Hujan Musim Semi

Oleh Jayanto Halim Tjoa

Tiada yang lebih merdu;
Selain suara hujan di musim semi itu;
Irama rintik rindu semestaku;
Menanti mekarnya bunga di pohon itu;

Tiada yang lebih candu;
Selain aroma hujan di musim semi itu;
Wewangian tanah yang berpalut rinduku;
Mempertegas kabut kerinduan di jalan itu;

Namun tiada yang lebih pilu;
Selain perpisahan berpayung hujan musim semi itu;
Perakaran pepohonan yang menyerap rasaku;
Membiarkan cintaku hanyut tak terucap di awal musim semi itu.

Komentar Kamu ?
Kirim Puisi ke:

Puisi Oleh PencilSpirit

Akrab dengan sapaan Mas Bo, yang suka dengan keindahan bunyi kata dan kalimat meskipun bukan penyair (katanya sih..). Suka dengan segala yang berbau seni, namun bukan seniman, karena menurutnya tak satupun dimensi seni-seni itu bisa dikuasainya. Kalau ingin copy paste puisi doi, kami mohon dengan segala kerendahan hati untuk mencantumkan nama pembuat atau link halaman ini ya.

View all author posts →