Doppelganger

Oleh Mohamad Taufiqurrakhman

padahal hanya sekali kita hidup

saya sebut mereka dengan mereka karena mereka merupakan saya dan dia yang lain

lagipula mereka tidak kembar identik seperti mereka yang punya satu pikiran

ketidaksengajaan mungkin yang membuat saya bertemu mereka berulang kali

dan mungkin mereka bertemu mereka yang lain atau mungkin saya dan atau dia

dalam wujud yang berbeda-beda namun saya yakin ada hal yang sama pernah mereka alami

entah waktu kelahiran atau bentuk rasi bintang atau sekitar yang kongruen

tapi tidak sekali dia dan dia bertemu saya lagi dan bertemu saya lagi

bila itu baik maka saya berharap terus datang kemari tanpa mesin waktu mundur

pecahannya enggan gelap yang selalu ingin dirindu saat sebenarnya sudah usai

saat itu buruk seharusnya saya sudah terbiasa dengan hal buruk itu bahkan bisa lebih buruk

alam tidak bersedia memberikan lompatan tinggi maju mundur dengan mudah

bahkan saat berhadapan dengan yang sudah pernah baik atau buruk masih saja harus mengerut

jadi kenalilah dan kenalkanlah saya dia mereka yang satu per bagiannya kita sudah kenal

tidak satu kali mereka yang sama itu datang