftar Puisi.

Kirim Puisi Sekarang
MENU

Andam Karam

©️ Ilmi Kurniawati

Di sudut kota menunggumu
Wahai penikmat angka
Kuhitung barisan mobil tua
Tidak sepandai saat dikau menghitungnya

Di sudut kota bersamamu
Sekarang terasa senyap
Tak dapat diriku menatap
Saat dirimu tidam bisa menetap

Bersamamu di langit yang sama
Sebuah lingkaran kenangan lama
Masih bisa berkutik akan rasa
Berbincang mengeni mimpi bagaskara

Berjauhan denganmu
Serasa berbeda alam
Semua yang terukir terasa kelam
Dikubur pada pekatnya langit malam
Aku rasa, Aku tanpamu Andam Karam..

Gunungkidul, 18 April 2020


https://www.puisipendek.net/andam-karam
Nilai
10
1 Penilai
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars
(1 votes, average: 10,00 out of 10)
Loading...

Versi Audio

Belum ada yang membacakan puisi ini, jadilah yang pertama.

Yuk ikut baca puisi ini

Nyalakan mic dibawah untuk mulai membaca puisi ini.

Allow access to your microphone

Click "Allow" in the permission dialog. It usually appears under the address bar in the upper left side of the window. We respect your privacy.

Microphone access error

It seems your microphone is disabled in the browser settings. Please go to your browser settings and enable access to your microphone.

Mulai sekarang

00:00

Canvas not available.

Reset recording

Are you sure you want to start a new recording? Your current recording will be deleted.

Oops, something went wrong

Error occurred during uploading your audio. Please click the Retry button to try again.

Kirim Rekaman ?

Apabila telah sesuai, isi nama dan email. "Send" untuk kirim dan "Reset" untuk memulai yang baru.

Terima kasih

Kiriman kamu akan kami moderasi terlebih dahulu, apabila memenuhi kriteria akan kami publikasikan dihalaman ini
Gambar Puisi Tentang Andam Karam

Contoh Puisi 5 Bait Disini

Puisi sebelumnya berjudul Tentang Rindu kiriman Argiynafis.

Tentang Rindu

Ini masih tentang rindu
Yang menjadi sebatas semu
Pilu, hampa,kian membendung
Yang menjadi sebatas angan tanpa temu

Haruskah aku selalu menjadi candu?
Pecahkan hening seolah bisu
Tetesan irama yang menggebu
>…

Puisi Cinta, Puisi Patah Hati, Puisi Rindu, Puisi Sedih

Selanjutnya Puisi Cinta berjudul Iklim Jiwa dari Maximilian.

Iklim Jiwa

Dua musimku hanyalah sepi,
Hujan yang membasahi hati dan
Panas yang mengeringkan tangis

Terima kasih Maximilian, Ilmi Kurniawati , Argiynafis atas kirimannya.

Puisi Putus Cinta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terkait Gambar Puisi Andam Karam

Anak Lelaki Kecil dan Kopiah Putih
Anak Lelaki Kecil dan Kopiah Putih

Hidup adalah keajaiban
Yang setiap saat menebar racun mematikan
Teriakan dan suara pecahan kaca
Menyambut telinga dan disaksikan oleh mata
Anak lelaki kecil itu berhadapan dengan ketakutan
Melupakan rasa ingin >>…

Antara wabah dan Rindu
Antara wabah dan Rindu

Ini hanya sementara,
Kupikir begitu.
Namun ternyata,
Isyarat rindu berbeda.

1 hari bagaikan 1 pekan,
1 bulan bagaikan 1 tahun.
Sampai kapan wabah ini akan berakhir,
Hingga Memisahkan kita begitu >>…

Berkelana Cinta
Berkelana Cinta

Gugur semua,,
daun dan ranting,,
jiwa ini haru,,
terbayang-bayang matamu,,
berkejaran,,
dengan kenangan yang berkesan,,

saat hati ini terjaga,,
semuanya lupa,,
tak seperti sekarang,,
rindu tanpa batas,,
melayang dan hilang,,

mungkin aku >>…