ALIF

Oleh Alfin Rizal

Bukan demi tegak berdiri kau
meneguk minuman berduri
tiang-tiang berjajar sepanjang waktu
menyerah pasrah menunjuk langit
kau bersemayam dalam tiap hendak-Nya

kau mengingatkanku pada Esa
yang tinggal menetap dalam jiwa
terhimpit ego yang kadang menyala
pada nyali penakut seorang kawula
di antara hingar bingar pasar duka

kau terbentuk dari ulfah kedekatan
dan ta’lif pembentukan,
denganmu Dia menta’lif semesta
menyuntik jiwa dalam Esa

kau melahirkan huruf lainnya
dari tegak lurusmu
isyarat titik kau totok sebagai wujud
darimu, yang raga ditempati jiwa
menopang segalanya, atas kehendak-Nya

Ah subuh berkali-kali datang
bersama kembalinya
subuhku yang hilang

sebah berkali-kali tandang
bersama kembalinya iblis
yang meruang
aku, melihat Kau
di persembahan ilalang

2017