Untuk melihat gambar, silahkan pilih judul Puisi Pendek - Singkat dibawah.

Kirim Puisi Sekarang
Menu

50 Puisi Terbaik Pilihan Netizen

  • Yang Dirahasiakan MaretYang Dirahasiakan Maret (20.0/10)

    pukul dua belas malam tadi februari pulang dengan langkah gontai memberikan tempatnya untuk maret yang pandai merahasiakan perihnya sendirifebruari yang lapang dada pernah berada dalam mimpimu…

  • SahabatkuSahabatku (20.0/10)

    Ku jelajahi sejarah kenanganku. Ku putar rekaman masalaluku. Menghadirkan kembali masa itu. Masa - masa di putih biru. Yang tidak terhapus, Walau terombak waktu. Potret wajahmu melintas.. Indah…

  • TerpendamTerpendam (20.0/10)

    Apa yang sudah kukatakan? Dengan pongah aku bicara kejujuran.. Padahal aku menyimpan kebohongan.. Sembunyikan romansa dengan bidadariku.. Biarkan purnamaku tertutup awan.. Karena mengakuinya meng…

  • Sang MuslimahSang Muslimah (20.0/10)

    Hijab yang tertutup,, menutupi seluruh tubuhnya,, Berjalan dengan tertunduk,, Bagaikan wanita yang menjaga martabatnya.Kitab, selalu menjadi bawaannya setiap saat,, Wanita cerdas,, Yang mampu…

  • BayangmuBayangmu (20.0/10)

    dikala sepi melandaku entah mengapa bayangmu selalu datang menyapaku padahal aku tahu akan membuka kembali luka itunamun tak bisa ku ingkari jiwaku tak rela melepas segala mimpi benakku bergemuruh m…

  • RumahkuRumahku (20.0/10)

    Rumahku dari unggun-unggun sajak Kaca jernih dari segala nampakKulari dari gedung lebar halaman Aku tersesat tak dapat jalanKemah kudirikan ketika senjakala Dipagi terbang entah kemanaR…

  • Rokokku Menemani MalamkuRokokku Menemani Malamku (20.0/10)

    Saat ku sendiri di kesunyian malam, ku berharap ada seseorang yang menemaniku, mengajakku bercanda tawa sampai ku lupa dengan kerasnya kehidupan ini, menyentuh jemariku agar ku bisa berbagi rasa…

  • siapa aku sebenarnya?siapa aku sebenarnya? (20.0/10)

    kala itu semua berubah disaat yg tak diinginkan masuk dan disitu pula aku merasa aku bukan siapa siapa kalianmembalikan sebuah waktu 10 tahun silam aku sudah tidak mengenal siapa ibu 6 tahun …

  • Cinta Terbungkus PitaCinta Terbungkus Pita (18.0/10)

    Hari lahirmu berulang perempuan yang kaupanggil ibu berjibaku dengan hari ini pada tahun yang telah laludua dasawarsa lebih sewindu kurang delapan semester lagi, di usiamu yang 24 tahun kini …

  • Nukilan resahNukilan resah (18.0/10)

    Sabda malam ini sunguh mendayu-dayu, Sehingga kulit jemariku bergeliak ingin menulis sebuah kata, Aliran tangan yang mengikut susunan hati, Tak kala ia mengikut perasaan,Coretan batinku tak ter…

  • NostalgiaNostalgia (18.0/10)

    Tonight I write one of the saddest lines of my poem :"O.. Longing who blows in the breeze. Your inexistence perforated through desolation. Spending time with you was too short. When oblivion ta…

  • pantaipantai (17.3/10)

    ditepi pantai kupejamkan mata lelah tak tau harus berbuat apatergeletak dihamparan pasir dihiasi dengan ribuan sampah yg tersebar hanya bisa terdiam dan hanya bisa merenungcemara yg ter…

  • RasaRasa (16.0/10)

    Perlahan rasa lembut nan teduh mulai hadir dalam benakku Seolah seperti gelombang yang berdebur secara perlahan menyapu halus kedalam hati. Ya,perlahan namun pasti Pasti untuk tetap bertahan dalam …

  • Suatu Hari…Suatu Hari... (17.0/10)

    Akan tiba suatu hari yang dinantikan; Ketika petikan dawai tak lagi menawan; Dan kita bertatapan dalam kebisuan; Namun mampukah…

  • Hati yang MenungguHati yang Menunggu (16.0/10)

    Kamu bagaikan bunga tidur disepanjang hari Yang slalu menutup hatimu untuk diri ini Untuk aku yang slalu menemani Hingga saatku tersadar itu hanya mimpiAku tidak pernah tau Apa isi hatimu Hat…

  • Aku Dan KetidakberdayaankuAku Dan Ketidakberdayaanku (16.0/10)

    aku dan ketidakberdayaanku merasakan jauh darimu nyatanya kau begitu dekat dengankukatakanlah sejujurnya kepadaku apa yang ada dibenakmu bukan hanya janji dan sumpah palsulihatlah aku dan …

  • Kami…Kami... (16.0/10)

    Kami... Kamilah orang-orang terpilih Generasi muda negeri ini Pahlawan sejati...Kami... Mengkomitmenkan diri kami Mendedikasikan negeri kami Untuk menanggung nasib negeri...Kami... Memp…

  • NostalgiaNostalgia (16.0/10)

    Nostalgia sedikit aroma sendu dan secangkir kopi pahit manis dan pahit bertaut menjelma dusta mengulur asmara yang sempat terbaca walau tak pernah ada kata setidaknya rasa pernah bersua analogi…

  • Tawa yang TanggalTawa yang Tanggal (14.8/10)

    Bebunyian kini kerontang di tengah cuaca terik tak ada lagi benua yang tengahnya ada danau bernama cinta. setiap siluet lagu memburu si pendiam agar bersuara dengan apa saja tentang y…

  • Tak JeraTak Jera (14.3/10)

    Denyut nadi sekeras gemuruh Tangkis jiwa yang sendu, Bias cahaya redup hati yang pilu, Buka asa, buat semangat mengayuh..Perlahan kutulis harapan.. Tepis ilusi, sambut harmoni Senandung hati merangk…

  • MasyarakatMasyarakat (14.5/10)

    Puluhan, ratusan bahkan ribuan, Lalu lalang manusia bertebaran di muka bumi, Terbagi oleh wilayah-wilayah,, Banyak harapan, banyak perbuatan,, Setiap harapan beda dengan yang lain,, Pengurus wila…

  • Aku Terlalu RinduAku Terlalu Rindu (14.0/10)

    Pada saat nya datang, Aku akan meningggalkan segalanya, Mana mungkin untuk aku menolak takdir yang menjumputku, Roh aku terlalu merindukan pemiliknya, Hentikan segala kegilaan hidup ini, Terima k…

  • MERINDUKANMUMERINDUKANMU (14.0/10)

    OMBAK YANG DERAS DAPAT...? MENGHILANGKAN BENIH-BENIH CINTA DAN SERPIHAN RINDUNYA.... TETAPI TIDAK DENGANKU AKU DISINI MERINDUKANMU YANG DISANA KU YAKIN OMBAK YANG DERAS IT…

  • JALAN PULANGJALAN PULANG (14.0/10)

    bila aku pergi, selagi hayat masih ada, akan ku pulang dengan cinta, meskipun aku tersesat, aku akan berusaha mencari jalan pulang, jangan bersedih, sesungguhnya jiwaku, takdirku dan keselamatan…

  • RIBUTNYA HUJAN BERSAMA ANGINRIBUTNYA HUJAN BERSAMA ANGIN (14.0/10)

    jiwa yang telah dikecewakan, kini hidup dengan senyuman alam, bagaikan cantuman kecil membaiki jiwaku, kamu, kamu, dan kamu, telah menceriakan hariku, seolah-olah hatiku bergabung dengan tiupan a…

  • Miskin JiwaMiskin Jiwa (14.0/10)

    Mana mungkin si miskin mampu memberi, Jangan cuba meminta padanya, Memberi menyebabkan jiwanya semakin kontang, Dia hanya mampu meminta-minta, Lebih baik menyendiri daripada dihina, Jiwanya sudah…

  • D.I.S.M.D.I.S.M. (14.0/10)

    Why the world full of choices? The choices that full of confusion to make the decision, The choices that need to be chosen just for once.Why we need to choose? Even it was so hard, Just like g…

  • PerpisahanPerpisahan (14.0/10)

    jika ramai tak dapat mewarnai sunyinya kita... maka biarkan warna memberi corak untuk keabuan ini... jika aroma sejuk tak bisa tenangkan suasana hati kita maka biarkan segores senyum itu membagi ket…

  • Merajut CintaMerajut Cinta (14.0/10)

    Dunia terasa indah bila aku bersamamu Indahnya hidupku karena mencintaimu Aku membutuhkan cinta sucimu Karena cintamu membahagiakankuAku terpesona melihat kecantikanmu Dalam fikiranku hanya ada nama…

  • Lamunan RinduLamunan Rindu (13.3/10)

    Terkadang dengan hanya rintik hujan baru ku sadar pentingnya arti hadirnya payung kecilkuTerkadang ku tau indahnya bintang jika malam tlah menjemput harikuTerkadang ku sadari hadirnya matahari…

  • Teduh Jiwa ku Melihat nyaTeduh Jiwa ku Melihat nya (12.0/10)

    teduh jiwaku melihatnya sejuk hatiku memandangnya ceria berlarian di pinggir taman tertawa lepas bercengkramateduh jiwaku melihatnya melihat senyum manis di bibirnya memandang cantik wajah ny…

  • Hujan di sore ituHujan di sore itu (12.7/10)

    Hujan di sore itu Karya INDRIYAWATI KOMALASARIHujan di sore itu.. Kita lagi bersama Tertawa riang dan menikmati rintikan demi rintikan Yang membuat perasaan kita merasa tenangHujan di sor…

  • Tahun baru , baru harapanTahun baru , baru harapan (12.0/10)

    Kepada langit rembulan dan bintang bintang yang terlentang di malam panjang. Rebah jiwa dan raga dalam gelap gulita malam yang merayap pelan dan diam diam. Di keheningan,ku menghitung waktu dalam kila…

  • Untuk sahabatUntuk sahabat (12.0/10)

    Pikiran ku malam ini mengulang masa lalu Dari kejauhan suara mu hangat menyapa tenangkan jiwa... Kita tak bertatap muka berbincang luapkan asa... Tawa kecil hangatkan cerita abaikan dunia... Apaka…

  • Rindu di duri kehidupanRindu di duri kehidupan (12.0/10)

    Di jalanan kulihat pemburu waktu Di pasar kulihat pemburu uang Di kantoran kulihat pemburu pengakuan Di sekolah kulihat pemburu kurikulum Pagi ini mataku membaca berita Seorang ayah menyudahi ia dan b…

  • SyukurSyukur (12.0/10)

    Amazingly, Aku ada kaki untuk berjalan, Setiap detail perjalanan dapat aku hargai dengan lebih mendalam, Aku bina hidup aku untuk menjadi lebih senang, Saat kekayaan menggunung, Aku akan kembali …

  • Mengharapkan Pertemua ItuMengharapkan Pertemua Itu (12.0/10)

    Berlari mengejar mimpi, Tersungkur aku dilembah fitnah, Hidup dalam kesatuan, Mencari gua ingin bersembunyi, Dimana pautan, Allahummasolliala saiyidina Muhammad, Aku angankan cahaya, Aku percay…

  • LukaLuka (12.0/10)

    luka datanglah hatiku siap menyambutmu telah kubuka lebar ruang untukmuirislah tusuklah remukkanlah janganlah engkau segan sampai habis air mata darahsembari aku mengingat suatu kisah di…

  • JANGAN BERUBAH KERANA DUNIAJANGAN BERUBAH KERANA DUNIA (12.0/10)

    biar kita tidak boleh mengubah dunia, tapi jangan kita berubah kerana dunia, segalanya jenaka memberi gambaran mempersona, keasyikannya sementara untuk berfoya-foya, penderitaan itu akan menjadi s…

  • Aku Terperangkap Dalam Ayatku IniAku Terperangkap Dalam Ayatku Ini (12.0/10)

    aku terperangkap dalam ayatku ini, aku cintakan kamu, dimana kau pergi, hatiku sentiasa ada padamu, meskipun kau telah dicuri orang, hidupmu berubah indah, aku hanya pemerhati dari jauh, tersen…

  • Pikiran dan HatiPikiran dan Hati (12.0/10)

    pikiran bisa lebih berpikir rasional bahwa dia tidak mungkin menjadi milik kita aku tak mungkin bisa bersamanyaberbicara seperti itu seakan-akan kita bisa melihat sebuah kenyataantetapi dal…

  • YA SUDAH LAHYA SUDAH LAH (12.0/10)

    Pagi itu ku tersudut Bertanya tentang aq dan dia Tak terkira terluka parah Lelah.. dan lelah bertanya Dimana cinta...? Aq masih lelah tp ya sudah la..…

  • Alam dan FirasatnyaAlam dan Firasatnya (12.0/10)

    Firasat mungkin sekiranya adalah sebuah pertanda. Bagaimana alam mencoba terus untuk berbahasa. Mengirimkan tandanya lewat sekelebat halimun. Kemudian larut menjadi tetes-tetes air hujan.Dan …

  • Lagu Patah HatiLagu Patah Hati (12.0/10)

    Kau menyapa pertama kali di batas horizon Tapi kau paksa aku telan pahit di tempat yang sama Saat tak lagi kau titipkan saxophone tukku Menjadikan telinga ini kosong dan kopong Muram dan suram Mengusu…

  • This I Promise You…This I Promise You... (12.0/10)

    Hey Kamu...Ku kan selalu ada untukmu, di kala sukamu terlebih dukamu Ku kan jadi penghibur di kala sedihmuKu kan jadi penguat di kala lemahmu Ku kan jadi pengingat di kala tiba salah arahmu …

  • Aku dan hujanAku dan hujan (11.3/10)

    Jalan itu menghitam, basah oleh hujan. Namun  aku, muram, Kering oleh kerinduan.Gerimis ini menghapus jejak apapun, Namun kasihmu tak hilang dalam hitungan tahun.Puisi bahasa inggri…

  • Masa Yang DitetapkanMasa Yang Ditetapkan (11.3/10)

    Masa seolah-oleh telah berakhir, Aku tahu akhirnya, Aku duduk pada masa yang telah dilalui, Melaluinya dengan merindui masa yang dah berlalu, Untuk menghargainya berjumpa dengan orang yang paling …

  • Terima Kasih Mak.. PakTerima Kasih Mak.. Pak (10.0/10)

    Mak.. Kau peri dunia terindah Cintamu tercurah.. Kasih sayangmu melimpah.. Pak.. Kau satria berkuda paling sakti.. Pengorbananmu terperi Seluruh tenaga kau beri Demi cemerlangnya masa depanku nanti Te…

  • Saat waktu mempertemukanSaat waktu mempertemukan (10.0/10)

    Aku tak perna menyangka waktu akan mempertemukan kita, membuat haty yg tak seharus ny ada Karna waktu membuat kita saling menyimpan rasa Dalam diam kau membuat haty yg tak seharus ny ku beri tapi d…

  • Tanpa MaknaTanpa Makna (10.0/10)

    "Tanpa Makna" Oleh: Wahyu Eka NurisdiyantoMasih melempar manis senyuman pada hujan bulan November November yang sendu bertabur syahdu Kesyahduan gemericik rindu mengekang hujan yang tak kunjung…

  • Kumpulan Puisi berikut merupakan hasil karya dari para kontributor kami yang ingin mengetahui sejauh mana karyanya mendapat apresiasi dari kalian, semakin banyak share atau semakin banyak komentar merupakan penghargaan yang luar biasa bagi kami, terlebih ada interaksi kalian. Puisi pendek pada website ini tidak selalu berisi kumpulan bait singkat, namun berisi berbagai macam judul karya sastra yang diunggah para pecinta puisi.
    puisi