Akhir Cahaya

Oleh Denza Perdana

Seakan dunia sedang tertawa
tergelitik oleh tingkah manusia
sujud punya makna jumawa
zalim kian lazim dan biasa

Maka bumi berguncang manasuka
setelah adil berdiri, cahayanya mati terlindas dusta
Tepat saat itu terjadi,
hari berhenti lalu menyucikan diri

Puisi Oleh Denza Perdana

Banyak yang bilang sudah cocok jadi penulis, tapi belum menelurkan buku. Pernah menggeluti jurnalistik, tapi tidak terpanggil untuk menjadi pembawa kabar. Ingin membawakan kabar gembira saja, tapi hidup itu ada manis ada getir. Maka inilah saya apa adanya, Denza Perdana saja.

View all author posts →