Puisi Pendek - Singkat kumpulan sajak kiriman netizen, update tiap hari.
Anda bisa simak, bacain, voting, komen atau download sebagai gambar story/status. Lihat Daftar Puisi.

Kirim Puisi Sekarang
MENU

Aku, Mereka, dan Bahagia

©️ Tamara Nur FR

Siapakah mereka?
Mereka hanya insan biasa
Tak cantik, tak pula kaya
Namun mereka sangatlah langka

Nan jauh di cakrawala
Sang surya tersenyum melihat kita
Menari melingkari cahaya langka
Cahaya Bahagia

Canda, tawa, suka
Sedih, sendu, pilu
Kita lewati bersama
Sampai habis usia


https://www.puisipendek.net/aku-mereka-dan-bahagia
Nilai
5
4 Penilai
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars
(4 votes, average: 5,25 out of 10)
Loading...

Versi Audio

Belum ada yang membacakan puisi ini, jadilah yang pertama.

Yuk ikut baca puisi ini

Nyalakan mic dibawah untuk mulai membaca puisi ini.

Allow access to your microphone

Click "Allow" in the permission dialog. It usually appears under the address bar in the upper left side of the window. We respect your privacy.

Microphone access error

It seems your microphone is disabled in the browser settings. Please go to your browser settings and enable access to your microphone.

Mulai sekarang

00:00

Canvas not available.

Reset recording

Are you sure you want to start a new recording? Your current recording will be deleted.

Oops, something went wrong

Error occurred during uploading your audio. Please click the Retry button to try again.

Kirim Rekaman ?

Apabila telah sesuai, isi nama dan email. "Send" untuk kirim dan "Reset" untuk memulai yang baru.

Terima kasih

Kiriman kamu akan kami moderasi terlebih dahulu, apabila memenuhi kriteria akan kami publikasikan dihalaman ini
Gambar Puisi Tentang Aku, Mereka, dan Bahagia

Contoh Puisi 3 Bait Disini

Puisi sebelumnya berjudul Rasa Halu kiriman Diah shinta ry.

Rasa Halu

Kita adalah sepasang sepatu yang tak pernah berpisah
Hingga kini ku menyadari bahwa salah satu sepatu tersebut akan menghilang tak tau arah
Aku sangat takut sekali jika itu akan terjadi >>…

Puisi Kehidupan, Puisi Sahabat

Selanjutnya Puisi Kehidupan berjudul Risau dari sristianty putri.

Risau

Ketika sang angin membisiksan tentang itu
Aku tidaklah pernah mengerti apa yang dimaksudkan
Seakan menyentuh hingga menusuk kalbu
Yang membuat hati menjadi bisu
Entah apa yang sang angin ingin sampaikan
>…

Terima kasih sristianty putri, Tamara Nur FR, Diah shinta ry atas kirimannya.

Puisi Bebas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terkait Gambar Puisi Aku, Mereka, dan Bahagia

ROSE
ROSE

Kuntum-kuntum merah kuning
warna keindahan
mekarmu mempersona wajah femina
jagai dia setulus jiwa
jangan dirobek ayu setianya ,

Sirami kasih tanda cintanya
mawar menguntum sarat dihati
bajailah ia setiap masa
agar >>…

pilu
pilu

rindu sendu mengharu kalbu
sunggu berbakat kau petik hati
jikalau resah akan kehilangan
jangan berpikir aku lenyap
sampaikan pelukku, wahai kusam
sungguh tiada tampak jiwa berbunga
lebih lebih ku tak >>…

Hitam Yang Bercahaya
Hitam Yang Bercahaya

Teringatkan, kelam surau masa lampau
Bahkan, mendung dirasakannya hingga kini
Menghujam telak di kalbu
Terang tak lagi menghiasi
Penuh dengan rasa malu
Tatkala kepekatan senantiasa didapati.

Jeruji maksiat yang tak pernah >>…