Currently browsing category

Puisi Cinta

Inspirasi

Kadangkala kata-kata bagai hujan peluru, Dalam pertempuran dikepalaku, Jangan kau mendengarku, Karena mereka pasti menyasar menembus jantungmu. Kadangkala imaji terperangkap kebekuan, Bisu …

I Love You

hari ini… aku ingin mengajakmu untuk kembali jatuh cinta seperti waktu pertama kali kita merasakannya ayolah… kita kenang kembali semua bagaimana getar-getar …

Rahasiaku

tersebab apa jemari-jemari kerap mengaksarakan rasa melalui puisi, berharap kelak sajaklah yang akan mengekalkan rahasia-rahasianya, segala rahasia-rahasia hati di luasnya semesta kata-kata, …

Modus sendirian

Aku tak takut siluman, Hanya karena disini sendirian, Bukan karena malangnya kesepian, Atau kakunya kebosanan. Aku gelisah akan senyuman, Tapi bukan tentang …

Cinta Terbungkus Pita (2)

Ketika pita telah kaubuka sebingkai cermin kauangkat bukan itu hadiahnya aku tak ingin kau bersolek, sayang aku ingin kau bercermin lihatlah refleksi yang …

Cinta Terbungkus Pita

Hari lahirmu berulang perempuan yang kaupanggil ibu berjibaku dengan hari ini pada tahun yang telah lalu dua dasawarsa lebih sewindu kurang delapan …

Sebutir Debu

Aku hanya sebutir debu yang memburamkan kilau tak pantas berada diatas suci tak bisa menghindar saat angin hembuskan aku untukmu, lalu terbang …

Takkan Kembali

Entah kenapa malam terasa begitu sunyi, apakah dunia merindukan kita? Ataukah hanya ilusiku semata? Akupun tak yakin dengan semua ini. Hatimu yang …

Tangisan Malam

Dibawah salah satu sisi langit, Aku terduduk diantara cahaya bulan dan lampu taman. Berharap suatu keajaiban kan datang padaku, Membawa serta alunan …

Lebih dari Hancur

Seperti pisau tajam yang menusuk hati tak pernah bisa dilepas lagi menusuk sampai nurani tempat aku bingkai indah namamu Aku hanyalah serpihan …

Untuk Cinta yang Telah Berlalu

Biarkan cinta mengepakkan sayapnya pada aksara tak berujung karena keyakinan, pertaruhan terjadi untuk sebuah pilihan Oleh: Rizqi Khairunnisa, 23 desember 2013 Jakarta-Bandung

Ada Kamu dan Kebebaskardusan

: Syailendra Aku hidup di jaman kardus. Jaman sekarang, milik semua orang. Di jaman semua orang ini, para pemimpin terbuat dari plastik, …

Aku dan hujan

Jalan itu menghitam, basah oleh hujan. Namun  aku, muram, Kering oleh kerinduan. Gerimis ini menghapus jejak apapun, Namun kasihmu tak hilang dalam …

Rasa

Lantas, biarlah sementara begini Tepatnya kan kubiarkan seperti ini Mungkin hati ini perlu waktu tuk menghapusnya Karena sesungguhnya aku telah terbiasa oleh …

Isyarat Yang Entah

Pada undakan anak tangga kelima Seorang perindu duduk menatap awan senja Ia tabah menunggu isyarat yang entah Tapi kau salah puan… Jika …