Page 28

I Love You

Oleh Kontributor Puisi

hari ini… aku ingin mengajakmu untuk kembali jatuh cinta seperti waktu pertama kali kita merasakannya ayolah… kita kenang kembali semua bagaimana getar-getar …

Akhir Cahaya

Oleh Denza Perdana

Seakan dunia sedang tertawa tergelitik oleh tingkah manusia sujud punya makna jumawa zalim kian lazim dan biasa Maka bumi berguncang manasuka setelah …

Wilayah kami

Oleh PencilSpirit

Ketulusan, tak selalu mendapat balasan sepadan, Keramahan tak pasti menghindarkan akhir penindasan, Dahulu rakyat kami menyambutmu, Saudara jauh yg lari dari belenggu, …

Rahasiaku

Oleh Kontributor Puisi

tersebab apa jemari-jemari kerap mengaksarakan rasa melalui puisi, berharap kelak sajaklah yang akan mengekalkan rahasia-rahasianya, segala rahasia-rahasia hati di luasnya semesta kata-kata, …

Draft Doa

Oleh Kontributor Puisi

Jangan berdoa untuk hidup mudah, berdoalah untuk menjadi pribadi kuat. Jangan berdoa untuk tugas-tugas yang sesuai dengan kekuatanmu, berdoalah untuk kekuatan yang …

Modus sendirian

Oleh PencilSpirit

Aku tak takut siluman, Hanya karena disini sendirian, Bukan karena malangnya kesepian, Atau kakunya kebosanan. Aku gelisah akan senyuman, Tapi bukan tentang …

Secangkir Rindu

Oleh Status Facebook PuisiPendek.Net

Baru saja hendak kutawarkan secangkir rindu yang pekat, ternyata malam terlebih dahulu merenggutmu dalam lelap, Baiklah, akan kuseduh pahitnya perlahan-lahan, dan manisnya, …

Sahabat Putih-Biru

Oleh Status Facebook PuisiPendek.Net

Kujelajahi sejarah kenangan kuputar rekaman masalalu menghadirkan kembali masa itu masa-masa putih-biru Walau terombak waktu potret wajahmu melintas seketika teringat sosokmu sosok …

Pemimpin Terakhir

Oleh PencilSpirit

Sudut bibirmu selalu naik, Sikapmu ramah begitu simpatik, Pun ketika kau usap wajah dari baunya ludah, Juga saat darah mengalir di wajahmu …

Menyesap Kopi di Suatu Pagi

Oleh Status Facebook PuisiPendek.Net

Mari, kuajak kau menuang kopi pada selembar lepek agar semua bebanmu-bebanku larut dalam tiap tetes pekatnya Hingga akhirnya kita tuntaskan dahaga pada …

Drama

Oleh Denza Perdana

Kalau hidup itu instan, nyatanya tidak demikian. Harapan selalu ada dan doa tidak terjawab saat itu juga. Hidup sekali-kali memang dramatis, sedangkan …

Televisi

Oleh Denza Perdana

Sejak tabung sinar katoda sihir telah bersentuhan dengan dunia sinarnya merusakmu, tentu saja turut mengubah perilakumu Kini kau menyentuhnya menggesernya ke kanan …

Drakula dan Kelelawar Berdasi

Oleh Denza Perdana

Kalau saja Bram Stoker orang Indonesia di jaman kini inspirasi drakula adalah mereka para kelelawar berdasi menghisap darah sesama menyedot kering harga …

Kesunyian Ibu

Oleh Denza Perdana

Dahinya adalah jejak sujud yang panjang Perjalanan waktu membekas di pelupuk matanya Derai air mata di pipinya telah mengering Tanpa sisa, tanpa …

Sudut Pandang

Oleh Denza Perdana

Kita lahir dari rahim yang sama Membuka mata di saat berbeda Aku menolongnya kau mencacinya Tapi kau yang jeli dan aku tertipu …