Puisi Pendek - Singkat kumpulan sajak kiriman netizen, update tiap hari.
Anda bisa simak, bacain, voting, komen atau download sebagai gambar story/status. Lihat Daftar Puisi.

Kirim Puisi Sekarang
MENU

Aku Dan Pulang

©️ M.Agung

Aku pergi sekarang
Sekarang aku pergi

Kerja demi aku
Pergi demi kerja

Datang untuk cinta
Cinta belum pulang

Aku dan aku
Kerja dan kerja
Cinta dan cinta

Bekerja untuk cinta
Untuk di rumah.

BALI, 160320


https://www.puisipendek.net/aku-dan-pulang
Nilai
10
1 Penilai
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars
(1 votes, average: 10,00 out of 10)
Loading...

Versi Audio

Belum ada yang membacakan puisi ini, jadilah yang pertama.

Yuk ikut baca puisi ini

Nyalakan mic dibawah untuk mulai membaca puisi ini.

Allow access to your microphone

Click "Allow" in the permission dialog. It usually appears under the address bar in the upper left side of the window. We respect your privacy.

Microphone access error

It seems your microphone is disabled in the browser settings. Please go to your browser settings and enable access to your microphone.

Mulai sekarang

00:00

Canvas not available.

Reset recording

Are you sure you want to start a new recording? Your current recording will be deleted.

Oops, something went wrong

Error occurred during uploading your audio. Please click the Retry button to try again.

Kirim Rekaman ?

Apabila telah sesuai, isi nama dan email. "Send" untuk kirim dan "Reset" untuk memulai yang baru.

Terima kasih

Kiriman kamu akan kami moderasi terlebih dahulu, apabila memenuhi kriteria akan kami publikasikan dihalaman ini

Tentang Penulis

posts
followers
following

Gambar Puisi Tentang Aku Dan Pulang

Contoh Puisi 6 Bait Disini

Puisi sebelumnya berjudul Seutuhnya Menjelma Digdaya kiriman Wahyu Eka Nurisdiyanto.

Seutuhnya Menjelma Digdaya

Rimba raya zaman menempa peradaban
Menyisihkan lawan, menyisakan yang bertahan
Namun, konon kita adalah bangsa yang berkawan
Mengusung perdamaian, merangkul yang membutuhkan
Hanya saja, kita belum seutuhnya menjadi bangsa pemenang

Bangsa >>…

Puisi Cinta, Puisi Kehidupan

Selanjutnya Puisi Cinta berjudul Sebelum Hari Ini dari Handoko Bimo.

Sebelum Hari Ini

Sebelum hari ini
Darah masih mengalir
Di peringai lepas menerjang

Sebelum hari ini
Tapak kaki berpijak
Di fiksi para pemimpi

Sebelum hari ini
Masalah ditimpa mirat
Tentang materi dan fisik

Sebelum hari ini
>…

Terima kasih Handoko Bimo, M.Agung, Wahyu Eka Nurisdiyanto atas kirimannya.

Puisi Lingkungan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terkait Gambar Puisi Aku Dan Pulang

Jangan bangunkan aku
Jangan bangunkan aku

Ku ingin beristirahat
Karna tubuh ku sudah terlalu penat
Mata.. Ku pun sudah terlalu berat
Dan tak sanggup lagi untuk menatap
Satu kata pun sudah tak mampu ku ucap

Biarkanlah aku >>…

Depaan payung
Depaan payung

Kedua tangan erat mendepakan payung meneduhkan kita dari hujan,
Engkau membiarkan kekosongan memenuhi tapak tanganku,
Lantas aku sedar bahawa kau ada sesuatu untuk memaut,
Tapi aku,
Hilang tempat untuk berpaut

Hujan Mei
Hujan Mei

aku kehilangan kendali
karena cinta ini
ingin mencintaimu.