Untuk melihat gambar, silahkan pilih judul Puisi Pendek - Singkat dibawah.

Kirim Puisi Sekarang
Menu

Ada Kamu dan Kebebaskardusan

Pada

: Syailendra

Aku hidup di jaman kardus. Jaman sekarang, milik semua orang. Di jaman semua orang ini, para pemimpin terbuat dari plastik, figur panutan bertubuh karet, penegak keadilan adalah besi kokoh tapi berkarat. Mereka menguasai air, angin, matahari, dan memonopoli hujan.

Aku adalah kardus yang terempas karena angin kencang, hancur bila terguyur hujan. Lalu kamu datang, meluncur dengan kencang. Hujan mengguyur tanah tapi kamu terus menerjang, mengajakku meluncur bersama. Kusadari kita adalah manusia yang tahan air. Kita menyatu dalam hujan dan kau membawakan untukku kebebaskardusan.

Inspired from journey to Delegan, Gresik.

Belum ada yang menilai, klik bintang untuk menilai:

Puisi tentang Kehidupan - Puisi tentang kehidupan sebagai salah satu contoh metode merenungkan segala permasalahan yang dihadapi. Hingga mampu melahirkan kebijaksanaan melalui penyusunan tiap-tiap bait puisi. Arti kehidupan bagi manusia salah satunya adalah bagaikan sebuah perjalanan panjang nan melelahkan. Kenapa tidak rehat sejenak untuk merenungkan apa yang terjadi.Membuat sebuah puisi yang mungkin menjadi penyemangat dalam mencari jalan keluar bagi permasalahan yang ada. Atau minimal menghadirka

Puisi tentang Rindu Kangen - Puisi Rindu atau kangen adalah contoh kumpulan puisi tentang rindu kekasih atau kangen pacar, seringkali kita memuaskannya dengan menelpon atau sms, namun itu tak serta merta menepis segala rasa kangen yang ada, bisa-bisa malah akan menjadi semakin rindu. Kangenku padamu tak hanya sepintas lalu, rinduku ini adalah akumulasi dari pertemuan kita, yang tak letih melapisi seluruh bongkahan cinta, sementara lapisan yang dihasilkan adalah kangen yang bertambah satu. Puisi Kangen ini a


Puisi Kontemporer -

Puisi Romantis -

Selain Gambar Puisi Ada Kamu dan Kebebaskardusan

Kamu dan Dunia (gabisa move on)
Rindu
Aku;

Puisi ini telah memenuhi syarat untuk publikasi, seperti halnya puisi berjudul Aku dan hujan kiriman dari PencilSpirit. Selanjutnya silahkan simak puisi Kehidupan berjudul Untuk Cinta yang Telah Berlalu kiriman dari Rizqi Khairunnisa dan kami harapkan apresiasi para pembaca dengan memberi nilai.

Tak lupa kami ucapkan terima kasih pada para penulis yaitu Rizqi Khairunnisa, Denza Perdana, PencilSpirit atas kirimannya. Kami berharap mereka terus mengasah bakat dan kemampuan dibidang sastra.