Hati yang Teguh

Oleh Editor PuisiPendek.Net

Meski pijakan ini tiada lagi berirama
Sengau dan terbata-bata
Denyut ini berantakan
Urat nadi semakin melemah
pikiran mulai resah diliputi kebuntuan.

Harapan dan tenaga jangan sampai mati
itulah seninya hidup
suatu kewajiban yang harus ditempuh dan dijalani
meski harus bertatih
diiringi seuntaian keringat
Kesucian dan keteguhan hati jangan pernah mati…

Kirim Puisi ke: